google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Saham ADRO | 15 Mei 2018 Langsung ke konten utama

Analisa Saham ADRO | 15 Mei 2018


Indo Premier Sekuritas on Adaro Energy (ADRO) 04/27/2018
Below expectation but still bullish on LT Outlook

-  ADRO mencatat hasil yang lebih rendah dari yang diharapkan pada 1Q18 dengan pendapatan hanya US $ 74mn, turun 33% qoq dan 23% yoy, yang disebabkan oleh biaya produksi batubara yang lebih tinggi (+ 8,7% yoy), naik opex (+ 26% yoy) dan lebih rendah volume produksi (-7,7% yoy) yang menyebabkan volume penjualan lebih rendah (-9,1% yoy). Pada 1Q18, ADRO mencatat biaya penambangan yang lebih tinggi karena rasio pengupasan lebih tinggi dari 4,94x (vs 4,62x di 1Q17) sementara gangguan produksi yang disebabkan oleh curah hujan lebih buruk daripada kuartal sebelumnya karena jumlah jam hujan meningkat pada 1Q18.

-  Kami memangkas perkiraan penghasilan kami untuk ADRO sebesar 19% -18% di FY18F-19F karena kami mengurangi perkiraan volume penjualan masing-masing sebesar 6,3% -7,1%, dan menyesuaikan perkiraan kami untuk biaya operasional. Kami merevisi perkiraan kami untuk volume produksi batubara ADRO menjadi 51,8 juta ton (dari 54,3 juta ton), yang sekarang di bawah panduan manajemen 54-56 juta ton di FY18F.

-  Valuasi: BUY dengan TP Rp2,600

Mirae Asset

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

Rekomendasi Saham BISI dan MCOL oleh Phillip Capital | 18 April 2023

Phillip Capital 18 April 2023 Technical Recommendations BISI Short Term Trend : Bullish Medium Term Trend : Bullish Trading Buy : 1680 Target Price 1 : 1740 Target Price 2 : 1770 Stop Loss : 1625 MCOL Short Term Trend : Bullish Medium Term Trend : Bullish Trade Buy : 6825 Target Price 1 : 7400 Target Price 2 : 7850 Stop Loss : 6250 - Informasi lengkap pasar saham ada di  Website Saham Online.    Materi belajar trading dan investasi saham ada di   Channel Youtube Saham Online. 

RUPST SOTS Setujui Martinelly Sebagai Direktur Utama

PT Satria Mega Kencana Tbk. (SOTS) emiten properti dan kawasan pariwisata telah menyetujui Martinelly sebagai Direktur Utama dalam Rapat Umum Para Pemegang Saham Tahunan yang digelar pada tanggal 7 Juni 2023. Rapat Umum Pemegang Saham dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili 996.883.300 saham atau 99,68% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah yang telah dikeluarkan oleh Perseroan, sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan dan Peraturan Perundangan yang berlaku. Manajemen SOTS dalam keterangan tertulisnya Rabu (13/6) menuturkan bahwa RUPST agenda I Menyetujui Laporan Tahunan, termasuk: 1. Laporan Keuangan yang meliputi Neraca dan Perhitungan Laba Rugi Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022. RUPS agenda 4 mengangkat kembali Floreta Tane selaku Direktur Perseroan dan Husni Heron selaku Komisaris Independen Perseroan terhitung sejak ditutupnya Rapat. Selanjutnya mengangkat Martinelly selaku Direktur Utama Perseroan dan Stevano Rizki Adranacus selaku K...