Analisa Penutupan Pasar Saham Indonesia | 5 Oktober 2018

*Mirae Asset Sekuritas Indonesia*
Investment Information Team

*Market Review 5 Oktober 2018*

Tercatat 169 saham menguat dan 238 saham melemah. *IHSG -24.6 poin (-0.42%) ke level 5,731.9*, dan *LQ-45 -6.3 poin (-0.70%) ke level 897.9*.

*Sectoral Return :*
- Agri +0.06%
- Mining +0.39%
- Basic-Ind -0.28%
- Misc-Ind -1.33%
- Consumer -0.25%
- Property -1.57%
- Infrastructure -1.14%
- Finance -0.46%
- Trade +0.38%
- Manufacture -0.43%

Investor asing *net sell senilai Rp 1,261 Miliar*.

*USD/IDR +5.00 poin (+0.03%)* terhadap Rupiah di angka 15,184.00.

*Saham yang ditutup menguat*

- *SURE ditutup menguat Rp 107 (+69.03%) ke level Rp 262*. PT Super Energy Tbk resmi mencatatkan saham perdana atau initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Emiten dengan kode saham SURE tersebut jadi perusahaan ke-39 yang melantai pada tahun ini. Perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan minyak, gas bumi dan bidang investasi ini melepas 240 juta saham ke publik. Dengan demikian, perseroan akan mengantongi dana sekitar Rp37,2 miliar melalui hajatan ini.

- *KPAS menguat Rp 116 (+69.04%) ke level Rp 284*. PT Cottonindo Ariesta Tbk (KPAS) secara resmi tercatat sebagi emiten ke-40 yang melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2018 ini. KPAS bergerak di industri penghasil produk kapas untuk kapas kesehatan, kapas kencantikan dan kapas industri. Direktur Operasi KPAS, Albert Yan Katili mengatakan, saat ini KPAS baru memiliki satu pabrik yang beroperasi di Subang, Jawa Barat. Adapun, tujuan dari IPO ini adalah untuk ekspansi pabrik guna meningkatkan kapasitas produksi.

*Saham yang ditutup melemah*

- * PGAS melemah Rp 90 (-3.93%) ke level Rp 2,200*. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) masih terkendala masalah administrasi untuk melakukan pembayaran akuisisi PT Pertamina Gas (Pertagas). Padahal dalam conditional sales purchase agreement (CSPA) yang ditandatangani antara PGN dan PT Pertamina pada 29 Juni 2018 lalu telah disepakati transaksi akusisi senilai Rp 16,6 triliun tersebut akan diselesaikan dalam 90 hari atau hingga 29 September 2019. Direktur Utama PGN Gigih Prakoso menyebut, transaksi bisa dilakukan setelah semua condition precedents (CPs) telah dipenuhi. Dalam CSPA, PGN dan Pertamina masih memiliki waktu tujuh hari kerja untuk memenuhi seluruh CPs tersebut

- *ABBA melemah Rp 9 (-6.25%) ke level Rp 135*. Komisaris PT Mahaka Media Tbk (ABBA), R. Harry Zulnardi mengurangi jumlah kepemilikan sahamnya di perusahaan tersebut. Menurut keterangan perseroan yang diperoleh Jumat, jumlah saham yang dilepas sebanyak 1.500.000 saham yang dilakukan pada 26 September 2018 pada harga Rp235 per lembar atau total transaksi Rp 352.500.000.

- *BBCA melemah Rp 550 (-2.33%) ke level Rp 23,050*. Perbankan menilai pertumbuhan transaksi kartu kredit bakal menunjukan tren perbaikan menjelang akhir tahun. Hal ini salah satunya ditopang oleh beragam program promosi yang kerap dilakukan bank pada kuartal IV. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) optimistis transaksi kartu kredit akan tumbuh lebih baik dibandingkan kuartal sebelumnya. Direktur BCA Santoso Liem pun beranggapan sampai akhir tahun setidaknya pertumbuhan kartu kredit BCA dapat mencapai 10% secara year on year (yoy). Per Agustus 2018 lalu, total kartu kredit BCA yang tercatat aktif sebanyak 3,5 juta nasabah. Jumlah ini pun meningkat 10% dibandingkan periode tahun sebelumnya.

IPO PT Super Energy Tbk (SURE)


Mirae Asset Sekuritas Indonesia
Investment Information Team

IPO PT  Super Energy Tbk (SURE)

Pada hari ini (05/10/2018), PT  Super Energy Tbk (SURE) mencatatkan sahamnya di lantai bursa untuk pertama kalinya dengan PT Jasa Utama Capital selaku Penjamin Pelaksana Emisi Efek.

PT Super Energy Tbk adalah perusahaan yang bergerak di bidang energi terintegrasi. SURE merupakan anak usaha Super Capital Indonesia Group dan memiliki dua entitas anak yang bergerak di bidang pengolahan gas suar dan distribusi CNG.

Perseroan menjalankan kegiatan usahanya sebagai pengolahan gas suar menjadi LPG, kondensat dan lean gas yang berkapasitas 20 MMSCFD. Sekedar informasi, gas suar adalah gas yang dihasilkan oleh kegiatan eksplorasi dan produksi atau pengolahan minyak atau gas bumi yang dibakar karena tidak dapat ditangani oleh fasilitas produksi atau pengolahan yang tersedia sehingga belum termanfaatkan.

Jumlah Saham yang ditawarkan dalam IPO ini adalah sebanyak 240 juta lembar saham baru atau sekitar 16,03% dari modal ditempatkan dan disetor, sedangkan harga penawaran Rp 155 per saham.

Pada IPO ini SURE dapat mengantongi dana sebesar Rp 37,2 miliar.

Rencana penggunaan dana yang diperoleh dari IPO saham ini digunakan untuk melunasi utang kepada penyuplai dan rekanan kerja lain.

Analisa Saham JSMR | 5 Oktober 2018


Mulai 29 September 2018 lalu, tarif Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (JORR) naik dari Rp 9.500 menjadi satu tarif yakni Rp 15.000. Kenaikan tarif tol ini, diyakini akan meningkatkan kinerja emiten pengelola tol. Salah satunya PT Jasa Marga Tbk (JSMR).

