google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Berita Saham SMGR | 3 Desember 2018 Langsung ke konten utama

Berita Saham SMGR | 3 Desember 2018

Bisnis.com, JAKARTA - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. (SMGR) mengklaim rasio utang perseroan tetap terjaga apabila akuisisi kepemilikan saham PT Holcim Indonesia Tbk. dari Holderfin B.V dieksekusi.

Sekretaris Perusahaan Semen Indonesia, Agung Wiharto menjelaskan perseroan telah melakukan kajian sebelum memutuskan untuk mencaplok saham Holdefin B.V di Holcim Indonesia. Oleh karena itu, pihaknya meyakini kondisi keuangan perseroan akan tetap baik setelah mengeksekusi akuisisi tersebut.

“Keuangan masih tetap terjaga, debt to equity ratio kami batasnya sampai 2,3 kali sekarang baru 0,3 kali. Setelah akuisisi naik menjadi sekitar 1,2 kali,” jelasnya kepada Bisnis, baru baru ini.

Menurut sumber Bisnis, Semen Indonesia mendapatkan sindikasi perbankan untuk mendanai akuisisi Holcim Indonesia dengan kupon yang menarik dan kompetitif. Pasalnya, effective interest rate kurang dari 5% sehingga arus kas perseroan masih sanggup membayar tanpa menemui kesulitan.

Sebagai catatan, Semen Indonesia, melalui anak usaha, PT Semen Indonesia Industri Bangunan (SIIB), akan membeli 6.179.612.820 lembar saham atau 80,6% yang dimiliki Holderfin B.V., anak usaha LafargeHolcim Ltd., di Holcim Indonesia. Rencana akuisisi akan berlaku efektif apabila seluruh ketentuan dan persyaratan pendahulan dalam perjanjian pengikatan jual beli telah terpenuhi.

Adapun, nilai yang akan dikeluarkan oleh Semen Indonesia senilai US$917 juta dalam aksi korporasi tersebut. Sindikasi perbankan dipilih perseroan sebagai sumber pendanaan akuisisi tersebut.

Secara terpisah, Analis Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) Wilson Soegianto dan Yogie Surya Perdana menyebut pihaknya telah memberikan peringkat perseroan “idAA+” dengan “Credit Watch with Negative Implications”. Kendati demikian, Pefindo mempertahankan peringkat SMGR dan Obligasi berkelanjutan I/2017 di “idAA+”

“Kami dapat mencabut status pengawasan kredit dan menegaskan peringkat jika terlihat bahwa potensi sinergi dan manfaat dari akuisisi dapat mengimbangi leverage keuangan SMGR yang lebih tinggi, atau jika akuisisi gagal terwujud,” ujar Wilson dan Yogie dalam siaran persnya.


Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...