google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Saham TLKM | TELKOM SEDIAKAN PEMBAYARAN UANG ELEKTRONIK MELALUI T-MONEY Langsung ke konten utama

Saham TLKM | TELKOM SEDIAKAN PEMBAYARAN UANG ELEKTRONIK MELALUI T-MONEY


TELKOM SEDIAKAN PEMBAYARAN UANG ELEKTRONIK MELALUI T-MONEY.
IQPlus, (23/10) - PT Telkom Indonesia mendukung implementasi penggunaan uang elektronik di Indonesia melalui Telkom Money (T-Money) sebagai sarana pembayaran nontunai.

Hal tersebut dilakukan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama T-Money Co-Branding Paket Payment Application dengan PT Bank Kesejahteraan Ekonomi (BKE) untuk produk BKE Pay. Dengan kerja sama ini, BKE Pay akan mengimplementasi T-Money sebagai sarana pembayaran nontunai.

"Melalui kerjasama ini, Telkom siap mendukung visi BKE untuk menjadi bank umum yang disegani, menjadi andalan dan sekaligus kebanggaan pegawai negeri, koperasi dan masyarakat," kata Executive Vice President Divisi Enterprise Service Telkom Judi Achmadi melalui keterangan tertulis di Jakarta, Senin.

Menurut Judi, keputusan menggandeng Telkom dalam melaksanakan kerja sama pengembangan digitalisasi layanan ICT dan T-Money adalah keputusan yang paling tepat karena Telkom memiliki ekosistem digital terlengkap di Indonesia.

Ia mengatakan digitalisasi akan mendorong kemudahan akses transaksi keuangan bagi nasabah serta meningkatkan efisiensi bank.

Melalui platform solusi T-Money milik Telkom, diharapkan dapat mendukung dan meningkatkan business continuity, business sustainability dan business efficiency Bank BKE.

Direktur Utama BKE Sasmaya Tuhuleley mengutarakan bahwa kebutuhan BKE terhadap implementasi BKE Pay adalah salah satu langkah strategis BKE dalam menjawab tantangan bisnis.

Tantangan bisnis tersebut yakni mewujudkan misi sebagai bank umum yang sehat yang mengutamakan bidang ritel serta berperan aktif dalam usaha meningkatkan kesejahteraan Pegawai Negeri Sipil beserta keluarganya melalui kemitraan usaha dengan koperasi.(end)

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...