google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham Binaartha Parama Sekuritas | 14 Mei 2018 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham Binaartha Parama Sekuritas | 14 Mei 2018

Binaartha Parama Sekuritas

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pada perdagangan hari ini diperkirakan melanjutkan pola kenaikan, ditopang oleh proses apresiasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dan penguatan bursa regional.
Menurut Analis Senior PT Binaartha Parama Sekuritas, Reza Priyambada, pada perdagangan akhir pekan kemarin IHSG menguat 0,83 persen ke level 5.956. "Pergerakan IHSG di atas kisaran resisten 5.923-5.938," ucap Reza, di Jakarta, Senin (14/5).
Dia memperkirakan, hari ini IHSG akan berada pada kisaran support 5.927-5.948 dan resisten 5.968-5.987. "Penguatan IHSG yang kembali terjadi masih didukung oleh kenaikan daya beli, seiring imbas positif pergerakan bursa saham regional," ujarnya.
Selain itu, jelas dia, penguatan IHSG juga ditopang oleh proses apresiasi rupiah yang pada akhir pekan kemarin berada di posisi Rp14.048 per dolar AS. "Kenaikan IHSG diharapkan dapat melanjutkan pergerakan positifnya," tutur Reza.
Lebih lanjut Reza berharap agar para pelaku pasar bisa mengurangi kepanikan dan kekhawatiran berlebih terhadap pergerakan rupiah, lantaran rupiah telah mampu memanfaatkan pelemahan dolar AS. "Tetap waspadai sentimen yang dapat membuat IHSG kembali melemah," kata dia.
Dengan demikian, jelas Reza, adanya potensi penguatan lanjutan pada laaju IHSG hari ini bisa disikapi para investor dengan mengakumulasi lima saham berikut:
1. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI)
2. PT Waskita Karya Tbk (WSKT)
3. PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP)
4. PT Barito Pacific Tbk (BRPT)
5. PT United Tractors Tbk (UNTR). (Budi/ef)

INdopremier

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...