google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Saham CARS | Bintraco Dharma (CARS) Bakal Buka 100 Gerai CarFix Langsung ke konten utama

Saham CARS | Bintraco Dharma (CARS) Bakal Buka 100 Gerai CarFix


PT Industri dan Perdagangan Bintraco Dharma Tbk. berencana membuka 100 bengkel CarFix hingga tahun depan.

Direktur Utama Bintraco Dharma Sebastianus H. Budi mengungkapkan, hingga saat ini telah ada 7 outlet CarFix yang telah beroperasi. Dia mengungkapkan, hingga akhir tahun ini, perseroan memproyeksikan pembukaan 20 bengkel.

"Target bengkel akan 20 outlet hingga akhir tahun, atau paling tidak, 15 gerai yang beroperasi," ungkapnya dalam peluncuran CarsWorld, Rabu (17/10/2018).

CarFix adalah outlet/ bengkel yang dikembangkan sebagai modern ritel workshop yang melayani berbagai jenis perbaikan kendaraan. Dia mengungkapkan, dalam pengembangkan CarFix, perseroan akan menggandeng pemilik bengkel yang ada di Semarang.

Hal itu dilakukan, karena pemilik bengkel memiliki lokasi, sehingga bengkel tersebut akan disewa oleh perseroan dari pemilik lama, lalu perseroan akan menawarkan konsep bagi hasil.

Sebastianus mengungkapkan, perseroan akan mengambil saham 40% dari pemilik bengkel dan 60% tetap menjadi pemilik bengkel. Adapun alokasi untuk pembangunan outlet sekitar Rp1,5 miliar--Rp2,5 miliar.

Menurutnya, sumber dana untu outlet CarFix akan berasal dari pihak ketiga. Dia menambahkan, pengembangan CarFix akan membantu Bintraco dalam distribution channel.

Dalam 5 tahun ke depan, emiten bersandi saham CARS berencana memiliki 500 outlet CarFix. Akan tetapi dalam setahun ke depan, perseroan hanya akan fokus pada wilayah Jawa Tengah.
http://market.bisnis.com/read/20181018/192/850528/2019-bintraco-dharma-cars-bakal-buka-100-gerai-carfix

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...