google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Saham MAIN | 11 Februari 2019 Langsung ke konten utama

Analisa Saham MAIN | 11 Februari 2019

Analisa Saham - 10/02/2019

MAIN - Saham yang memiliki produksi Pakan terknak ini sedang dalam fase Konsolidasi atau koreksi sehat. Pada perdagangan Jumat lalu MAIN mengalami pelemahan kembali sebesar -3.51% ditutup diharga 1650. Penurunan saham MAIN dari titik tertinggi saat ini hingga harga sekarang sudah sebesar +- 14%-an. Penurunan yang terjadi di validasi oleh kenaikan Volume , Harga bergerak turun dan Volume bergerak naik maka penurunanya VALID.
lalu dimana letak Anomali pada saham MAIN? Perhatikan Candle terakhir dan Volume candle tersebut. Anomali terjadi dimana Candle dan Volume tidak sesuai, yakni Volume Memiliki wide bar yang cukup tinggi sedangkan spread body candle terkahir ukurannya lebih kecil dari ukurang 2 candle penurunan sebelumnya. Penurunan ini akan makin valid jika candle terakhir memilki body candle lebih besar dari candle sebelumnya.
ini merupakan Signal pertama yang dikirimkan oleh "Smart Money" kepada kita, bahwa saham MAIN memiliki peluang untuk rebound dan membuat ATH baru.
Peluang tersebut bisa terjadi dalam waktu dekat ataupun saham MAIN akan terlebih dahulu dibawa turun kembali kebawah oleh "Smart Money" untuk memberikan gambaran kepada Ritel bahwa Saham MAIN masih dalam fase penurunan, dan mereka bisa bebas mengumpulkan barang diharga lebih rendah lagi lalu setelah itu SM perlahan-lahan menaikan harga dan membuat Ritel tertarik, disaat nanti harga saham MAIN kembali naik lagi "Smart Money" perlahan-lahan akan melepas barang mereka keritel dan mereka meraih keuntungan fantastis. sedangkan Ritel ada yang terjabak dan merugi.
lalu bagaimana cara mengatasinya? Ikuti dulu arus "Smart Money" mau membawa kemana saham MAIN ini.
Karena jika dilihat dari MACD ada 2 kemungkinan pergerakan saham MAIN , yang pertama akan dibawa turun dulu kebawah ke kotak merah kedua lalu baru rebound atau saham MAIN akan rebound langsung setelah menguji MA 20 sebagai Supportnya.

TREND
Secara Trend saham MAIN masih dalam fase Uptrend dan belum berubah hingga saat ini.

SUPPORT & RESISTEN
Support terdekat ada di MA 20 dan Support real ada di kotak merah kedua.
Resisten ada di kotak Hijau dan jika ditembus bisa lebih mudah ke arah Target karena tidak ada gangguan lagi.



TRADING IDEA
Entry Area : 1570-1590
SL :1490 (-9%)
TP : >1900 (+- 21%)
RRR : 2.36x

#DisclaimerON

Best Regrads,
Analysis Corner Syariah
https://id.tradingview.com/chart/MAIN/w341gyiv/

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

INI PENJELASAN PAN BROTHERS TERKAIT AKSI UNJUK RASA KARYAWAN PABRIK DI BOYOLALI

Ribuan karyawan PT Pan Brothers Tbk (PBRX) melakukan unjuk rasa di depan pabriknya pada Rabu (5/5/2021). Pasalnya, unjuk rasa yang akhirnya mendorong karyawan melakukan mogok kerja tersebut, dipicu adanya informasi jika gaji mereka bulan ini akan dicicil dua kali. Selain itu pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini juga akan dicicil delapan kali. Terkait hal tersebut, Corporate Secretary Pan Brothers Iswar Deni menjelaskan bahwa, adanya kesalah pahaman dari penerimaan info yang disampaikan ke karyawan dan karyawati dan mengakibatkan simpang siurnya berita yang muncul di media "Pagi tanggal 5 Mei 2021 kami mengumumkan secara lisan kepada seluruh karyawan dan karyawati kami, bahwa saat ini kondisi Arus Kas / Cash Flow perusahaan agak ketat, sehubungan dengan pemotongan modal kerja (bilateral) dari pihak perbankan sehingga tersisa sepuluh persen dari kondisi sebelumnya dan ini mengganggu arus kas,"kata Deni, dalam keterangan tertulisnya, di Kamis, (6/5). Oleh karena itu, de...