google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Saham UNTR, JPFA dan ASRI | 23 Oktober 2018 Langsung ke konten utama

Analisa Saham UNTR, JPFA dan ASRI | 23 Oktober 2018


Daily Technical 23 Oktober 2018

Selamat pagi! Berikut adalah rekomendasi Daily Technical hari ini, Selasa 23 Oktober 2018.

IHSG ditutup menguat tipis sebesar 3,14 poin (+0.05%) menuju 5.840,43 pada perdagangan hari Senin 22 Oktober 2018 kemarin. Perubahan pada penguatan/penurunan yang terjadi pada pre-closing biasanya akan dikembalikan pada hari esoknya, sehingga pada perdagangan hari ini IHSG diprediksi akan menguat mengembalikan penguatan yang berkurang pada hari kemarin. Sentimen hari ini dari hasil rapat dewan gubernur (RDG). Poin penting yang perlu diperhatikan adalah kestabilan rupiah terhadap hasil RDG nanti.
Hari ini IHSG berpotensi menguat dalam range 5.820 s/d 5.920.

UNTR berpotensi membentuk golden cross MA5 dan MA20. Koreksi yang terjadi kemarin tidak disertai dengan volume yang tinggi dan harga penutupan sudah kembali >32000.
Rekomendasi: buy 32000, TP 40000, stop loss <31000 .="" p="">
JPFA membentuk pola bullish harami yang mengindikasikan akan menguat.
Resistance yang sedang diuji pada 2100.
Rekomendasi: buy 2000 s/d 2050, TP 2100 s/d 2300, stop loss <1900 .="" p="">
ASRI  berpotensi mengakhiri masa bearish-nya dengan resistance 290. Jika berhasil breakout akan menuju target selanjutnya pada 300.
Rekomendasi: buy on breakout 290, TP 300, stop loss <274 .="" p="">
NRCA masih bergerak dalam range 372 s/d 408. Manfaatkan untuk swing trading pada area ini.
Rekomendasi: buy 372 s/d 386, TP 408, stop loss <366 .="" p="">
Semoga bermanfaat, happy trading!

Best Regards,
Panin Sekuritas

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...