google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Pasar Global | 8 Februari 2019 Langsung ke konten utama

Analisa Pasar Global | 8 Februari 2019

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market
(Feb 8, 2019)
Investment Information Team
(angga.choirunnisa@miraeasset.co.id)

U.S

Wall Street ditutup turun akibat kekhawatiran perdagangan serta pertumbuhan global

Bursa AS pada hari Kamis menderita kerugian terbesar mereka dalam lebih dari dua minggu akibat pemangkasan perkiraan pertumbuhan Eropa serta peringatan sengketa perdagangan AS-Cina mengirim Wall Street ke zona merah.

Dow Jones Industrial -0,9%, ditutup turun lebih dari 220 poin dan berakhir pada 25.169,53. S&P 500 -0,9%, berakhir pada 2,706.05. Nasdaq tergelincir 1,2%, dan ditutup 7.288,35.

Gedung Putih mengatakan pada Kamis bahwa masih ada "jarak yang cukup" antara kedua pihak. Bea masuk AS atas impor Cina senilai $ 200 miliar akan meningkat tajam setelah 1 Maret, prospek yang ditakuti oleh pasar.

Penasihat ekonomi utama Presiden Donald Trump, Larry Kudlow menyebabkan kerugian yang semakin dalam ketika mengatakan bahwa negara-negara masih memiliki jalan panjang dalam perundingan. Saham telah kehilangan kekuatannya setelah Komisi Eropa memangkas perkiraan pertumbuhan ekonomi 2019-nya.

Eropa

Bursa Eropa melemah, terpukul data dan laba yang suram

Bursa Eropa merosot pada Kamis, dipimpin oleh kerugian besar dari saham Jerman setelah perilisan data yang lebih lemah dari negara itu, serta akibat berita pendapatan menghantam sektor perbankan.

Stoxx Europe 600 turun 1,49% menjadi 362,61.

Data industri Jerman turun dalam 4 bulan berturut-turut pada bulan Desember, penurunan yang mengejutkan menambah tumpukan bukti bahwa pemulihan sembilan tahun di ekonomi terbesar Eropa mengalami masalah.

Sementara itu, Uni Eropa mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi zona euro akan melambat signifikan tahun ini, dalam laporan triwulanannya.


Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...