Kepala Riset Narada Kapital Indonesia, Kiswoyo Adi Joe menilai, kinerja JSMR masih moncer di tahun ini dan tahun depan. Apalagi, ada beberapa tol baru yang bisa mendongrak kinerja pengelola tol ini. Ditambah kenaikan tarif tol JORR. “Intinya selama pengelola membangun tol, dan beroperasional maka pendapatan akan naik,” ujar Kiswoyo kepada Kontan.co.id, Kamis (4/10).

Kiswoyo memproyeksikan pendapatan dan laba JSMR tahun ini naik 10% dari tahun lalu. Menurutnya, sejauh ini JSMR masih mampu menjaga kinerja meski banyak operator tol lain yang mengerjakan proyek baru. "Ini karena JSMR selalu mengincar ruas tol yang gemuk dan mematok return on equity (ROE) setidaknya 20% dari setiap proyek," ujar Kiswoyo.

Sekedar informasi saja, di semester satu lalu, pendapatan tol JSMR naik sekitar 8,91% menjadi Rp 4,34 triliun. Namun, laba perusahaan ini hanya naik satu digit sebesar 3% dari Rp 1,02 triliun menjadi Rp 1,05 triliun. “Naiknya pendapatan karena lebaran baru selesai. Biasanya pendapatan akan naik lagi akhir tahun, dimana liburan nanti tol akan banyak diisi mobil,” imbuhnya.

Kiswoyo pun merekomendasi beli saham JSMR dengan target harga Rp 6.000 sampai Rp 7.000 per saham. Kemarin, harga saham JSMR turun 1,37% menjadi Rp 4.330 per saham.

Andreas Kristo Saragih, analis Kresna Sekuritas juga menyarankan beli saham JSMR dengan target harga Rp 5.475 per saham.
https://investasi.kontan.co.id/news/tarif-jorr-naik-ini-rekomendasi-saham-jasa-marga-jsmr

IPO PT Cottonindo Ariesta Tbk (KPAS)


Mirae Asset Sekuritas Indonesia
Investment Information Team

IPO PT Cottonindo Ariesta Tbk (KPAS)

Pada hari ini (05/10/2018), PT Cottonindo Ariesta Tbk (KPAS) mencatatkan sahamnya di lantai bursa untuk pertama kalinya dengan PT UOB Kay Hian Sekuritas selaku Penjamin Pelaksana Emisi Efek.

PT Cottonindo Ariesta Tbk adalah perusahaan yang bergerak di bidang PRODUKSI KAPAS. Cottonindo memproduksi tiga jenis produk kapas, yaitu kapas kecantikan, kapas industrial dan kapas kesehatan. Kontribusi terbesar berasal dari produk kapas kecantikan yakni 85%, kapas industrial menyumbang 10%, sementara sisanya 5% disumbang produk kapas kesehatan.

Perseroan menargetkan porsi produk kapas kesehatan bisa tumbuh sebesar 30%. Cottonindo memproduksi tiga jenis produk kapas kesehatan, di antaranya kapas dental untuk keperluan dokter gigi, kasa dan kapas bola (cotton ball).

Jumlah Saham yang ditawarkan dalam IPO ini adalah sebanyak 268 juta lembar saham baru atau sekitar 32% dari modal ditempatkan dan disetor, sedangkan harga penawaran Rp 168 per saham.

Pada IPO ini KPAS dapat mengantongi dana sebesar Rp 45 miliar.

Rencana penggunaan dana yang diperoleh dari IPO saham ini digunakan untuk:
- 75% untuk akuisisi lahan
- 25% untuk belanja modal

Saham BYAN | PT Bayan Resources Tbk. Naik Peringkat Berdasar Moody


Lembaga pemeringkat Moody's Investors Services menetapkan peringkat Ba3 Corporate Family Rating (CFR) dengan outlook stabil kepada PT Bayan Resources Tbk. (BYAN).

Analis utama BYAN di Moody's Maisam Hasnain menyampaikan, pihaknya menetapkan peringkat Ba3 kepada Bayan seiring dengan peningkatan kapasitas produksi di tambang Tabang. Usia cadangan juga cukup panjang sekitar 30 tahun.

"Selain itu, Bayan memiliki profitabilitas yang kuat dan leverage yang rendah," paparnya dalam laporan, Rabu (3/10/2018).

Peringkat Ba3 juga mempertimbangkan profil operasional Bayan yang kuat. Perusahaan memiliki struktur pembiayaan yang kompetitif secara global yang didukung dengan infrastruktur terpadu, dan nisbah kupas yang rendah.

Pada semester I/2018, nisbah kupas rata-rata perseroan sebesar 4,1 kali, dengan biaya tunai penambangan batu bara US$30 per ton. Margin earnings before interest, tax, depreciation and amortization (EBITDA) termasuk tinggi sebesar 48%.

Dalam 6 bulan pertama 2018, perusaaan menghasilkan 14,8 juta ton batu bara, melonjak 78% year-on-year (yoy) dari semester I/2017 sejumlah 8,3 juta ton. Perseroan berada di jalur untuk memenuhi target produksi dan penjualan setahun penuh sebesar 28 juta ton.

Kawasan Tabang, Kalimantan, sebagai aset tambang terbesar diperkirakan berkontribusi 80% dari total produksi batu bara perseroan pada 2018.

Perusahaan berencana membelanjakan modal US$255 juta selama 3 tahun ke depan untuk meningkatkan kapasitas Tabang menjadi 50 juta-60 juta ton per tahun pada 2021, dari saat ini 25 juta-35 juta ton per tahun.

Namun demikian, sambung Hasnain, peringkat Ba3 Bayan dibatasi oleh kurangnya diversifikasi usaha, mengingat perusahaan mengandalkan produk batu bara thermal. Secara geografis, seluruh tambangnya terkonsentrasi di satu wilayah di Kalimantan.
http://market.bisnis.com/read/20181004/192/845791/moodys-tetapkan-ba3-stabil-kepada-bayan-resources-byan

Saham HERO | PT Hero Supermarket Tbk. Realisasikan 50% Belanja Modal


PT Hero Supermarket Tbk. telah merealisasikan belanja modal hingga 50% dari alokasi belanja 2018, atau setara Rp107 miliar hingga Juni 2018.

Direktur Keuangan Hero Supermarket, Ilaudin Sopian mengungkapkan jumlah belanja modal yang telah digunakan pada semester I/2018 senilai Rp107 miliar. Dia mengungkapkan, angka tersebut lebih kecil bila dibandingkan dengan semester I/2017.

