google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Global Market Review | 20 Juli 2018 Langsung ke konten utama

Global Market Review | 20 Juli 2018


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market
(July 20, 2018)
Investment Information Team
(angga.choirunnisa@miraeasset.co.id)

U.S

Dow Jones akhirnya melemah setelah 5 hari menguat berturut- turut

DJIA, -0,53% kehilangan 134,70 poin, ditutup pada 25.064,50

Musim rilis pendapatan berlanjut dengan kecepatan penuh pada hari Kamis, mendorong pergerakan saham AS.

Presiden Donald Trump mengatakan kepada CNBC dia “tidak senang" jika Federal Reserve menaikkan suku bunga, karena hal itu akan memberikan tekanan pada saham-saham sektor keuangan.

Kekhawatiran tentang perang perdagangan berpotensi membebani investor setelah Trump mengancam aka nada kebijakan "retribusi yang luar biasa" terhadap Uni Eropa pada hari Rabu lalu.

Kebijakan tersebut khususnya akan menyerang saham-saham produsen mobil.

Europe

Piala Dunia menyebabkan penurunan penjualan ritel pada bulan Juni

Penjualan ritel di Inggris menurun pada bulan Juni, karena warga Inggris memilih untuk menonton sepak bola Piala Dunia daripada berbelanja.

Penjualan pada Juni turun -0,5% dibandingkan dengan Mei, terseret lebih rendah oleh penurunan penjualan pakaian dan alas kaki.

Kantor Statistik Nasional mengatakan bahwa, para pemain retail menyalahkan turnamen piala dunia, di mana Inggris telah mencapai semi final untuk pertama kalinya dalam hampir 30 tahun terakhir.

Sementara para penjual makanan mencatatkan penjualan naik +0,1% dibandingkan dengan Mei.

Angka-angka ekonomi juga menunjukkan percepatan pada kuartal kedua ini setelah perlambatan pada awal tahun ini.

Bank of England diperkirakan akan menaikkan suku bunga acuannya pada bulan depan.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...