google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Berita Saham MAPA | 6 November 2018 Langsung ke konten utama

Berita Saham MAPA | 6 November 2018

MITRA ADIPERKASA UMUMKAN KEMITRAAN DENGAN SEPATU MEREK CLARKS.
IQPlus, (05/11) - PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAP), perusahaan ritel gaya hidup terdepan di Indonesia, hari Senin ini mengumumkan kesepakatan untuk bermitra dengan Clarks, merek sepatu kasual terkemuka di dunia dan juga di Indonesia melalui anak usahanya PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA).

PT Map Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) adalah anak perusahaan MAP yang akan mengembangkan merek Clarks di pasar Indonesia dengan pengalaman dan keahlian yang dimilikinya. MAPA juga akan menawarkan produk-produk Clarks yang sesuai dengan gaya hidup dan kemampuan daya beli konsumen.

"Kami akan mulai membuka toko-toko pertama Clarks dengan konsep ritel terkini sebelum akhir tahun 2018," ujar Fetty Kwartati, Head of Corporate Communication MAP dalam keterangan Senin.

Sementara itu, Jack Quinlan, Asia Pacific Regional President of Clarks menambahkan perusahaannya bangga dapat bermitra dengan MAP, mengingat keahlian MAP di ranah pasar Indonesia untuk menawarkan pengalaman baru dengan Clarks kepada para konsumen Indonesia.

"Konsep ritel terkini Clarks akan diluncurkan dalam beberapa bulan mendatang. Koleksi-koleksi produk kami akan tersedia di waktu yang sama dengan pasar Singapura dan tentu saja dengan harga yang kompetitif," ujar Jack.

Kemitraan baru ini bertujuan untuk menjadikan Clarks sebagai merek sepatu ternama di Indonesia dan memungkinkan perusahaan untuk memperluas jangkauan konsumen dan pasar. Clarks diharapkan dapat dijual di lebih dari 100 gerai dalam 5 tahun pertama kemitraan ini. (end)


Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...

INI PENJELASAN PAN BROTHERS TERKAIT AKSI UNJUK RASA KARYAWAN PABRIK DI BOYOLALI

Ribuan karyawan PT Pan Brothers Tbk (PBRX) melakukan unjuk rasa di depan pabriknya pada Rabu (5/5/2021). Pasalnya, unjuk rasa yang akhirnya mendorong karyawan melakukan mogok kerja tersebut, dipicu adanya informasi jika gaji mereka bulan ini akan dicicil dua kali. Selain itu pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini juga akan dicicil delapan kali. Terkait hal tersebut, Corporate Secretary Pan Brothers Iswar Deni menjelaskan bahwa, adanya kesalah pahaman dari penerimaan info yang disampaikan ke karyawan dan karyawati dan mengakibatkan simpang siurnya berita yang muncul di media "Pagi tanggal 5 Mei 2021 kami mengumumkan secara lisan kepada seluruh karyawan dan karyawati kami, bahwa saat ini kondisi Arus Kas / Cash Flow perusahaan agak ketat, sehubungan dengan pemotongan modal kerja (bilateral) dari pihak perbankan sehingga tersisa sepuluh persen dari kondisi sebelumnya dan ini mengganggu arus kas,"kata Deni, dalam keterangan tertulisnya, di Kamis, (6/5). Oleh karena itu, de...