google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Saham HMSP | 14 Februari 2019 Langsung ke konten utama

Analisa Saham HMSP | 14 Februari 2019

HM Sampoerna (HMSP IJ) - 4Q18 sales volume flat YoY   

4Q18 sales volume flat YoY but up 1.4% QoQ; Above our estimate
Philip Morris International (PMI), the parent entity of HM Sampoerna (HMSP), released 4Q18 sales volume data, showing that HMSP sold 26.9bn sticks in the quarter (+1.4% QoQ; flat YoY). Cumulatively, 2018 sales volume grew slightly to 101.4bn sticks (+0.1% YoY), above our estimate of 100.7bn. However, while 4Q18 sales volume was stable YoY, we note that HMSP’s overall market share contracted slightly to 32.7% (vs. 33.0% in 3Q18). 
Regardless, it is encouraging that HMSP’s sales volume growth in 2018 (+0.1% YoY) was positive, outperforming the industry average. Indonesia’s cigarette industry grew slightly in 4Q18 (+0.7% YoY), but for the full year, industry sales volume growth was negative (-0.16% YoY). 

Lower-margin products continue to support growth
Sales of the company’s higher-margin flagship brand Sampoerna A (39% contribution to 2018 sales volume) were down sharply YoY in 4Q18 (-10.8% YoY to 10.39bn sticks; vs. 10.33bn sticks in 3Q18 and 10.17bn sticks in 2Q18). Meanwhile, lower-margin products such as Dji Sam Soe Magnum Mild 16s (launched in May 2017) continued to support sales volume growth. The Dji Sam Soe brand’s sales volume continued strong growth in 4Q18 (+13.4% YoY, vs. +18.1% YoY in 3Q18 and +41.9% YoY in 2Q18), reaching 8.04bn sticks. Looking ahead, we expect sales of machine-made (SKM) cigarettes to improve in 2019, helped by limited ASP hikes. We also look for a margin recovery on the back of muted excise tax growth. 



Reiterate Trading Buy rating with TP of IDR4,300 
We expect Sampoerna A’s sales volume to improve in 2019, given limited ASP hikes. Notably, in 4Q18, Sampoerna A’s sales volume remained stable (+0.6% QoQ) despite an increased selling price (+3% QoQ), which we believe indicates that Indonesia’s purchasing power recovery is getting underway.    

by miraeasset

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

INI PENJELASAN PAN BROTHERS TERKAIT AKSI UNJUK RASA KARYAWAN PABRIK DI BOYOLALI

Ribuan karyawan PT Pan Brothers Tbk (PBRX) melakukan unjuk rasa di depan pabriknya pada Rabu (5/5/2021). Pasalnya, unjuk rasa yang akhirnya mendorong karyawan melakukan mogok kerja tersebut, dipicu adanya informasi jika gaji mereka bulan ini akan dicicil dua kali. Selain itu pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini juga akan dicicil delapan kali. Terkait hal tersebut, Corporate Secretary Pan Brothers Iswar Deni menjelaskan bahwa, adanya kesalah pahaman dari penerimaan info yang disampaikan ke karyawan dan karyawati dan mengakibatkan simpang siurnya berita yang muncul di media "Pagi tanggal 5 Mei 2021 kami mengumumkan secara lisan kepada seluruh karyawan dan karyawati kami, bahwa saat ini kondisi Arus Kas / Cash Flow perusahaan agak ketat, sehubungan dengan pemotongan modal kerja (bilateral) dari pihak perbankan sehingga tersisa sepuluh persen dari kondisi sebelumnya dan ini mengganggu arus kas,"kata Deni, dalam keterangan tertulisnya, di Kamis, (6/5). Oleh karena itu, de...