"Untuk belanja modal ada penurunan yang signifikan dari tahun lalu. Situasi pasar memberikan tantangan yang cukup besar sehingga kami lebih hati-hati," ungkapnya, Kamis (4/10/2018).

Adapun alokasi belanja modal pada semester I/2017 senilai Rp299 miliar. Dia mengungkapkan, HERO mengalokasikan belanja modal sekitar Rp200 miliar hingga akhir tahun ini.

Pada paruh pertama tahun ini, katanya, serapan belanja modal digunakan untuk pembukaan gerai-gerai baru seperti 9 gerai Guardian.

Selain itu, perseroan juga akan melakukan penataan konsep baru untuk gerai yang telah ada.

Dia mengungkapkan, penataan dan memperlengkap gerai-gerai yang telah ada sejalan untuk menjawab tantangan yang dihadapi di industri ritel.

Kendati begitu, katanya, dari siai fundamental perseroan masih memiliki arus kas yang cukup kuat atau memiliki dana kas senilai Rp453 miliar.
http://market.bisnis.com/read/20181004/192/845813/hero-serap-capex-rp107-miliar

Saham PGAS | PGN TAWARKAN SOLUSI KEMUDAHAN GAS RUMAH TANGGA



IQPlus, (05/01) - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menawarkan beberapa program solusi kemudahaan penggunaan gas di ajang pameran "Indonesia Business and Development Expo" (IBD Expo) 2018 yang digelar di Surabaya, Jawa Timur.

Sekretaris Perusahaan PGN, Rachmat Hutama di Surabaya, Kamis mengatakan solusi ini memberikan banyak efisiensi bagi para pelanggan, mulai dari segmen rumah tangga hingga industri besar, dan diharapkan jadi pemicu pertumbuhan perekonomian, khususnya regional Jawa Timur.

"Hingga kini, penggunaan gas bumi belum terlalu luas di kalangan masyarakat. Di sisi lain penggunaan gas bumi merupakan alternatif yang memberikan banyak manfaat dibandingkan bahan bakar konvensional, terutama LPG bagi rumah tangga dan batu bara buat industri," katanya.

Ia mengatakan solusi yang ditawarkan adalah dengan memperkenalkan "PGN Integrated Solution" dengan tujuan menumbuhkan perekonomian nasional, dan merupakan wujud dari fokus pada penguatan bisnis inti.

Dengan fokus pada bisnis inti, kami perlahan mampu memperkuat rantai pasok hingga pelayanan teknis kepada konsumen,: kata Rachmat di sela Pameran IBD Expo 2018 di Grand City Convex Surabaya. (end)

Watchlist Saham PacificTrader | 5 Oktober 2018


Selamat pagi
Rekomendasi 5/10/2018

Highlight hari ini yang bisa di perhatikan
- IHSG semakin tertekan karena pelemahan rupiah yang  menyentuh angka 15.180 support IHSG berikutnya di level 5.688, jaga kondisi portofolio jangan asal buy on weakness, tunggu saat mantul dari support atau mendekati level 5.688

Watchlist for today:
ESSA
ZINC
INKP (Tech Rebound)
NIKL
PGAS
SRIL

silahkan share dan invite teman2nya kalau sudah cuan, rekomendasi setiap hari gratistis

Trading Plan SRIL, RBMS, KPAL dan MOLI | 5 Oktober 2018


Selamat Pagi Sahabat Stock Preneur
Berikut beberapa saham pilihan hari ini 05 OKTOBER 2018 (DAILY 0R SWING)

1. (SRIL) Hari ini akan uji Resisten terdekat di 374 Kalau berhasil break. Target selanjutnya di 380 dan 386 Stop Loss jika turun dibawah 360. Range Buy hari ini di 366-374.
2. (RBMS) Hari ini akan uji resisten terdekat di 176 Kalau berhasil break. Target selanjutnya di 180 dan 190 Stop loss jika turun dibawah 162. Range Buy hari ini di 166 –174 .
3. (KPAL) Hari ini akan uji resisten terdekat di 430 Kalau berhasil break. Target selanjutnya di 450 dan 460 Stop loss jika turun dibawah 400. Range Buy hari ini di 410-422
4. (MOLI) Hari ini akan uji resisten terdekat di 1135 Kalau berhasil break. Target selanjutnya di 1180 dan 1230 STOP  loss jika turun dibawah 1060. Range Buy hari ini di 1090 - 1135.

SAHAM FAST TRADE (TRADING CEPAT)

1.GDST   BUY JIKA BREAK 160 Target di 161-180. Stoploss Jika turun dibawah 148 ( PASTIKAN DIBUKA HIJAU MINIMAL NAIK 2%) HIGH RISK HANYA YANG BISA PANTAU DEPAN LAYAR

TETAP PERHATIKAN KONDISI MARKET JUGA YAH dan Kawal Saham Yang sudah Masuk menu Kemarin kalau masih oke.
Disclaimer On
STOCK PRENEUR
Semoga pada cuan hari ini.

Analisa Pembukaan Pasar Saham Indonesia | 5 Oktober 2018


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Embun Pagi (5 Oktober, 2018)
Research Team (research@miraeasset.co.id)

Market comment by Hariyanto Wijaya (hariyanto.wijaya@miraeasset.co.id)
Selamat Hari Jumat! Indeks Wall Street tersandung pada hari Kamis karena U.S. Treasury yields melanjutkan pendakian mereka ke tertinggi tujuh tahun di 3,2%, pada putaran terakhir data ekonomi yang kuat (jobless turun ke hampir 49 tahun terendah), membangun kekhawatiran untuk percepatan inflasi. Market akan memantau unemployment September AS yang akan dirilis pada 12:30 GMT. Menurut survei bulanan Bank Indonesia, keyakinan konsumen September meningkat dari Agustus. Kemarin, Rupiah melanjutkan pola pelemahannya terhadap USD yang ditutup pada level IDR15.179. Rupiah yang lemah dapat membuat IHSG masih dalam wilayah negatif hari ini.

