google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Berita Saham PRDA | 18 Desember 2018 Langsung ke konten utama

Berita Saham PRDA | 18 Desember 2018

PRODIA RESMIKAN CABANG BARU DI BENGKULU.
IQPlus, (17/12) - PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) kembali memperluas jejaring layanannya dengan meresmikan cabang terbarunya di Bengkulu yang berlokasi di Jl. S.Parman No.54A, Penurunan, Ratu Samban, Bengkulu pada Sabtu 15 Desember 2018.

Acara peresmian Prodia Bengkulu dihadiri oleh Wakil Walikota Bengkulu Dedi Wahyudi, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu Herwan Antoni, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Bengkulu Toni Harisman, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bengkulu Susilawaty, Komisaris Utama Prodia Andi Widjaja, Komisaris Prodia Gunawan Prawiro S, Direktur Utama Prodia Dewi Muliaty, Direktur Bisnis & Marketing Prodia Indriyanti Rafi S, Regional Head Prodia Region Sumatera Hermin Tikumaqdika.

Direktur Utama Prodia, Dewi Muliaty, menerangkan bahwa peresmian cabang Prodia di Bengkulu sejalan dengan komitmen Prodia dalam memberikan layanan pemeriksaan kesehatan yang berkualitas bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Dewi optimis pembukaan cabang Bengkulu akan mendapatkan respon yang positif dari masyarakat. Berdasarkan Kajian Ekonomi dan Keuangan Regional Provinsi Bengkulu Mei 2018, perekonomian Bengkulu secara keseluruhan tahun 2018 diperkirakan lebih tinggi dibandingkan 2017. Perekonomian tumbuh pada kisaran 5,2% - 5,4% dibandingkan tahun 2017 sebesar 4,99%. Berdasarkan Profil Kesehatan Indonesia tahun 2017, Provinsi Bengkulu memiliki 22 rumah sakit, 180 puskesmas, 2.026 posyandu, 59 klinik pratama dan 14.171 sumber daya manusia (SDM) kesehatan. (end)


Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...