google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Berita Saham JSMR | 21 Desember 2018 Langsung ke konten utama

Berita Saham JSMR | 21 Desember 2018

JASA MARGA IMBAU PENGGUNA JAGA KESELAMATAN DI TOL TRANS JAWA

IQPlus, (21/12) - Direktur Utama PT Jasa Marga Tbk Desi Arryani mengimbau para pengguna jalan Tol Trans Jawa, yang telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo, untuk tetap menjaga keselamatan.

"Ini pertama kali (Tol Trans Jawa) tersambung, tapi jangan tergoda untuk ngebut. Jadi jaga keselamatan, cek kondisi kendaraan, dan patuhi rambu-rambu lalu lintas," kata Desi di Weleri, Jawa Tengah, Kamis sore.

Dia berharap Tol Trans Jawa dengan empat ruas di Jawa Timur dan tiga ruas di Jawa Tengah, yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo bisa memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

"Jadi kepada masyarakat silakan memanfaatkan jalan tol ini, kita berharap itu maksimal manfaatnya bagi bangsa ini," katanya usai menghadiri peresmian tiga ruas tol Trans Jawa.

Hari ini Presiden Joko Widodo meresmikan tiga ruas tol di Jawa Tengah dan sebelumnya empat ruas tol di Jawa Timur. Dengan diresmikannya tujuh ruas tol tersebut, maka jalur tol dari Merak, Jakarta, kemudian melalui Semarang dan menuju Surabaya telah tersambung.

Usai diresmikan oleh Presiden Joko Widodo, Tol Trans Jawa sendiri rencananya mulai dibuka untuk masyarakat umum pada Jumat 21 Desember 2018 dan masih bersifat gratis selama liburan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019.

Menurut data yang dilansir dari Jasa Marga, total panjang dari tujuh ruas tol Trans Jawa tersebut memiliki panjang sekitar 199,55 kilometer.(end)


Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...