google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Watchlist Saham Moerdo | 16 Agustus 2018 Langsung ke konten utama

Watchlist Saham Moerdo | 16 Agustus 2018

Berikut adalah market update kemarin.

IHSG kemarin bergerak menguat terbatas dan ditutup menguat 0.81%. Pergerakkan IHSG kemarin  adalah response ketika menghadapi support, dan IHSG membentuk candlestick pattern bullish hammer.
Volume transaksi yang terbentuk juga kurang begitu besar, hal ini mengindikasikan seller sudah hampir habis, dan tinggal buyer yang masuk terutama pada sesi kedua pasar.

Pada sesi pertama pasar, IHSG sempat ditutup melemah cukup lumayan dalam, akan tetapi pada sesi kedua karena ada sentimen bahwa BI menaikkan Interest Rate sebesar 25 BPS menjadi 5.5%, sehingga mulai banyaknya buyer yang masuk ke market.

Pihak asing masih membukukan net sell akan tetapi sudah jauh lebih berkurang.

Bagaimana dengan pergerakkan IHSG hari ini?
Saya melihat potensi menguat masih ada, akan tetapi pada awal-awal sesi pertama mungkin bakal adanya pelemahan sementara kemudian akan kembali menguat pada sesi kedua.
Walaupun begitu ini bukan ramalan melainkan baru dugaan karena pergerakkan IHSG kemarin  dengan volume transaksi yang tidak relatif besar. Mari kita lihat market closing hari ini.


Saham-saham pada watchlist rata-rata bergerak menguat sebesar 0.41% dan kali ini lebih kecil dibandingkan dengan IHSG yang bergerak menguat 0.81%.

Saham yang bergerak cukup tinggi (>5%) adalah BYAN, INCI, INDS, KREN

Untuk saham-saham pilihan saya untuk hari ini adalah INKP, KREN, dan POLY

Action yang bisa dilakukan terhadap saham-saham pilihan tersebut adalah:

INKP --> Speculative Buy Dengan Pembatasan Resiko Ketat Atau Tunggu Konfirmasi Pantulan Sebagai response harga pada level support 17525.
Harga saat ini sedang menguji level 17525 dan juga trendline sebagai support. Market bereaksi membentuk pola candlestick hammer. Bagi anda yang ingin cicil saham ini, bisa speculative buy.

KREN --> Buy Signal.
Harga saat ini menembus resistance daripada flag pattern, ini adalah buy signal. Walaupun begitu perlu diwaspadai jika harga melemah kembali untuk menguji level resistance yang baru ditembusnya.

POLY --> Hold atau Bisa Mulai Koleksi Kembali.
Perkiraan harga akan bergerak disekitaran support. Bisa mulai ambil lagi posisi (cicil).

Demikian lah saham-saham yang perlu diperhatikan pada watchlist saya untuk tanggal trading 16 Agustus 2018.

DISCLAIMER ON.
- Ini bukan ajakan beli atau jual, dan juga pompom, melainkan untuk keperluan edukasi dan pendapat pribadi saya.
- Setiap keputusan adalah tanggung jawab trader atau investor
- Perlu diingatkan kembali bahwa trading dan investing memiliki resiko yang cukup tinggi, jadi mohon berhati-hati dan siapkan money management dan trading plan anda sendiri.
- Jika anda ingin masuk ke market, jangan lupa siapkan trading plan anda (dimana level entry dan exitnya) dan juga strategy money managementnya.

Screening 16 Agustus 2018

TARA (SB)
JPFA (B) - Strong Buy
EXCL (B)
DOID (B) - Strong Buy
SIMP (B) - Strong Buy
LSIP (SB)
AALI (SB)
SSMS (SB)
BWPT (SB)
KREN (B) - Strong Buy
ARMY (B)
LPPF (SB)

Note:
(B) = Buy (Liat-liat kondisi atau nyicil)
(B) - Strong Buy = Buy (Hajar Kanan)
(SB) = Speculative Buy
(W) = Watch and See (If Break, buy)
(!) = Target Pendek

Footer Note:
- Saham ini masih butuh dilihat dan dianalisa lebih lanjut, apakah cocok untuk DayTrade, Weekly Trade, Swing Trade, atau bahkan Invest.
- Saya tidak bertanggung jawab atas hasil trading dari list saham-saham tersebut
- List saham-saham untuk keperluan edukasi dalam melakukan screening harian.
- Disclaimer ON

moerdo.com

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

3 Tips Investasi Saham Untuk Pemula

Investasi saham makin dikenal banyak orang, termasuk anak muda generasi milenial bahkan generasi Z. Selain transaksinya yang semakin praktis karena dilakukan secara online, adanya potensi return yang sangat tinggi menjadi daya tarik utamanya. Investasi saham bisa dikatakan mudah maupun susah. Agar semakin mahir dalam melakukan investasi saham, Anda bisa memulai dengan mengamalkan 3 tips berikut ini. Diversifikasi Investasi Jangan masukkan semua telur dalam satu keranjang. Jika Anda meletakkan semua telur Anda dalam satu keranjang, itu bisa membuat semuanya pecah jika keranjang tersebut terjatuh. Ketika Anda melakukan investasi, jangan pernah mengalokasikan seluruh modal Anda dalam satu jenis investasi saja. Berusahalah untuk mengalokasikan dana Anda di beberapa investasi. Diversifikasi yang Anda jalankan akan melindungi aset Anda. Seaandainya investasi yang satu sedang turun, setidaknya Anda masih memiliki investasi lain yang baik. Ketika Anda membutuhkan uang, Anda bisa mencairkan in...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...

BBNI | BNI PALEMBANG KEJAR TARGET PERTUMBUHAN NASABAH 12 PERSEN

IQPlus, (09/09) - Bank BNI Wilayah Palembang yang membawahi lima provinsi di Sumatera bagian selatan mengejar pertumbuhan nasabah hingga 12 persen pada 2019 untuk menggenjot kenaikan pendapatan dari dana pihak ketiga (DPK). Pemimpin BNI Wilayah Palembang Dodi Widjajanto di Palembang, Senin, mengatakan saat ini jumlah nasabah sudah mencapai 2 juta, namun masih memiliki potensi untuk bertambah selaras dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap industri perbankan. Dengan luasnya sebaran wilayah kerja yakni di Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Jambi dan Bangka Belitung kami optimis target ini dapat tercapai,. kata Dodi. Dodi mengatakan dari jutaan nasabah itu, 10 persennya merupakan nasabah dari segmen usia milenial. Oleh karena itu, perusahaan berupaya meningkatkan jumlah nasabah dari kalangan tersebut. Salah satunya, kata dia, pihaknya gencar melakukan edukasi keuangan kepada generasi milenial atau mereka yang berusia produktif. Misalnya kami telah meluncurkan produk...