google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Pembukaan Pasar Saham Indonesia | 5 Oktober 2018 Langsung ke konten utama

Analisa Pembukaan Pasar Saham Indonesia | 5 Oktober 2018


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Embun Pagi (5 Oktober, 2018)
Research Team (research@miraeasset.co.id)

Market comment by Hariyanto Wijaya (hariyanto.wijaya@miraeasset.co.id)
Selamat Hari Jumat! Indeks Wall Street tersandung pada hari Kamis karena U.S. Treasury yields melanjutkan pendakian mereka ke tertinggi tujuh tahun di 3,2%, pada putaran terakhir data ekonomi yang kuat (jobless turun ke hampir 49 tahun terendah), membangun kekhawatiran untuk percepatan inflasi. Market akan memantau unemployment September AS yang akan dirilis pada 12:30 GMT. Menurut survei bulanan Bank Indonesia, keyakinan konsumen September meningkat dari Agustus. Kemarin, Rupiah melanjutkan pola pelemahannya terhadap USD yang ditutup pada level IDR15.179. Rupiah yang lemah dapat membuat IHSG masih dalam wilayah negatif hari ini.

Market Indicator
JCI: 5,756.62 (-1.89%)
EIDO: 21.17 (-3.64%)
DJIA: 26,627.48 (-0.75%)
FTSE100: 7,418.34 (-1.22%)
USD/IDR: 15,179 (+0.69%)
10yr GB yield: 8.46% (+19bps)
Oil Price: 74.33 (-2.72%)
Foreign net purchase: -IDR1,164.2bn

Foreign net purchase on single stocks (HOTS screen #0141)
TOP BUY: PTBA, TKIM, ANTM, SRTG, ACES
TOP SELL: BBNI, BBRI, BBCA, BMRI, UNVR

Most actively traded stocks (HOTS screen #0102)
SRIL, BBRI, BBNI, BMRI, BBCA

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Equity Movers
Investment Information Team (saryanto@miraeasset.co.id)

Rata-rata klaim pengangguran empat minggu meningkat sebesar 500 ke 207.000
Klaim pengangguran awal AS turun 8.000 ke 207.000
                     
*PTBA +1.0% Bukit Asam (PTBA) incar pasar ekspor baru
*TBIG -6.6%. Tower Bersama Infrastrucuture (TBIG) terbitkan obligasi Rp 628 miliar
*GIAA -3.7%. Garuda tak capai target dalam GATF 2018
*BBTN -5.5%. Sasar milenial, BTN tawarkan KPR gaeeesss
*WTON -1.6%. Wika Beton incar kontrak Rp 9 triliun

Technical insight by Tasrul (tasrul@miraeasset.co.id)

*IHSG Daily, 5,766.62 (-1.894% ) test support at 5,724, trading range hari ini 5,724 – 5,782. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized akan menguji support trend line. Pada periode weekly ,indikator MFI optimized  dan RSI  optimized  cenderung turun. Daily resistance terdekat di 5,782 dan support di 5,724.Cut loss level di 5,673.

*ERAA Weekly, 2,120 (-11.67%), buy on weakness, trading range 2,050– 2,380. indikator MFI  optimized dan indikator Will%R  akan menguji support trend line. Weekly  support di 2,050 dan resistance di 2,380. Cut loss level di 2,100.

*TKIM Daily, 12,525 (-5.8%), buy on weakness,  12,150 – 12,725. Indikator MFI optimized dan indikator Stochastic %D  optimized akan menguji support trend line. Daily dan Weekly resistance di 12,725  dan 14,100. Sementara itu daily dan weekly support di 12,150 dan 12,050. Cut loss level di 12,350.

*CPIN Daily, 5,150 (+0.0%), trading buy,  trading range 5,075– 5,250 . Indikator MFI optimized  dan indkator RSI optimized masih cenderung naik  Dengan demikian diperkirakan potensi kenaikkan masih terlihat. Perkiraan daily dan weekly support di 5,075 dan 4,920. Daily dan weekly resistance di 5,250 dan 5,350. Cut loss level di 4,970.

Daily write up
RALS: Assessing the impact of the catastrophe in Palu by Christine Natasya (natasya@miraeasset.co.id)

- Palu, yang memiliki perkiraan populasi 379,800 pada tahun 2017 dilanda gempa bumi dan tsunami pada 28 September. Ramayana memiliki satu toko yang terletak di jalan Emmy Saelan di Palu. Beberapa orang selamat dari bencana mengambil pakaian dan barang lainnya dari pusat perbelanjaan dan supermarket Ramayana yang rusak berat di Palu.

- Satu-satunya toko di Palu menyumbang 1% dari pendapatan kotor RALS 2017 (IDR8.15tr), yaitu c.IDR81.5bn. Menurut percakapan kami dengan perusahaan, satu toko biasanya memiliki rasio stok terhadap penjualan rata-rata (SSR) 3-3,5x per bulan, yang artinya setiap toko memiliki persediaan untuk tiga bulan. Dengan sekitar IDR80bn pendapatan per tahun, kami memperkirakan toko Palu menyumbang sekitar IDR6-7bn pendapatan per bulan. Oleh karena itu, total persediaan di toko yang dijarah oleh orang Palu bernilai c.IDR20bn, menurut perkiraan kami. Meskipun tidak semua persediaan di toko Palu adalah milik perusahaan (karena 31% adalah konsinyasi), kami secara konservatif mengasumsikan IDR20bn tambahan biaya lain dalam estimasi kami. Pendapatan konsolidasi dari dept store dan supermarket Palu menjadi sedikit lebih rendah karena peluang hilangnya pendapatan untuk sisa bulan tahun ini, menyebabkan penurunan c.4% pada perkiraan net profit 2018F kami.

- Mengingat bahwa toko Palu akan tutup untuk masa yang tak terduga, kami mengurangi asumsi 1 toko, tetapi mempertahankan perkiraan jumlah toko yang akan dibuka untuk sisa tahun DCF kami. Sehingga asumsi pendapatan kami lebih rendah dari perkiraan kami sebelumnya sebesar 0.3% untuk 2018F dan 0.9% untuk 2019. Karena perubahan asumsi, target kami lebih rendah di IDR1,610. Kami mempertahankan rekomendasi buy.
(Lihat: https://goo.gl/sFidpV) 
Please click here to view full report



Bukit Asam mencari pasar ekspor baru (Kontan)
PT Bukit Asam Tbk (PTBA) sedang mencoba untuk menemukan pasar ekspor baru sebagai mengurangi ketergantungan pada pasar batubara China. Hingga 1H18, volume penjualan PTBA ke China berkontribusi 18,3% dari total volume penjualan. Pasar ekspor potensial baru PTBA akan datang dari negara-negara ASEAN.

Medco akan menerbitkan MTN USD67,15 juta (Investor Daily)
PT Medco Energi International Tbk (MEDC) akan menerbitkan Medium Term Notes (MTN) sebesar USD67,15 juta. Suku bunga MTN mencapai 5,75% dengan skema suku bunga tetap.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...