google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Berita Saham BDMN | 20 Desember 2018 Langsung ke konten utama

Berita Saham BDMN | 20 Desember 2018

DANAMON SIAPKAN Rp2 TRILIUN DI JARINGAN ATM JELANG LIBURAN

IQPlus, (20/12) -  PT Bank Danamon Indonesia Tbk menyiapkan dana dana tunai sebanyak Rp2 triliun pada jaringan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) menjelang liburan Natal dan Tahun Baru.

Melalui surat elektronik yang diterima Antara, Rabu, Chief Operations Officer (COO) Bank Danamon, Evi Damayanti, mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk tetap melayani kebutuhan transaksi perbankan baik dalam kesediaan uang tunai maupun layanan melalui jaringan fisik dan jaringan elektronik seperti ATM dan mesin setor tunai.

Dalam momen liburan, transaksi perbankan melalui Bank Danamon tetap mudah dan bebas dilakukan kapan saja. "Hal itu didukung oleh rangkaian layanan perbankan digital kami yang terdiri dari Danamon Online Banking, aplikasi mobile banking D-Bank, DCard Mobile, D-Connect, serta SMS Banking," katanya.

Sedangkan untuk mengantisipasi kebutuhan dana tunai pada masa liburan akhir tahun dan cuti bersama, lanjut Evi, Bank Danamon telah menyiapkan dana sebesar Rp2 triliun yang akan dialokasikan pada mesin ATM Danamon di seluruh Indonesia.

Selain itu, selama libur akhir tahun dan cuti bersama, nasabah juga dapat bertransaksi melalui "electronic channel" Danamon yang memberikan layanan 24 jam, seperti ATM (termasuk transfer online ke bank lain yang telah terhubung dengan jaringan ALTO, ATM Bersama, dan Prima, setoran tunai melalui Cash Deposit Machine (CDM), dan Phone Banking Hello Danamon 1-500-090.(end)


Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...