Market Indicator
JCI: 5,756.62 (-1.89%)
EIDO: 21.17 (-3.64%)
DJIA: 26,627.48 (-0.75%)
FTSE100: 7,418.34 (-1.22%)
USD/IDR: 15,179 (+0.69%)
10yr GB yield: 8.46% (+19bps)
Oil Price: 74.33 (-2.72%)
Foreign net purchase: -IDR1,164.2bn

Foreign net purchase on single stocks (HOTS screen #0141)
TOP BUY: PTBA, TKIM, ANTM, SRTG, ACES
TOP SELL: BBNI, BBRI, BBCA, BMRI, UNVR

Most actively traded stocks (HOTS screen #0102)
SRIL, BBRI, BBNI, BMRI, BBCA

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Equity Movers
Investment Information Team (saryanto@miraeasset.co.id)

Rata-rata klaim pengangguran empat minggu meningkat sebesar 500 ke 207.000
Klaim pengangguran awal AS turun 8.000 ke 207.000
                     
*PTBA +1.0% Bukit Asam (PTBA) incar pasar ekspor baru
*TBIG -6.6%. Tower Bersama Infrastrucuture (TBIG) terbitkan obligasi Rp 628 miliar
*GIAA -3.7%. Garuda tak capai target dalam GATF 2018
*BBTN -5.5%. Sasar milenial, BTN tawarkan KPR gaeeesss
*WTON -1.6%. Wika Beton incar kontrak Rp 9 triliun

Technical insight by Tasrul (tasrul@miraeasset.co.id)

*IHSG Daily, 5,766.62 (-1.894% ) test support at 5,724, trading range hari ini 5,724 – 5,782. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized akan menguji support trend line. Pada periode weekly ,indikator MFI optimized  dan RSI  optimized  cenderung turun. Daily resistance terdekat di 5,782 dan support di 5,724.Cut loss level di 5,673.

*ERAA Weekly, 2,120 (-11.67%), buy on weakness, trading range 2,050– 2,380. indikator MFI  optimized dan indikator Will%R  akan menguji support trend line. Weekly  support di 2,050 dan resistance di 2,380. Cut loss level di 2,100.

*TKIM Daily, 12,525 (-5.8%), buy on weakness,  12,150 – 12,725. Indikator MFI optimized dan indikator Stochastic %D  optimized akan menguji support trend line. Daily dan Weekly resistance di 12,725  dan 14,100. Sementara itu daily dan weekly support di 12,150 dan 12,050. Cut loss level di 12,350.

*CPIN Daily, 5,150 (+0.0%), trading buy,  trading range 5,075– 5,250 . Indikator MFI optimized  dan indkator RSI optimized masih cenderung naik  Dengan demikian diperkirakan potensi kenaikkan masih terlihat. Perkiraan daily dan weekly support di 5,075 dan 4,920. Daily dan weekly resistance di 5,250 dan 5,350. Cut loss level di 4,970.

Daily write up
RALS: Assessing the impact of the catastrophe in Palu by Christine Natasya (natasya@miraeasset.co.id)

- Palu, yang memiliki perkiraan populasi 379,800 pada tahun 2017 dilanda gempa bumi dan tsunami pada 28 September. Ramayana memiliki satu toko yang terletak di jalan Emmy Saelan di Palu. Beberapa orang selamat dari bencana mengambil pakaian dan barang lainnya dari pusat perbelanjaan dan supermarket Ramayana yang rusak berat di Palu.

- Satu-satunya toko di Palu menyumbang 1% dari pendapatan kotor RALS 2017 (IDR8.15tr), yaitu c.IDR81.5bn. Menurut percakapan kami dengan perusahaan, satu toko biasanya memiliki rasio stok terhadap penjualan rata-rata (SSR) 3-3,5x per bulan, yang artinya setiap toko memiliki persediaan untuk tiga bulan. Dengan sekitar IDR80bn pendapatan per tahun, kami memperkirakan toko Palu menyumbang sekitar IDR6-7bn pendapatan per bulan. Oleh karena itu, total persediaan di toko yang dijarah oleh orang Palu bernilai c.IDR20bn, menurut perkiraan kami. Meskipun tidak semua persediaan di toko Palu adalah milik perusahaan (karena 31% adalah konsinyasi), kami secara konservatif mengasumsikan IDR20bn tambahan biaya lain dalam estimasi kami. Pendapatan konsolidasi dari dept store dan supermarket Palu menjadi sedikit lebih rendah karena peluang hilangnya pendapatan untuk sisa bulan tahun ini, menyebabkan penurunan c.4% pada perkiraan net profit 2018F kami.

- Mengingat bahwa toko Palu akan tutup untuk masa yang tak terduga, kami mengurangi asumsi 1 toko, tetapi mempertahankan perkiraan jumlah toko yang akan dibuka untuk sisa tahun DCF kami. Sehingga asumsi pendapatan kami lebih rendah dari perkiraan kami sebelumnya sebesar 0.3% untuk 2018F dan 0.9% untuk 2019. Karena perubahan asumsi, target kami lebih rendah di IDR1,610. Kami mempertahankan rekomendasi buy.
(Lihat: https://goo.gl/sFidpV) 
Please click here to view full report



Bukit Asam mencari pasar ekspor baru (Kontan)
PT Bukit Asam Tbk (PTBA) sedang mencoba untuk menemukan pasar ekspor baru sebagai mengurangi ketergantungan pada pasar batubara China. Hingga 1H18, volume penjualan PTBA ke China berkontribusi 18,3% dari total volume penjualan. Pasar ekspor potensial baru PTBA akan datang dari negara-negara ASEAN.

Medco akan menerbitkan MTN USD67,15 juta (Investor Daily)
PT Medco Energi International Tbk (MEDC) akan menerbitkan Medium Term Notes (MTN) sebesar USD67,15 juta. Suku bunga MTN mencapai 5,75% dengan skema suku bunga tetap.

Reminder Corporate Action | 5 Oktober 2018


Mirae Asset Sekuritas Indonesia
Reminder Corporate Action

Jumat, 5 Oktober 2018
1. IPO Listing Date: PT Cottonindo Ariesta Tbk (KPAS) Rp. 168, PT Super Energy Tbk (SURE) Rp. 155
2. Warrant trading period (start): KPAS-W
3. RUPS: BTPN
4. Cum Date Cash Dividen: AUTO Rp. 15
5. Cum Date Right Issue: IBFN 5 saham lama akan mendapatkan 1 HMETD Rp.400 per saham, RBMS 100 saham lama akan mendapatkan 99 HMETD Rp.200 per saham
6. Recording Date Cash Dividen: DVLA Rp 37, BSSR Rp 151,226829
7. IPO Offering Period (End): PT Superkrane Mitra Utama Tbk, PT Jaya Bersama Indo Tbk
8. IPO Allotment: PT Propertindo Mulia Investama Tbk,PT  HK Metals Utama Tbk

