google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Ulasan Pasar Global | 20 Juni 2018 Langsung ke konten utama

Ulasan Pasar Global | 20 Juni 2018


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market
(June 20, 2018)
Investment Information Team
(firman.hidayat@miraeasset.co.id)

U.S

Dow Jones ditutup lebih rendah

Pasar saham A.S berakhir merah pada hari Selasa, karena investor menjual saham menyusul ancaman akhir-akhir ini dari Presiden Donald Trump untuk tambahan $ 400 miliar pada tariff barang-barang China.

DJIA, -1.15% atau -287,26 poin, ditutup pada 24.700,2.

Setelah pembalasan Beijing terhadap tarif yang direncanakan A.S senilai $ 50 miliar impor China, Trump meminta Perwakilan Perdagangan A.S Robert Lighthizer Senin malam untuk mengidentifikasi $ 200 miliar lebih banyak dalam produk China yang dapat dikenakan tarif 10%. Presiden AS juga mengancam akan memberlakukan barang senilai $200 milyar lebih jika Cina mencoba membalas terhadap tarif tambahan tersebut.

Europe

Pasar saham Eropa berakhir pada level terendah dalam 3 minggu terakhir

Investor mengetuk saham Eropa ke level terendah tiga minggu pada Selasa, setelah Presiden AS Donald Trump mengindikasikan pemerintahannya ingin memukul China dengan tarif lebih lanjut pada $ 200 miliar barang impor, meningkatkan ketegangan perdagangan antara dua ekonomi terbesar dunia tsb.

Indeks Stoxx Europe 600 SXXP, -0,70% hingga berakhir pada 383,21

Penurunan dalam ekuitas Asia disebabkan oleh meningkatnya ketegangan perdagangan memberi dampak negatif untuk saham Eropa. Shanghai Composite SHCOMP, -3,78% dan indeks Shenzhen 399106, -5,77% di perdagangan Asia setelah Trump mengancam lebih banyak tarif pada lebih banyak barang-barang Cina. Sementara itu di Wall Street, Dow Jones Industrial Average DJIA, -1.15%.

Trump mengatakan "tindakan lebih lanjut harus diambil untuk mendorong Cina mengubah praktik tidak adil, membuka pasarnya untuk barang-barang Amerika Serikat, dan menerima hubungan perdagangan yang lebih seimbang,".

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...