google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Saham BSSR | PT Baramulti Suksessarana Tbk. Akan Bagi Dividen Langsung ke konten utama

Saham BSSR | PT Baramulti Suksessarana Tbk. Akan Bagi Dividen


Emiten pertambangan batu bara PT Baramulti Suksessarana Tbk. (BSSR) siap membagikan dividen interim senilai US$27 juta setelah mendapat restu Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

Direktur & Corporate Secretary Baramulti Suksessarana Eric Rahardja menyampaikan, dalam RUPSLB, pemegang saham menyetujui pembagian dividen interim senilai US$27 juta yang akan dibagikan berdasarkan 2,61 miliar saham yang beredar. Dana tersebut berasal dari laba bersih perseroan per Juni 2018.

"Performa perseroan cukup baik, sehingga rutin membagikan dividen untuk pemegang saham. Kami juga sudah mempertimbangkan pendanaan untuk operasional dan pengembangan," ujarnya, Rabu (26/9/2018).

Dividen dibagikan dalam mata uang dolar atau rupiah dengan kurs tengah 30 Agustus 2018, yakni Rp14.655 per dolar AS. Dividen akan diberikan kepada pemegang saham yang tercatat sampai dengan 5 Oktober 2018.

Per Juni 2018, penjualan BSSR mencapai US$198,86 juta, naik 4,83% year-on-year (yoy) dari sebelumnya US$189,70 juta. Namun, beban pokok penjualan meningkat menuju US$118,8 juta dari semester I/2017 senilai US$105,75 juta.

Laba bruto pada semester I/2018 pun menurun menuju US$80,06 juta dari sebelumnya US$83,93 juta. Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk turut melesu 5,73% yoy menjadi US$39,65 juta dari per Juni 2017 senilai US$42,06 juta.
http://market.bisnis.com/read/20180927/192/842661/baramulti-bssr-siap-tebar-dividen-interim-us27-juta

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...