google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Saham HMSP | 3 Agustus 2018 Langsung ke konten utama

Analisa Saham HMSP | 3 Agustus 2018


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Volume penjualan rokok yang solid mampu meningkatkan pangsa pasar PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP). Imbasnya, kinerja keuangan emiten ini masih tumbuh positif di tengah kenaikan cukai.

Analis Mirae Asset Sekuritas Christine Natasya dalam riset 30 Juli mengaku, kenaikan cukai terhadap produk tembakau pada dasarnya memang mempengaruhi industri rokok secara nasional. Buktinya, volume penjualan rokok nasional turun 0,7%  year on year (yoy) di kuartal II-2018 menjadi 75,2 miliar batang.

HMSP di kuartal II-2018 mampu menjual 25 miliar batang rokok atau meningkat 0,7% (yoy), padahal di kuartal I-2018 volume penjualan rokok HMSP turun 1,7% (yoy). Itu artinya, volume penjualan HMSP mampu mengungguli industri.

Dia menambahkan, peningkatan volume penjualan rokok HMSP di kuartal II-2018 tak lepas dari produknya yakni Dji Sam Soe Magnum Mild yang baru diluncurkan awal kuartal II. Secara umum, volume penjualan seluruh produk Dji Sam Soe melesat 42% (yoy) menjadi 6,9 miliar batang di kuartal II-2018.

Volume penjualan rokok yang solid dan pertumbuhan yang melebihi industri mampu menjaga perolehan pendapatan HMSP di akhir semester I-2018. Pada saat itu, pendapatan HMSP tumbuh 5,5% (yoy) menjadi Rp 49,15 triliun, sedangkan laba bersihnya tumbuh 1% (yoy) menjadi Rp 6,11 triliun.

Tak hanya itu, hasil tersebut juga membuat pangsa pasar HMSP meningkat dari 32,7% pada kuartal I-2018 menjadi 33,2% di kuartal II-2018.

Christine yakin di atas kertas HMSP masih bisa meningkatkan pangsa pasarnya di industri rokok. Hanya saja, peningkatan tersebut baru akan terjadi jika HMSP tetap menjual produk rokoknya dengan harga yang murah dibandingkan para pesaingnya. Padahal, di saat yang sama tarif cukai rokok telah naik.

Dengan begitu, ia menyimpulkan HMSP tak bisa mempertahankan pangsa pasar dan menaikan margin secara bersamaan. “Untuk mempertahankan pangsa pasar, perusahaan harus mengorbankan margin,” ujarnya.

Senada, Kiswoyo Adi Joe, Kepala Riset Narada Asset Management juga beranggapan, pangsa pasar HMSP hanya akan mengalami perubahan secara terbatas di masa mendatang. Pasalnya, dengan pemain yang ada saat ini saja industri rokok sudah tergolong ketat.

“Pemain baru sulit merebut pangsa pasar karena industrinya sudah mature,” imbuhnya, Kamis (2/8).

Kiswoyo merekomendasikan beli saham HMSP dengan target Rp 5.000 per saham.

Adapun Christine menyarankan hold saham HMSP dengan target Rp 4.200 per saham. Pada Kamis (2/8) saham HMSP ditutup turun 0,79% ke level Rp 3.770.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...

INI PENJELASAN PAN BROTHERS TERKAIT AKSI UNJUK RASA KARYAWAN PABRIK DI BOYOLALI

Ribuan karyawan PT Pan Brothers Tbk (PBRX) melakukan unjuk rasa di depan pabriknya pada Rabu (5/5/2021). Pasalnya, unjuk rasa yang akhirnya mendorong karyawan melakukan mogok kerja tersebut, dipicu adanya informasi jika gaji mereka bulan ini akan dicicil dua kali. Selain itu pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini juga akan dicicil delapan kali. Terkait hal tersebut, Corporate Secretary Pan Brothers Iswar Deni menjelaskan bahwa, adanya kesalah pahaman dari penerimaan info yang disampaikan ke karyawan dan karyawati dan mengakibatkan simpang siurnya berita yang muncul di media "Pagi tanggal 5 Mei 2021 kami mengumumkan secara lisan kepada seluruh karyawan dan karyawati kami, bahwa saat ini kondisi Arus Kas / Cash Flow perusahaan agak ketat, sehubungan dengan pemotongan modal kerja (bilateral) dari pihak perbankan sehingga tersisa sepuluh persen dari kondisi sebelumnya dan ini mengganggu arus kas,"kata Deni, dalam keterangan tertulisnya, di Kamis, (6/5). Oleh karena itu, de...