google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham William Hartanto | 5 Maret 2018 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham William Hartanto | 5 Maret 2018

Rekomendasi Saham William Hartanto

WH Project Outlook 5 Maret 2018.


MARKET VIEW


IHSG ditutup menurun 23,74 poin (-0.36%) pada perdagangan hari Jumat, 2 Maret 2018 kemarin. Pergerakan IHSG masih dipengaruhi oleh indeks Dow Jones.


IHSG BOLEH MERAH, TAPI…


Dikatakan bahwa dengan besarnya pengaruh pergerakan pasar luar negeri akan menjadi penentu pergerakan IHSG, salah satu contohnya adalah indeks Dow Jones yang terus mengalami penurunan. Namun sejatinya IHSG tidak lagi seperti apa yang terjadi pada masa lalu.


Memang, terlihat IHSG masih dibayangi sentimen negatif dari investor asing. Namun IHSG berisikan saham-saham emiten yang mencatatkan sahamnya di Indonesia, maka pergerakan IHSG adalah murni dari kinerja emiten-emiten tersebut.


Sejak akhir bulan Februari, kita melihat sendiri bagaimana IHSG bisa “merah” namun jumlah saham yang “menghijau” justru banyak sekali. Sebagian datang dari aksi bandar, dengan sebagian lagi datang dari corporate action dan perbaikan kinerja.


Pasar masih sangat bullish, belum waktunya khawatir. Ingat sebuah quotes dari Warren Buffett satu ini:


“Someone is sitting in the shade today because someone planted a tree a long time ago”


IHSG VIEW


IHSG berpotensi bergerak mixed dengan range 6550 s/d 6600.


Saham untuk diperhatikan hari ini: BKSL, MLPL, KMTR, WEGE, TLKM, MDIA dan VIVA.


Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...

Investasi untuk Lansia yang Ingin Punya Tabungan Warisan untuk Anak dan Cucu

Semakin mendekati usia senja pasti banyak dari Anda yang sudah mulai memikirkan bagaimana cara menabung untuk bekal masa depan anak dan cucu di masa depan alias warisan atau bisa juga untuk kepentingan lainnya di beberapa tahun kedepan. Seperti yang sudah diketahui, pada usia senja tidak banyak kegiatan yang bisa dilakukan termasuk kegiatan untuk menghasilkan uang atau mencicil aset. Faktornya bisa karena tubuh yang sudah tidak sanggup beraktivitas seperti dulu dan terbatasnya pilihan yang bisa dikerjakan secara aman dan nyaman untuk para lansia. Tapi tenang saja, yang lain bisa terbatas tapi tidak untuk investasi. Dengan berinvestasi Anda tidak perlu lagi bingung bagaimana meng alokasikan sebagian dana pensiun atau penghasilan saat ini ke hal yang bisa disimpan, dikelola bahkan dikembangkan lagi untuk dijadikan bekal masa depan anak dan cucu atau untuk cita-cita lainnya. Berikut jenis-jenis investasi yang cocok untuk para orang tua yang sudah memasuki usia lansia (lanjut usia): 1. Dep...