google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisis Saham MYOR | 3 Desember 2018 Langsung ke konten utama

Analisis Saham MYOR | 3 Desember 2018

Indo Premier Sekuritas on Mayora Indah (MYOR) 11/13/2018
Road to recovery

- MYOR mencatat laba bersih sebesar Rp373milyar di 3Q18 (-4% yoy; + 33% qoq) dan Rp1,1tn di 9M18 (+ 19% yoy), membentuk 75% dari kami, tetapi hanya 63% dari perkiraan konsensus. Hal ini sebagian berkontribusi pada penguatan USD dan peningkatan minimal dalam harga bahan baku, yang menyebabkan kenaikan forex menjadi lonjakan di 3Q18. Sementara itu, penjualan bersih tercatat Rp6,5tn di 3Q18 (+ 33% yoy; + 21% qoq) dan Rp17.4tn secara kumulatif di 9M18 (+ 21% yoy), membentuk 74% dan 73% dari kami dan konsensus masing-masing. Pertumbuhan pada 3Q18 terutama didorong oleh pengolahan makanan yang tumbuh sebesar + 34% qoq (+ 30% yoy), berkontribusi terhadap 55% penjualan (vs 2Q18: 44%). Meskipun turun sedikit di bawah ekspektasi, kami berpikir bahwa perusahaan berada di jalur yang benar untuk pemulihan.

- Setelah penurunan penjualan domestik di 2Q18 (- 7,3% qoq), pemulihan signifikan terlihat di 3Q18, pemesanan Rp3,6tn atau + 24% qoq / + 34% pertumbuhan yoy. Pemulihan besar ini dapat dikaitkan dengan peningkatan volume penjualan, karena perusahaan belum meningkatkan ASP mereka tahun ini. Penjualan ekspor juga tetap kuat di 3Q18, membukukan Rp3tn atau tumbuh + 18% qoq / + 32% yoy, mencapai sekitar 46% dari total penjualan. Kami percaya bahwa perusahaan masih memiliki lebih banyak potensi kenaikan, karena mereka tidak meningkatkan ASP mereka ditambah dengan pemulihan dalam penjualan domestik. Manajemen juga mengisyaratkan peningkatan 2% -3% dalam ASP di 2019.

- Valuasi: HOLD dengan TP Rp2,700


Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...