google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Saham BULL | PT Buana Lintas Lautan Tbk. Finalisasi Kontrak Angkut Batubara Langsung ke konten utama

Saham BULL | PT Buana Lintas Lautan Tbk. Finalisasi Kontrak Angkut Batubara


PT Buana Lintas Lautan Tbk. menyebut masih melakukan finalisasi kontrak untuk dapat segera menjalankan bisnis pengangkutan batu bara. Setelah sempat masuk daftar hitam Pertamina awal tahun ini, perseroan melirik bisnis angkutan batu bara sebagai upaya diversifikasi.

Direktur Utama Buana Lintas Lautan Wong Kevin menyampaikan meski perseroan telah diputihkan dari blacklist Pertamina, emiten dengan kode saham BULL tersebut akan tetap masuk pada bisnis pengangkutan emas hitam.

“Pemegang saham kami cukup dekat dengan beberapa produsen batu bara besar sehingga kami tetap mengajukan investasi untuk pengangkutan batu bara. Namun, investasinya belum kami finalkan, masih dalam proses. Kami fokuskan [untuk mendapatkan] dengan kontrak,” ungkap Kevin di Jakarta, Senin (17/9/2018).

Kevin menjelaskan perseroan menilai bisnis pengangkutan batu bara pun cukup potensial, apalagi didukung dengan kebijakan pemerintah untuk menggunakan kapal nasional dalam proses ekspor dan impor komoditas.

Adapun, emiten yang baru saja masuk ke dalam daftar FTSE Micro Cap Index tersebut menyampaikan telah memulai penjajakan kontrak dengan sejumlah produsen batu bara nasional, sebelum memutuskan investasi infrastruktur untuk bisnis pengangkutan batu bara.

Kevin menyebut kebijakan pemerintah yang mewajibkan ekspor-impor komoditas sangat prospektif bagi bisnis pengangkutan batu bara. Aturan itu tercantum dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No. 82 Tahun 2017 tentang Ketentuan Penggunaan Angutan laut dan Asuransi Nasional untuk Ekspor dan Impor Barang Tertentu.

Beleid itu mewajibkan seluruh aktivitas ekspor batu bara dan minyak sawit menggunakan kapal berbendera Indonesia mulai Mei 2020.

Regulasi tersebut merupakan katalis bagi perseroan. Apalagi, Indonesia mengekspor batu bara dalam jumah besar yaitu 364 juta ton sepanjang 2017. Saat ini, lebih dari 90% pengapalan komoditas ke luar negeri menggunakan kapal berbendera asing.
http://market.bisnis.com/read/20180917/192/839242/buana-lintas-lautan-bull-finalisasi-bisnis-pengangkutan-batu-bara

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...