google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Berita Saham TLKM PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | 4 April 2018 Langsung ke konten utama

Berita Saham TLKM PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk | 4 April 2018

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk melalui anak usahanya yakni PT Multimedia Nusantara (Telkom Metra) mengakuisisi 51 persen saham PT Swadharma Sarana Informatika (SSI), sebuah perusahaan penunjang jasa keuangan.

"Akuisisi terhadap SSI sejalan dengan visi Telkom Metra, yakni menjadi perusahaan terkemuka dan terdepan di industri information, media & edutainment (IME) di kawasan regional," kata Direktur Enterprise & Business Services Telkom Dian Rachmawan, di Jakarta, Selasa.

Dijelaskan, penandatanganan akta jual beli saham dilakukan pada Senin (2/2), antara Dirut Telkom Metra Otong Iip, Direktur Utama PT Tri Handayani Utama (THU), Direktur Utama PT Swadharma Sarana Informatika, pengurus Yayasan Danar Dana Swadharma (YDDS) dan Pengurus Koperasi Swadharma, yang disaksikan Dian Rachmawan.

"Pengambilalihan mayoritas saham SSI merupakan langkah strategis Telkom Metra untuk membangun ekosistem bisnis IME yang kuat," tambah Dian.

Aksi korporasi ini diharapkan memberikan nilai tambah kepada Telkom Metra dan dapat memaksimalkan "synergy value" melalui optimalisasi sinergi ekosistem di dalam Telkom Group serta menaikkan potensi peluang pasar eksternal.

Menurut Dian, ini merupakan upaya TelkomGroup untuk melengkapi ekosistem dan kompetensi di bidang solusi ICT yang menyeluruh (end-to-end) untuk sektor finansial perbankan dan asuransi.

"Kami yakin aksi korporasi ini dapat mempercepat transformasi Telkom Group menjadi salah satu perusahaan telekomunikasi digital terbaik," ujar Dian.

Setelah proses akuisisi ini, Telkom Metra menjadi pemegang saham 51 persen di SSI, sementara sisa saham dimiliki oleh YDDS 25 persen, THU 14,2 persen dan Koperasi Swadharma 9,8 persen.

Dengan begitu, Telkom Metra akan mengoptimalkan SSI yang telah memiliki kapabilitas, produk dan solusi yang mendukung bisnis keuangan bank HIMBARA maupun bank nasional lainnya sehingga layanan yang diberikan diharapkan lebih optimal. (end)

IQPLUS

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...