Senin, 8 Oktober 2018
1. RUPS: LPPF, SHIP, SKYB
2. Cum Date Cash Dividen: ASGR Rp. 30
3. Ex Date Right Issue: IBFN 5 saham lama akan mendapatkan 1 HMETD Rp.400 per saham, RBMS 100 saham lama akan mendapatkan 99 HMETD Rp.200 per saham
4. IPO Allotment Date: PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk, PT Jaya Bersama Indo Tbk
5. IPO Refund Date: PT HK Metals Utama Tbk, PT Propertindo Mulia Investama Tbk

Analisa Saham ERAA, TKIM, CPIN | 5 Oktober 2018


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight
Okt 5, 2018
(tasrul@miraeasset.co.id)

IHSG Daily, 5,766.62 (-1.894% ) test support at 5,724, trading range hari ini 5,724 – 5,782. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized akan menguji support trend line. Pada periode weekly ,indikator MFI optimized  dan RSI  optimized  cenderung turun. Daily resistance terdekat di 5,782 dan support di 5,724.Cut loss level di 5,673.

ERAA Weekly, 2,120 (-11.67%), buy on weakness, trading range 2,050– 2,380. indikator MFI  optimized dan indikator Will%R  akan menguji support trend line. Weekly  support di 2,050 dan resistance di 2,380. Cut loss level di 2,100.

TKIM Daily, 12,525 (-5.8%), buy on weakness,  12,150 – 12,725. Indikator MFI optimized dan indikator Stochastic %D  optimized akan menguji support trend line. Daily dan Weekly resistance di 12,725  dan 14,100. Sementara itu daily dan weekly support di 12,150 dan 12,050. Cut loss level di 12,350.

CPIN Daily, 5,150 (+0.0%), trading buy,  trading range 5,075– 5,250 . Indikator MFI optimized  dan indkator RSI optimized masih cenderung naik  Dengan demikian diperkirakan potensi kenaikkan masih terlihat. Perkiraan daily dan weekly support di 5,075 dan 4,920. Daily dan weekly resistance di 5,250 dan 5,350. Cut loss level di 4,970.

Watchlist Saham EMAS | 5 Oktober 2018

Secara umum, screener EMAS menyaring saham-saham konstituen ISSI (Indeks Saham Syariah Indonesia) yang harga close terakhir di atas rerata harga eksponensial 30 hari (EMA30).

Kemudian, EMA30 berada di atas rerata harga 100 hari (MA100), dan EMA30 di atas MA200.

Ringkasnya, EMAS = C>EMA30>MA100 dan EMA30>MA200.

Daftar saham pada tabel  BUKAN merupakan rekomendasi Beli atau Jual, silakan sesuaikan dengan trading plan dan money management masing-masing. Disclaimer On.

Berikut ini adalah saham-saham yang masuk EMAS pada tanggal 4 Oktober 2018 (diurutkan berdasarkan nilai transaksi):


source: syariahsaham.com

Global Market Review | 5 Oktober 2018


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market
(Oktober 5, 2018)
Investment Information Team
(angga.choirunnisa@miraeasset.co.id)

U.S

Bursa AS ditutup melemah karena lonjakan imbal hasil obligasi memicu revaluasi ekuitas

Pada Kamis, S & P 500 dan Nasdaq membukukan sesi terburuk dalam tiga bulan karena kenaikan imbal hasil obligasi yang kuat dari pemerintah berdesir di Wall Street, memaksa penilaian ulang luas aset yang dianggap berisiko, seperti saham.

DJIA, -0,75% turun 200,91 poin menjadi 26.627,48. S & P 500 SPX, -0,82% kehilangan 23,90 poin menjadi 2.901,61.

Hasil pada obligasi Treasury AS 10-yr TMUBMUSD10Y, naik 3,8 basis poin menjadi 3,196% dari sebelumnya 3,23% diperdagangkan pada level tertinggi sejak 2011. Hasil yang lebih tinggi dapat mengurangi antusiasme untuk saham, karena menawarkan pengembalian yang lebih tinggi untuk investor pencari nafkah, tanpa risiko atau volatilitas yang biasanya terkait dengan ekuitas.

Dalam data ekonomi terbaru, indeks pengangguran diklaim turun 8.000 dalam minggu terakhir dan berada di dekat posisi terendah multidecade. Laporan itu muncul setelah laporan kuat hari Rabu tentang pekerjaan sektor swasta. Secara terpisah, pesanan pabrik naik 2,3% pada bulan Agustus, sedikit di atas 2,2% dari yang telah diperkirakan.

Eropa

Saham Eropa mencatat hari terburuk dalam 7 minggu karena meningkatnya imbal hasil obligasi

Indeks saham Eropa turun pada hari Kamis, mengikuti penurunan ekuitas global karena penurunan harga obligasi AS memicu kerugian global untuk aset yang dianggap berisiko saat imbal hasil naik.

Stoxx Europe 600 SXXP, -1,08% turun 1,1% menjadi ditutup pada 379,68

Imbal hasil pada obligasi Treasury 10-yr atau TMUBMUSD10Y, +0,01% sebagai penentu sentimen risiko di seluruh dunia, naik menjadi 3,188% pada tengah hari Kamis, dari 3,159% pada akhir Rabu, level tertinggi sejak Juli 2011. Akibatnya, hasil globalpun mengikuti. Harga obligasi turun karena imbal hasil naik.

Sementara itu, kenaikan suku bunga juga memaksa investor saham untuk menilai kembali nilai keseluruhan karena rezim suku bunga rendah telah memaksa investor untuk menumpuk ke aset berisiko, dan pasar menanggung peringatan bahwa nilai ekuitas telah menjadi lebih tinggi dibandingkan dengan obligasi pemerintah yang bebas risiko, menurut laporan analis.

Analisa Saham BBCA dan PGAS | 5 Oktober 2018


HP Key Calls

BBCA
BBCA menjebol Support pola Descending Triangle dalam trend Sideways-nya di level 23700. Dengan demikian para pemodal disarankan untuk mengurangi posisi sebelum BBCA turun lebih lanjut menuju Support2 berikut: 23200 / 22600 / 22000.  Ancaman turun dapat dinetralisir jika ternyata BBCA mampu naik ke atas Resistance Moving Average atau ke atas level 24100

Rekomendasi
Sell
Exit Level:  23500-23900
Target: 23200/22600/22000
Stoploss : 24100

PGAS
Dua kali candle Shooting Star disusul Doji setelah mengalami kenaikan beberapa hari ini, disusul ketidakmampuan ditutup di atas 2350; seolah makin memperbesar kemungkinan koreksi dari PGAS. Oleh karena itu, para pemodal disarankan untuk mengurangi posisi di harga 2350-2250, dengan target Support terdekat  di area MA10 / 2200, kemudian disusul MA20 di level 2100. Buyback PGAS paling solid dilakukan di garis Support trend naik mid-term di level 2060.

