google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Kinerja PT Elnusa Tbk (ELSA) Meroket Langsung ke konten utama

Kinerja PT Elnusa Tbk (ELSA) Meroket

PT Elnusa Tbk (Elnusa), perusahaan nasional penyedia jasa energi, pada paruh pertama 2018 ini mencatatkan hasil yang gemilang. Pendapatan konsolidasi tercatat Rp2,9 triliun atau tumbuh 47% bila dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya mencapai Rp1,9 triliun. Laba bersih juga melonjak signifikan dari Rp14 miliar menjadi Rp128 miliar.


Tolingul Anwar, Direktur Utama Elnusa menjelaskan, Kinerja Elnusa pada Semester I 2018 ini jauh lebih baik bila dibandingkan tahun lalu. Selain karena faktor bahwa baru dimulainya proyek-proyek besar pada Semester II 2017 sehingga berpengaruh terhadap kinerja keseluruhan tahun, pada tahun ini pengerjaan proyek-proyek Elnusa relatif lebih baik dan terukur.

Peningkatan kinerja Elnusa tahun ini terutama didominasi oleh segmen logistik dan distribusi energi yang tumbuh 50% dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan segmen ini juga meningkatkan kontribusinya terhadap pendapatan usaha Elnusa menjadi sebesar 56% . Faktor pertumbuhan segmen ini dikarenakan penambahan beberapa proyek baru dan ditunjang kenaikan volume baik penjualan maupun penyaluran BBM. Pada segmen jasa hulu migas, pertumbuhan sangat terasa pada lini production & operation maintenance yang meningkat lebih dari 50% dibanding tahun sebelumnya. Membaiknya aktivitas migas tercermin dari kenaikan volume pekerjaan pada bisnis berbasis aset seperti Hydraulic Workover, Coiled Tubing, Drilling Fluid maupun bisnis berbasis non-aset seperti Engineering Procurement Construction & Operation Maintenance (EPC-OM).

Lini segmen jasa hulu migas lainnya yaitu Geoscience & Reservoir Services yang didominasi pekerjaan survei seismik mencatatkan kinerja yang stabil. Proyek besar survei seismik darat 3D Klamasossa Papua Barat telah berhasil diselesaikan lebih cepat dari target pada kuartal pertama lalu. Selain itu pada jasa survei seismik laut, Elnusa di tahun ini baru saja merampungkan pekerjaan di Selabangka, Singkawang dan Laut Jawa. (end)
http://www.iqplus.info/news/stock_news/elsa-kinerja-semester-i-elsa-didominasi-segmen-logistik-dan-distribusi-energi,39160609.html

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...