google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Hendro Martowardojo Beli Saham PT Resources Alam Tbk. (KKGI) Langsung ke konten utama

Hendro Martowardojo Beli Saham PT Resources Alam Tbk. (KKGI)


Komisaris Utama PT Resources Alam Tbk. (KKGI) Hendro Martowardojo menambah kepemilikan sahamnya di perseroan pada Rabu (5/9/2018).

Dalam keterbukaan informasi, Kamis (6/9/2018), Hendro menyebutkan dirinya membeli 50.000 lembar saham KKGI dengan harga Rp342 per saham. Dengan demikian, total transaksi mencapai Rp17,1 juta.

"Tujuan dari transaksi ialah untuk investasi," ujarnya.

Setelah transaksi, Hendro memegang 1,30 juta saham KKGI dari sebelumnya 1,25 juta saham. Volume itu setara dengan 0,03% total saham perseroan.

Sebelumnya, pada 7 Agustus 2018, Hendro juga membeli saham KKGI sebanyak 9.000 lembar dengan harga Rp348 per saham. Dengan demikian, total transaksi mencapai Rp3,13 juta.

Pada penutupan perdagangan Kamis (6/9/2018), saham KKGI turun 2 poin atau 0,57% menjadi Rp350. Harga menguat 8,02% sepanjang tahun berjalan dengan kapitalisasi pasar Rp1,75 triliun.

Selain menjabat sebagai Komisaris Utama KKGI, Hendro juga tercatat sebagai Presiden Komisaris Independen emiten rokok PT Bentoel International Tbk. (RMBA).

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...

Global Market Review | 7 September 2018

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market (September 7, 2018) Investment Information Team (angga.choirunnisa@miraeasset.co.id) U.S S & P 500, Nasdaq ditutup lebih rendah tiga hari berturut-turut seiring saham teknologi yang tenggelam S&P 500 dan Nasdaq ditutup lebih rendah untuk sesi ketiga pada Kamis memuncak kekhawatiran tentang penularan dari segelintir negara berkembang yang sedang berjuang di atas ketegangan perdagangan yang belum terselesaikan. Saham teknologi kembali membebani pasar AS sementara saham energi juga jatuh karena melemahnya harga minyak mentah. Indeks S & P 500 SPX, -0,37% merosot 10,55 poin menjadi 2,878,05. DJIA + 0,08%, naik 20,88 poin menjadi 25.995,87. Gejolak di Argentina dan Turki, karena mata uang mereka terus membasahi kepercayaan yang memburuk, menyeret pasar global karena para investor takut efek spillover pada pasar negara berkembang lainnya dan seterusnya. Di bagian perdagangan, AS dan Kanada melanjutkan negosiasi beris...