Rekomendasi
Sell
Exit Level: 2350-2250
Target: 2200/2100/2060
Stoploss:  2360

LQ45
LQ45 telah sampai tepat pada target turun dari pola Double Top di kisaran 903. Untuk sementara bijaknya kami menyarankan untuk Wait & See dulu menunggu konfirmasi rebound. 

Rekomendasi
Wait & See
Support: 902
Resistance: 925

Henan Putihrai Sekuritas

Watchlist Saham Tetra XChange | 5 Oktober 2018


IDX DIRECTION 5 Oktober 2018

Potensi pergerakan index : 5612-5821

Tone dan Manner perdagangan hari ini  : Index Turun Over Psikologis, Penguatan Dollar Tetap Menjadi Penentu Gerakan Index

Beberapa saham yang perlu diperhatikan hari ini :

Swing Trade : BAJA WOOD    (cross over MA20 kemarin)
Fast Trade : BAJA MASA SRIL BWPT BIRD KRAS   (hanya berlaku hari ini)

Swing Trade  saham saham yang mengalami cross over MA20
Fast Trade saham yang mengalami lonjakan volume dan big white candle

Detail lengkap dan chart analisa pada tautan berikut
http://temantrader.com/2018/10/5-okt-2018/

Terima kasih

TETRA X CHANGE

Trading Plan Saham TLKM, AKRA dan MAPI | 5 Oktober 2018


IHSG (5.665-5.835) : indeks harga saham gabungan diprediksi bergerak melanjutkan pelemahannya. Target pelemahan indeks pada level 5.665 kemudian 5.570 dengan resist di level 5.835 dan 5.925.

TLKM (Buy) : Target kenaikan harga pada level 3.640 kemudian 3.690 dengan support di level 3.550, cut loss jika break 3.500.

AKRA (SELL) : Target pelemahan harga pada level 3.750 kemudian 3.600 dengan resist di level 4.040 dan 4.200.

MAPI (Buy) : Target kenaikan harga pada level 800 kemudian 820 dengan support di 765, cut loss jika break 745.

Full report bisa di akses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3c5hmq

Analisa Saham ASRI | 5 Oktober 2018


Expecting revenue growth recovery
Alam Sutra Tbk (ASRI)

Shinhan Sekuritas Indonesia
Helmi Therik

Background. ASRI is a property developer company that owned 2,200ha land bank. Most of the land bank (70% or 1,555ha) is located at Pasar Kemis (Tanggerang) followed by 262ha in North Serpong. The company also has 67,369 sqm leasable area at Mall Alam Sutra and 107,373 sqm of office tower while in the apartment business, the company has 171,037sqm (semi gross) that ready to be monetized. The company also has contractual land bank sales with CLFD for the projects at Pasar Kemis for 1mn (sqm) each year for the next 3 years. This would support the revenue from the land plot sales going forward. 

Land bank and the prospect of the Pasar Kemis area. The average sales price for the land bank in Pasar Kemis is lower than the Serpong area (IDR 4mn/m2 vs IDR15mn/m2). This would make the attraction point that could be offered to the customer. We think that the prospect of the rising in the ASP especially at Pasar Kamis would come from the development of the toll road that will connect the Serpong-Balaraja and the toll road from Balaraja to the Airport. This would reduce the pricing gap at Tanggerang especially between Serpong and Pasar Kamis. The toll road is expected to commercially operating next year. 

Managable debt level. Debt level is at manageable level due to its Debt to EBITDA ratio at IDR4.2x while the EBITDA is estimated to grow by 9% to IDR2.2tn this year. However the risk would come from the forex loss due to its USD bond at USD245mn matured at 2020 and USD235mn matured at 2022. With the rupiah that depreciated by 7.4%yoy would cause the forex loss at IDR235bn and the net profit margin would be lower to 20% this year from 35.4% last year. The refinancing of the Debt is likely as the company still have a decent Debt to EBITDA and the total estimated land bank value at IDR29tn. 

Strong revenue growth. The company derived 40% revenue from the land plot sales, followed by 33% from the house and shop houses. The company is targeting to sell another IDR2tn land this year to CLFD (China Property Developer) that owned the projects at Pasar Kemis named “Lavon City”. We expect the company would post the revenue growth this year by 22%yoy to IDR4.6tn, while at the 1H, the revenue represented 47% of our target at IDR2,2tn or up by 30%yoy. The pre marketing sales in 1H was IDR2.9tn or representing 72% of the full year target, which indicates that the revenue target is attainable. The positive factor that would support the property sector in the 2H would come from the relaxation in the banking policy regarding the LTV, the risk weighted assets to calculate the banking capital adequacy and the launching of the new projects as about 40% sales is done through mortgage loan. The marketing sales in the 2H are estimated to come from the “Loyd” low base apartment and the residential at Pasar Kemis that targets the mid to high segment. 

Valuation. The negative factor regarding the solvability amid the weaker rupiah has depressed the price to its lower PE band. However we see an upbeat on the 1H performance while the negative factored has factorized on its low ‘18PE at 7x and ‘19PE at 5x. We set our TP at IDR 440 which reflects 70% discount to our RNAV calculation.

Analisa Saham MAPI | 5 Oktober 2018


BCA Sekuritas on Mitra Adiperkasa (MAPI) 10/03/2018

Ready to Ride on New Opportunities

- Kami melihat MAPI membukukan pertumbuhan penjualan yang kuat di 3Q18, di belakang 1) “Hari Belanja Diskon Indonesia” yang diselenggarakan oleh Hippindo (asosiasi penyewa pusat perbelanjaan Indonesia), menawarkan diskon hingga 73% dari 8 Agustus-18 hingga 2 September-18 (dua kali lipat dari tahun lalu - 15-27 Agustus-17), 2) 18 Asian Games (18 Agustus-18 hingga 2 Sep-18). Konsekuensinya, acara ini akan memacu penjualan MAPI lebih lanjut di 3Q18, karena mayoritas toko MAPI berlokasi di kota-kota besar (yaitu dekat acara Asian Games). Dengan demikian, kami memperkirakan penjualan MAPI akan mencatat pertumbuhan ~ 18% YoY di 3Q18. Perhatikan bahwa penjualan 3Q berkontribusi musiman ~ 25% rata-rata (2009-2017).

