google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Saham BDMN | 4 Januari 2018 Langsung ke konten utama

Analisa Saham BDMN | 4 Januari 2018

Analisa Saham BDMN

Bahana Sekuritas on Bank Danamon (BDMN) 12/27/2017

Upgrade to BUY: Merger Arbitrage Opportunity

- Mitsubishi UFJ Financial Group (MUFG) baru-baru ini mengumumkan minatnya untuk mengakuisisi di Bank Danamon sebagai bagian dari investasi strategis untuk meningkatkan pertumbuhan di seluruh Asia. Pada tanggal 26 Desember, MUFG mengumumkan bahwa mereka telah menandatangani perjanjian pembelian saham bersyarat dengan Asia Financial (Temasek) dan entitas afiliasinya lainnya untuk memperoleh kepentingan pemegang saham mereka sesuai dengan peraturan yang berlaku.

- Berdasarkan komunikasi oleh MUFG, tahapan transaksi tersebut adalah: 1). MUFG akan mengakuisisi 19,9% saham awal di BDMN seharga IDR8.323 / saham, dengan total sebesar Rp15.87tn berdasarkan 3Q17 2.0x PBV dengan penyesuaian tertentu yang diterapkan. Asia Financial (Temasek) akan tetap menjadi pemegang saham mayoritas setelah Tahap 1 selesai, yang diperkirakan akan berlangsung dalam beberapa hari. 2). MUFG bermaksud untuk meminta persetujuan peraturan dan persetujuan lainnya untuk memperoleh tambahan 20,1% untuk meningkatkan kepemilikan saham di BDMN menjadi 40%. Tahap 2 diharapkan selesai antara 2Q-3Q18. 3). MUFG bermaksud untuk meminta persetujuan yang diperlukan untuk meningkatkan kepemilikannya di atas 40% yang akan memberi kesempatan bagi semua pemegang saham yang ada untuk tetap menjadi pemegang saham atau menerima uang tunai dari MUFG.

- Valuasi: BUY dengan TP Rp8,400

Mirae Asset

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...