google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Ulasan Pasar Global | 24 Mei 2018 Langsung ke konten utama

Ulasan Pasar Global | 24 Mei 2018


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market
(May 24, 2018)
Investment Information Team
(firman.hidayat@miraeasset.co.id)

U.S

Pasar saham A.S rebound setelah The Fed mengisyaratkan kenaikan suku bunga secara bertahap

Federal Reserve memberi pernyataan bahwa tidak akan terlalu agresif akan menaikkan suku bunga dan mempertahankan sikap dan pandangan tentang prospek inflasi ke depan.
DJIA, +0,21% naik 52,40 poin ditutup pada 24,886.81.

Sebelumnya, para investor khawatir akan isu geopolitik yang membayangi pasar.

Presiden Donald Trump mengatakan bahwa dia tidak benar-benar senang dengan kemajuan progres pembicaraan perdagangan A.S-Cina, dan selain itu Trump masih akan menimbang langkah perdagangan perihal kebijakan pemotongan tarif ekspor baja dan aluminium Uni Eropa ke A.S sekitar sebesar 10%.

Europe

Kondisi pasar saham global tidak kondusif, pasar saham eropa melemah

Pasar saham Eropa ditutup melemah tajam pada hari Rabu, dibebani oleh kembalinya kekhawatiran geopolitik setelah komentar oleh Presiden AS Donald Trump dan data zona eropa yang mengecewakan.

Mata uang pound turun ke level terendahnya pada tahun 2018 setelah data inflasi Inggris tiba-tiba tergelincir pada bulan April lalu.

SXXP, turun -1,10% ditutup pada 392,58.

Pasar saham di Eropa ditutup melemah sebagai bagian dari aksi jual global yang dipicu oleh kekhawatiran investor tentang komentar terbaru Trump tentang Korea Utara dan pembicaraan perdagangan China.

Presiden Trump mengatakan bahwa ada kesempatan sangat langka yaitu pertemuan bersejarah antara dia dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, tidak akan terjadi pada Juni seperti yang direncanakan kecuali Pyongyang memenuhi persyaratan tertentu dari Trump.

Para investor masih menantikan progres kebijakan perdagangan A.S & China, serta perkembangan geopolitik nuklir di Iran.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...