google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Saham TRAM | PT Trada Alam Minera Tbk. Akuisisi PT Inti Pancar Dinamika Langsung ke konten utama

Saham TRAM | PT Trada Alam Minera Tbk. Akuisisi PT Inti Pancar Dinamika


Emiten pelayaran pegangkutan komoditas PT Trada Alam Minera Tbk. melakukan akuisisi dengan menyerap 99,99% saham yang diterbitkan oleh PT Inti Pancar Dinamika. Transaksi ini merupakan jenis transaksi afiliasi yang dikecualikan.

Berdasarkan keterbukaan informasi yang dipublikasikan perseroan, emiten dengan sandi TRAM tersebut menyampaikan telah membeli 499 saham PT Inti Pancar Dinamika dengan nilai nominal sebesar Rp499 juta.

“Pihak penjual yaitu Heru Hidayat merupakan pihak pengendali utama perseroan, dan komisaris utama perseroan sehingga merupakan pihak terafiliasi perseroan,” ungkap Sekretaris Perusahaan Trada Alam Minera Asnita Kasmy, Kamis (27/9/2018).

Asnita menyampaikan perseroan telah menandatangani Akta Jual-Beli Saham tertanggal 18 September 2018. Dengan pembelian seluruh saham Inti Pancar Dinamika, perseroan berharap entitas tersebut akan memberikan dampak positif bahi kinerja perusahaan.

Adapun, Pada 2017, TRAM mengantongi pendapatan US$38,65 juta dan laba tahun berjalan US$294.480. Komposisi pendapatan per segmen ialah jasa angkutan LNG 42,5%, penjualan batu bara 36,14%, jasa angkutan curah kering 11,43%, jasa penambangan 7,86%, dan FSO 2,11%.

Pada tahun ini, pendapatan TRAM ditargetkan melonjak menjadi US$272 juta dan laba bersih US$30,3 juta. Per Maret 2018, perusahaan sudah membukukan pendapatan US$35,03 juta dan laba bersih US$431.113.
http://market.bisnis.com/read/20180927/192/842928/trada-alam-minera-tram-akuisisi-inti-pancar-dinamika

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...