- Dimulai pada Sep-16, MAPI memperluas toko Zara di Vietnam, dari outlet Zara 1 yang terletak di Vincom Center Ho Chi Minh City (2.4k sqm). Saat ini, perusahaan memiliki 6 toko Zara di Vietnam (5 di Ho Chi Minh dan 1 di Hanoi), yang semuanya terletak di pusat perbelanjaan. Penjualan toko Zara di Vietnam dianugerahi sebagai penjual Zara top 3 secara global. Penjualan di toko Zara di Ho Chi Minh biasanya lebih kuat daripada di Hanoi. Kami memperkirakan penjualan Vietnam akan meningkat lebih lanjut, karena mereka akan menambah 4-5 toko baru, termasuk Bershka dan MAP Active stores, pada 2019.

- Valuasi: BUY dengan TP IDR1,000

Mirae Asset

Analisa Saham DOID | 5 Oktober 2018


Trimegah Sekuritas on Delta Dunia Makmur (DOID) 09/26/2018
Earnings momentum will turn positive in 3Q18

- Harga saham DOID -10% YTD sedangkan harga batubara Newcastle + 10% dan stok batubara (ADRO ITMG PTBA INDY UNTR) + 17%. Share price underperformance adalah cerminan dari harga investor dalam pendapatan yang lebih rendah pasca laba 1H18 hanya USD18juta (23% dari FY18 dan 20% konsensus kami dibandingkan 40-45% dalam tahun normal) yang disebabkan oleh cuaca buruk yang mengarah ke volume operasional yang lemah bersama dengan biaya yang lebih tinggi berasal dari ekspansi kapasitas dengan menambah alat berat.

- DOID membukukan dua pertumbuhan berturut-turut 21% dan 9% MoM di bulan Juli dan Agustus 2018 berturut-turut dengan dua rekor berturut-turut memecahkan volume bulanan. Jika kita secara konservatif menganggap volume pada bulan September sama dengan bulan Agustus, DOID mem bukukan volume kuartalan tertinggi yang pernah ada pada 3Q18! Kami memperkirakan margin yang lebih tinggi di 3Q18 pada tingkat pemanfaatan yang lebih tinggi, ditunjukkan oleh volume yang lebih tinggi, dan tidak ada lagi biaya perbaikan tambahan untuk mengaktifkan kembali alat berat yang digunakan. Sebagai hasilnya, kami mengharapkan DOID untuk memesan EBITDA triwulanan yang tinggi dan laba bersih inti setiap waktu.

- Valuasi: BUY dengan TP Rp1,650

Mirae Asset

Update Harga Penting Saham | 5 Oktober 2018


Good morning,

Dow falls the most in 2 months on fears of rising rates as 10-year yield hits highest since 2011
The 30-stock Dow dropped 356 points at its lows of the day and posted its worst decline since Aug. 10.
The benchmark 10-year Treasury note yield reached its highest level since 2011, breaking above 3.2 percent.

Dow.......26628   -200.9     -0.75%
Nasdaq...7880   -145.6     -1.81%
S&P 500..2902   -23.9       -0.82%

FTSE........7418   -91.9       -1.22%
Dax........12244   -43.4       -0 35%
CAC.........5411   -80.6       -1.47%

Nikkei.....22976    -135.3    -0.56%
HSI........26623   -467.4     -1.73%
Shanghai..2821   +29.6      +1.06%
ST Times..3231   -35.8       -1.10%

Indo10Yr..8.4205     +0.1041    +1.25%
INDOBex232.5797   -1.1237     -0.48%
US10Yr......3.197     +0.036      +1.14%
VIX.............14.22    +2.61        +22.48%

USDIndx .....95.7510  -0.251      -0.26%
Como Indx..198.79     -2.44        -1.21%
(Core Commodity CRB)
DJUSCL.......61.47     -0.95         -1.52%
(Dow Jones US Coal Index)


IndoCDS....139.94 +6.65         +4.99%   
(5-yr INOCD5) 

IDR........15179        +104.00    +0.69%
Jisdor....15133        +45            +0.30
IDR Fut..15413.9     +272.2      +1.80%!!!

Euro.........1.1516   +0.0033  +0.29%

TLKM.......23.26      -0.27       -1.15%
(3520)
EIDO.........21.17    -0.80       -3.64%
EEM..........40.99      -1.04       -2.47%

Oil...........74.65         -1.54       -2.02%
Gold ......1203.40     +1.40      +0.12%
Timah...18942.50    -87.50     -0.46%
Nickel...12550.00   -372.50  -2.88%

Coal price.113.75    -0.30      -0.26%
(Okt/Newcastle)
Coal price.114.65    -0.40      -0.35%
(Nov/Newcastle)
Coal price.100.80    -2.20      -2.14%
(Okt/Rotterdam)
Coal price.101.65   +0.65     +0.64%
(Nov/ Rotterdam)

CPO(Sept)  2231     +33           +1.50%
(Source: bursamalaysia.com)             
Corn...........367.50  +2.75       +0.75%
SoybeanOil 29.61    -0.23         -0.77%
Wheat........518.00  +2.75        +0.53%

Rubber.......170.20  +0.20        +0.12%
(Tokyo)JPY/kg
 
Pulp(BHKP) 1050.00  unch  +0%
(02Okt- 08Okt)

* : weekly


(DE/ls 05-10-18)

Rekomendasi Saham William Hartanto | 5 Oktober 2018


WH Project Outlook 5 Oktober 2018

IHSG ditutup menurun 111,118 poin (-1.89%) menuju level 5756,62 pada perdagangan hari Kamis 4 Oktober 2018.

Terlewati oleh kami, proyeksi menteri keuangan mengenai CAD yang akan 3% dan impor “bengkak” sampai akhir tahun. Dan hasilnya investor asing kembali meninggalkan IHSG dengan nett sell melebihi 1T. Pernyataan ini mungkin dianggap ungkapan kecil dan realistis, namun ketika seorang menteri yang notabene adalah panjang tangan presiden sebagai pemimpin negara memberikan statement negatif maka hal tersebut akan semakin menguatkan investor untuk melarikan dananya. Tentunya pelemahan IHSG kemarin juga tidak lepas dari statement hawkish The Fed mengenai perekonomian negeri Paman Sam tersebut.

