google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo IPO PT Bank BRI Syariah | 4 April 2018 Langsung ke konten utama

IPO PT Bank BRI Syariah | 4 April 2018

IPO PT Bank BRI Syariah
Anak usaha Bank BRI dari Unit Usaha Syariah yakni PT Bank BRI Syariah akan menawarkan saham perdananya kepada publik melalui Penawaran Umum perdana Saham (Initial Public Offering/IPO).

Dalam penawaran umum saham ini, sebanyak 2.623.350.600 lembar saham baru atau sebesar 27% dengan nilai nominal Rp500 per saham ini rencananya akan ditawarkan oleh BRI Syariah kepada masyarakat, seperti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima, Rabu.

Bersamaan dengan Penawaran Umum Saham Perdananya, perseroan juga mengadakan Program Alokasi Saham Karyawan (Employee Stock Allocation/ESA) sebanyak 65.583.765 lembar saham atau sebesar 2,50% dari jumlah saham yang ditawarkan dalam Penawaran Umum Saham Perdana dan program opsi kepemilikan saham kepada karyawan dan Management (Management and Employee Stock Option Program/MESOP) sebanyak 300.498.300 saham atau sebesar 3,00% dari jumlah modal ditempatkan dan disetor setelah Penawaran Umum Saham Perdana.

Untuk pelaksanaan Penawaran Umum Saham Perdananya, BRI Syariah menggandeng beberapa perusahaan sekuritas untuk menjadi penjamin pelaksana emisi, seperti PT Bahana Sekuritas, PT CLSA Sekuritas Indonesia, PT Danareksa Sekuritas dan PT Indo Premier Sekuritas.

Perkiraan jadwal Masa penawaran awal akan dilaksanakan pada tanggal 5-20 April 2018. Sementara untuk perkiraan masa penawaran umum akan dilaksanakan pada 2-4 Mei 2018 dan diperkirakan akan dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 9 Mei 2018.

BRI Syariah rencananya akan menggunakan seluruh dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Saham Perdana (IPO) ini untuk pembiayaan sekitar 80%, dan untuk pengembangan sistem teknologi informasi (TI) sekitar 12,5% serta untuk pengembangan jaringan kantor sekitar 7,5%. (end)

IQPLUS

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Kisah Orang Terkaya: George Soros, Investor Kakap yang 'Merusak' Bank Inggris

Salah satu orang terkaya, George Soros memiliki kekayaan bersih USD8,6 miliar (Rp124 triliun). Soros merupakan pendiri dan ketua Soros Fund Management LLC. Dia berada di peringkat 56 orang terkaya di Amerika oleh Forbes dan orang terkaya ke-162 secara global. Soros mengumpulkan kekayaannya sebagai salah satu spekulan terbesar dunia di pasar keuangan global. Taruhannya yang terkenal melawan pound Inggris pada tahun 1992 menghasilkan keuntungan lebih dari USD1 miliar dan memberinya gelar "orang yang merusak Bank of England". Quantum Fund miliknya menghasilkan pengembalian tahunan 35% selama 25 tahun. Selain itu, kegiatan filantropisnya telah menuai banyak pujian, sementara pernyataan politiknya memicu banyak kontroversi. George Soros lahir di Budapest, Hongaria, pada 12 Agustus 1930. Nama belakang kelahiran Yahudinya adalah Schwartz. Ayahnya mengubah nama belakangnya menjadi Soros pada tahun 1936 untuk menghindari potensi masalah dengan agama mereka. Ayah George Soros, Tivadar,...

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...