google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham Valbury Sekuritas | 30 November 2018 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham Valbury Sekuritas | 30 November 2018

PT Valbury Sekuritas Indonesia

Prediksi IHSG :
Terbatasnya katalis positif bagi pasar serta sinyalemen akan teknikal koreksi atas indeks global dapat menjadi faktor penekan bagi IHSG pada perdagangan saham hari ini. Selain itu, koreksi saham AS pada Kamis semakin menguatkan potensi koreksi saham Asia.

Perspektif tenikal
Support Level :    6055/6004/5978
Resistance Level :   6133/6159/6211
Major Trend : Down
Minor Trend : Up
Pattern : Down

TRADING IDEAS :
These recommendations based on technical and only intended for one day trading

SMGR: Trading Buy
• Close 12000, TP 12175
• Boleh buy di level 11625-12000
• Resistance di 12175 & support di 11625
• Waspadai jika tembus di 11625
• Batasi resiko di 11575

INDF: Trading Buy
• Close 6400, TP 6500
• Boleh buy di level  6200-6400
• Resistance di 6500 & support di 6200
• Waspadai jika tembus di 6200
• Batasi resiko di 5150

WIKA : Trading Buy
• Close 1495, TP 1530
• Boleh buy di level  1445-1495
• Resistance di 1530 & support di 1445
• Waspadai jika tembus di 1445
• Batasi resiko di 1430

PTPP:  Trading Buy
• Close 1865, TP 1925
• Boleh buy di level  1745-1865
• Resistance di 1925 & support di 1745
• Waspadai jika tembus di 1745
• Batasi resiko di 1730

BBCA:  Trading Buy
• Close 26200, TP 26500
• Boleh buy di level  25725-26200
• Resistance di 27125 & support di 25725
• Waspadai jika tembus di 25725
• Batasi resiko di 25600

UNTR:  Trading Buy
• Close 29350, TP 29875
• Boleh buy di level  28775-29350
• Resistance di 29875 & support di 28775
• Waspadai jika tembus di 28775
• Batasi resiko di 28600

Ket.  TP : Target Price


WATCHING ON SCREEN;
BSDE, PTPP, WIKA, ADHI, WSKT, BBNI.

(Disclaimer ON)


Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...

INI PENJELASAN PAN BROTHERS TERKAIT AKSI UNJUK RASA KARYAWAN PABRIK DI BOYOLALI

Ribuan karyawan PT Pan Brothers Tbk (PBRX) melakukan unjuk rasa di depan pabriknya pada Rabu (5/5/2021). Pasalnya, unjuk rasa yang akhirnya mendorong karyawan melakukan mogok kerja tersebut, dipicu adanya informasi jika gaji mereka bulan ini akan dicicil dua kali. Selain itu pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini juga akan dicicil delapan kali. Terkait hal tersebut, Corporate Secretary Pan Brothers Iswar Deni menjelaskan bahwa, adanya kesalah pahaman dari penerimaan info yang disampaikan ke karyawan dan karyawati dan mengakibatkan simpang siurnya berita yang muncul di media "Pagi tanggal 5 Mei 2021 kami mengumumkan secara lisan kepada seluruh karyawan dan karyawati kami, bahwa saat ini kondisi Arus Kas / Cash Flow perusahaan agak ketat, sehubungan dengan pemotongan modal kerja (bilateral) dari pihak perbankan sehingga tersisa sepuluh persen dari kondisi sebelumnya dan ini mengganggu arus kas,"kata Deni, dalam keterangan tertulisnya, di Kamis, (6/5). Oleh karena itu, de...