google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Ada apa dengan Saham TRAM ? Langsung ke konten utama

Ada apa dengan Saham TRAM ?

Ada apa dengan Saham TRAM ?


Mirae Asset Sekuritas Indonesia
(August 27, 2018)
Investment Information Team
(angga.choirunnisa@miraeasset.co.id)

Stock Focus

PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM)

Company Description

TRAM adalah perusahaan yang bergerak di bidang jasa pelayaran dan pertambangan. Beberapa kegiatan usaha TRAM diantaranya adalah jasa transportasi laut, seperti jasa penyewaan dan pengoperasian, jasa angkutan muatan curah kering, jasa angkutan muatan cair dan gas alam cair, armada akomodasi, dan layanan kapal penunjang.

Financial Review

- Penjualan TRAM pada 2Q18 sebesar Rp 1,3 triliun, tercatat naik 829,9% (YoY) dibanding penjualan 2Q17 sebesar Rp 139,8 miliar.

- Laba TRAM pada 2Q18 naik 459,4% (YoY), yaitu dicatatkan sebesar Rp 24,8 miliar, dibanding rugi bersih 2Q17 sebesar Rp 6,9 miliar.

Positive Sentiment

- Pada Mei 2018, TRAM menyatakan pihaknya telah membubarkan Hanochem Labuan Samudera Ltd, yang berbadan hukum Malaysia dan anak usaha Hanochem, yaitu Java Maritime Lines S.A., yang berbadan hukum Panama. Keduanya dibubarkan karena tidak ada kegiatan operasional yang dijalankan.

- Trada Alam Minera melepas seluruh kepemilikan sahamnya pada PT Trada Dryship. Dengan demikian, kinerja Trada Dryship tidak lagi dikonsolidasikan dalam keuangan TRAM.

- Trada Dryship sebelumnya merupakan entitas anak TRAM yang bergerak pada sektor pelayanan transportasi kelautan. Penjualan 225,43 juta saham PT Trada Dryship senilai Rp22,543 miliar. Nilai penjualan tersebut merupakan seluruh saham perseroan pada PT Trada Dryship.

- Bulan Juli 2018, perusahaan mengungkapkan telah menggunakan Rp 2,48 triliun dana rights issue untuk pembelian saham dan peningkatan modal PT Semeru Infra Energi dan PT Black Diamond Energy.

- Peningkatan pendapatan dan laba perusahaan pada 1H18 dikarenakan ada kenaikan produksi.

- Ada beberapa target TRAM pada 2018, salah satunya meningkatkan produksi batubara melalui GBU sebesar 3 juta ton per tahun. Perusahaan tengah melakukan eksplorasi lanjutan untuk menambah jumlah cadangan batubara GBU. selain itu, TRAM juga akan meningkatkan utilitas penggunaan kapal, peningkatan produksi jasa penambangan PT Ricobana Abadi.

- Perusahaan juga tengah melakukan penjajakan kerja sama dengan tambang-tambang di sekitar GBU dalam bidang logistik pertambangan.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

INDUSTRI LOGAM DAN BAJA TUMBUH POSITIF TAHUN 2021.

Meskipun tantangan Covid-19 masih belum berakhir, kinerja industri nasional cukup menggembirakan dibanding tahun 2020, dengan indikasi rata-rata Purchasing Manager's Index (PMI) selama 2021 menunjukkan angka 50 atau ada dalam ahap ekspansif. Hal ini juga ditunjukkan oleh kinerja sektor industri logam dan baja yang turut mengalami pertumbuhan positif selama tahun 2021. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pada kuartal III tahun 2021, sektor industri logam dengan HS 72-73 mampu tumbuh di atas 9,82 persen. Kinerja ini juga didukung ekspor produk baja hingga November 2021 mencapai USD19,6 miliar dan mengalami surplus sebesar USD6,1 miliar. Direktur Industri Logam, Direktorat Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, Budi Susanto mengemukakan, pertumbuhan positif sektor baja akibat upaya pengendalian yang dilakukan pemerintah dengan konsep smart supply demand, yang diterapkan dengan berpihak pada industri baja nasional mulai dari sektor hulu...

Investasi untuk Lansia yang Ingin Punya Tabungan Warisan untuk Anak dan Cucu

Semakin mendekati usia senja pasti banyak dari Anda yang sudah mulai memikirkan bagaimana cara menabung untuk bekal masa depan anak dan cucu di masa depan alias warisan atau bisa juga untuk kepentingan lainnya di beberapa tahun kedepan. Seperti yang sudah diketahui, pada usia senja tidak banyak kegiatan yang bisa dilakukan termasuk kegiatan untuk menghasilkan uang atau mencicil aset. Faktornya bisa karena tubuh yang sudah tidak sanggup beraktivitas seperti dulu dan terbatasnya pilihan yang bisa dikerjakan secara aman dan nyaman untuk para lansia. Tapi tenang saja, yang lain bisa terbatas tapi tidak untuk investasi. Dengan berinvestasi Anda tidak perlu lagi bingung bagaimana meng alokasikan sebagian dana pensiun atau penghasilan saat ini ke hal yang bisa disimpan, dikelola bahkan dikembangkan lagi untuk dijadikan bekal masa depan anak dan cucu atau untuk cita-cita lainnya. Berikut jenis-jenis investasi yang cocok untuk para orang tua yang sudah memasuki usia lansia (lanjut usia): 1. Dep...