google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Prospek Saham ADRO dan PTBA | 19 Maret 2018 Langsung ke konten utama

Prospek Saham ADRO dan PTBA | 19 Maret 2018

Prospek Saham ADRO dan PTBA

Aksi jual asing belum berhenti. Pada Jumat (16/3) lalu, aksi jual asing (net sell) di Bursa Efek Indonesia tercatat Rp 1,03 triliun. Sejak awal tahun hingga pekan lalu (ytd), asing sudah net sell Rp 16,85 triliun.

Namun asing tak sepenuhnya pergi dari pasar saham. Buktinya, saham Bukit Asam (PTBA) dan Adaro Energy (ADRO) mencetak net buy asing tertinggi.

Mengacu data RTI, ADRO menjadi saham dengan net buy tertinggi sejak awal tahun (ytd). Nilai totalnya mencapai Rp 1,09 triliun. Posisi kedua adalah PTBA dengan total net buy senilai Rp 542,2 miliar.

Yang menarik, asing tak sepenuhnya menjual ADRO dan PTBA selama sebulan terakhir. Padahal, di periode itu sentimen harga batubara untuk PT PLN bergulir kencang. Skemanya jauh di bawah harga pasar, sehingga berpotensi menggerus pemasukan kedua emiten itu.

Banyak faktor yang membuat asing tertarik dengan sektor batubara Indonesia, terutama ADRO dan PTBA. Pertama, valuasi murah. Sektor komoditas cukup murah dibandingkan valuasi bursa saham Amerika Serikat sejak 1971. Lantaran murah, asing banyak mengakumulasi saham batubara. "Pasar komoditas sangat cyclical, tapi saat ini sangat menjanjikan karena kembali masuk siklus kenaikan," ujar Vice President Research and Analysis Valbury Sekuritas Indonesia Nico Omer kepada Kontan.co.id, Minggu (18/3).

Bukan hanya itu. Tiongkok tengah menjalankan megaproyek infrastruktur One Belt One Road (OBOR). Proyek ini untuk memperlancar kegiatan ekonomi, terutama sesama anggota Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) OBOR.

Jangan lupa juga, saat ini 90% proyek infrastruktur dikerjakan di Asia dan butuh banyak komoditas, tak terkecuali batubara. "Sektor ini masih menjanjikan setidaknya lima tahun ke depan," imbuh Nico.

Efek DMO batubara

Tak bisa dipungkiri, sentimen harga batubara domestic market obligation (DMO) untuk PLN turut menekan saham batubara. Ini terlihat dari asing yang sempat keluar dari saham batubara, meski bersifat terbatas. Namun kebijakan harga DMO batubara US$ 70 per ton secara umum hanya akan menggerus laba emiten 5%. "Hanya berkurang 5%, tapi masih laba," kata Direktur Investa Saran Mandiri Hans Kwee.

Efek DMO ke PTBA mungkin lebih besar. Sebab, jatah batubara DMO PTBA di atas 50%. Sedangkan ADRO hanya sekitar 20%. Tapi, biaya produksi batubara di Indonesia relatif murah, rata-rata US$ 35 per ton. Jadi, meski harga DMO US$ 70 per ton, masih ada margin yang bisa dipetik. "Hal ini juga mengompensasi sentimen harga batubara yang belakangan ini kembali turun," jelas Hans.

Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia Andy Wibowo Gunawan menghitung, pendapatan ADRO dan PTBA masing-masing berkurang 12,5% dan 12% jika harga DMO ditetapkan pada level tersebut. Tapi, para emiten masih bisa mengompensasi hal tersebut dengan memperbesar pasar ekspor.

Ini dengan asumsi harga DMO berlaku secara umum, tidak spesifik pada batubara dengan jenis kalori tertentu. "Kami masih optimistis dengan sektor batubara," tulis Andy dalam riset 8 Maret.

Dia merekomendasikan buy ADRO dan PTBA, dengan target harga masing-masing Rp 2.425 dan Rp 3.225 per saham. Target ini belum berubah, sembari menunggu detail pemberlakuan harga DMO batubara.

Source:

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Kisah Orang Terkaya: George Soros, Investor Kakap yang 'Merusak' Bank Inggris

Salah satu orang terkaya, George Soros memiliki kekayaan bersih USD8,6 miliar (Rp124 triliun). Soros merupakan pendiri dan ketua Soros Fund Management LLC. Dia berada di peringkat 56 orang terkaya di Amerika oleh Forbes dan orang terkaya ke-162 secara global. Soros mengumpulkan kekayaannya sebagai salah satu spekulan terbesar dunia di pasar keuangan global. Taruhannya yang terkenal melawan pound Inggris pada tahun 1992 menghasilkan keuntungan lebih dari USD1 miliar dan memberinya gelar "orang yang merusak Bank of England". Quantum Fund miliknya menghasilkan pengembalian tahunan 35% selama 25 tahun. Selain itu, kegiatan filantropisnya telah menuai banyak pujian, sementara pernyataan politiknya memicu banyak kontroversi. George Soros lahir di Budapest, Hongaria, pada 12 Agustus 1930. Nama belakang kelahiran Yahudinya adalah Schwartz. Ayahnya mengubah nama belakangnya menjadi Soros pada tahun 1936 untuk menghindari potensi masalah dengan agama mereka. Ayah George Soros, Tivadar,...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...

Analisis Saham ITMG | 26 Oktober 2023

Analisis Saham ITMG ITMG gagal bertahan di atas support bearish flag-nya di level 27375. Selama saham ini tidak mampu kembali dan bertahan di atas level support-nya, maka ITMG berpeluang untuk bergerak turun menuju support line 26200. Jika Anda cermati lebih detail, level support line ini juga membentuk bearish pattern yaitu head & shoulder. Area ini bisa saja menjadi penahan sementara saham ITMG. Namun perlu hati-hati jika ternyata level ini ditembus, maka ada peluang saham ini untuk bergerak tertekan lebih dalam menuju swing low 24975. Harga yang mencapai swing low, biasanya berpeluang technical rebound. Sehingga bagi Anda yang ingin bottom fishing, bisa cermati level swing low-nya untuk melakukan speculative buy on weakness untuk segera sell on strength. Trading plan Sell di area 27375. Cermati level swing low 24975 untuk area bottom fishing. Disclaimer ON Sumber: galerisaham- Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di   Channel Youtube Saham Online....