KEMBALI KE 5500?

IHSG berhasil menurun menembus support mingguan pada 5770. Window dressing diperkirakan sudah selesai, walaupun masih ada beberapa saham yang mencoba melanjutkan penguatannya.

Jika IHSG kembali ke 5500, hal tersebut merupakan peluang yang sangat bagus untuk kembali membeli saham-saham blue chips. Namun tentunya hal ini bukanlah hal yang diharapkan.
Selama arus dana asing keluar dari pasar modal, dan tidak ada dana lokal yang terlatih untuk menahan IHSG maka penurunan IHSG masih lebih kuat dibanding peluang naiknya. Namun kami masih optimis bulan Oktober ini adalah bulan perubahan arah IHSG.


Lalu, bagaimana dengan IHSG hari ini?

IHSG VIEW

IHSG berpotensi menurun dalam range 5650 s/d 5800.

REKOMENDASI SAHAM

Saham-saham yang dapat diperhatikan untuk trading hari ini: PGAS, ELSA, PNLF.

Analisa Saham BBTN | 5 Oktober 2018


BBTN kembali tertekan dan gagal bertahan di support 2410. Indikator teknikal MACD telah death cross dan berpotensi cross down ke bawah centreline. Dari kondisi tersebut mengindikasikan bahwa saham ini cenderung bergerak negatif. Apabila gagal kembali keatas 2410, maka BBTN berpeluang melemah menuju target di level 2110, dengan minor target di 2290. Jika nantinya tekanan jual saham ini berlanjut, maka terbuka peluang bagi BBTN untuk turun lebih dalam menuju target berikutnya di level 1900.

Rekomendasi: Trading Sell selama berada di bawah level 2410.
http://step-trader.com/2018/10/04/bbtn-under-pressure-again/

Analisa Saham BMRI | 5 Oktober 2018


Dari saham bluechip, tampaknya BMRI yang saat ini menjadi salah satu yang inferior. Saham ini sudah bergerak dalam tren turun sejak gagal bertahan di atas support 7700. Target – target penurunan pada artikel tersebut telah tercapai dan kali ini babak baru bagi pergerakan BMRI kedepan. Saham ini menguji level previous low-nya di 6200. Hati – hati jika saham ini tidak mampu bertahan di atas level ini, terbuka ruang penurunan lebih dalam bagi BMRI menuju 5900 dengan target serendah – rendahnya di 5000. MACD yang telah dead cross menunjukkan saham ini bergerak negatif.

Rekomendasi: Sell on rebound, atau mendekati level support watchlist di 6525. Strong Sell jika break 6200.

Disclaimer ON
https://galerisaham.com/bmri-memulai-fase-tren-turunnya/

Analisa Saham ERAA | 5 Oktober 2018


ERAA Weekly  :  Buy on Weakness, mulai akumulasi beli jika harga jatuh mendekati support

Berdasarkan  Peak & Trough Analysis ,

Demand side :
1. Support : 1,940
2.Net Avg Buy :2,130
3 Net Avg Buy (broker dominant) : 2,150
4.Volume transaksi terbanyak sisi demand(VAP Demand) :  2,390 – 2,430

Supply  side :
5. Resistance:  2,320 , 2,390, 2,600, 2,690, 2,730
6. Net Avg Sell : 2,730.1
7 Net Avg Sell (broker dominant) : 2,692.8
8.Volume transaksi terbanyak sisi supply (VAP Supply)  : 2,320 -2,390

Harga saat ini secara umum berada diatas support point  1 dan masih di bawah no 2-4dari sisi demand. Sementara dari sisi supply masih di bawah no 5-8. Hal ini berari harga lagi konsolidasi . Saat ini dari transaction summary masih kurang menunjang dan dari trade book masih relative bagus, dan volume rata-rata sisi demand  > sisi supply sehingga diperkirakan potensi  koreksi sudah terbatas

Tasrul Tanar

Analisa Saham ANTM | 5 Oktober 2018


ANTM Weekly  :  Buy on Weakness, mulai akumulasi beli jika harga jatuh mendekati support

Berdasarkan  Peak & Trough Analysis ,

Demand side :
1. Support : 770
2.Net Avg Buy : 875
3 Net Avg Buy (broker dominant) : 875
4.Volume transaksi terbanyak sisi demand(VAP Demand) :  900-905

Supply  side :
5. Resistance:  840, 855,870
6. Net Avg Sell : 867.2
7 Net Avg Sell (broker dominant) : 856.5
8.Volume transaksi terbanyak sisi supply (VAP Supply)  : 890 – 900

Harga saat ini secara umum berada diatas support sekitar point  1 dan masih di bawah no 2-4dari sisi demand. Sementara dari sisi supply masih di bawah no 5-8. Hal ini berari harga lagi konsolidasi . Saat ini dari transaction summary dan trade book masih relative bagus, namun volume rata-rata sisi demand 
Tasrul Tanar

Analisa Saham INCO | 5 Oktober 2018


INCO Daily  :  Buy on Weakness, confirm naik lagi jika level  3,510 dapat ditembus dan dipertahankan

Berdasarkan  Peak & Trough Analysis ,

Demand side :
1. Support : 3,430
2.Net Avg Buy : 3,427.1
3 Net Avg Buy (broker dominant) : 3,511.7
4.Volume transaksi terbanyak sisi demand(VAP Demand) :  3,750 – 3,780

Supply  side :
5. Resistance: 3,580, 3,620
6. Net Avg Sell : 3,620
7 Net Avg Sell (broker dominant) : 3,580
8.Volume transaksi terbanyak sisi supply (VAP Supply)  : 3,570 – 3,600

Harga saat ini secara umum berada diatas support sekitar point  1 dan 3 dan masih di bawah no 3 dan 4 dari sisi demand. Sementara dari sisi supply masih di bawah no 5-8. Hal ini berari harga lagi konsolidasi dengan kecenderungan menguat. Saat ini dari transaction summary dan trade book masih belum relative bagus, namun volume rata-rata sisi demand > sisi supply sehingga diperkirakan potensi  koreksi relative tertahan dengan kecenderungan menguat.

Tasrul Tanar