google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Saham MEDC, UNTR, TLKM dan ELSA | 11 Februari 2019 Langsung ke konten utama

Analisa Saham MEDC, UNTR, TLKM dan ELSA | 11 Februari 2019

MNC Daily Scope Wave
11 Februari 2019

Akhir pekan kemarin (8/2) IHSG ditutup melemah 0.2% di level 6,521. Menurut perkiraan kami, apabila IHSG mampu menguat dan ditutup di atas level 6,581 maka IHSG masih berpotensi kembali menguat untuk menguji level 6,610-6,630 terlebih dahulu (cluster fibonacci). Hal ini berlaku apabila IHSG tidak turun menembus level 6,428.
Support: 6,470, 6,420
Resistance: 6,530, 6,620

MEDC - Buy on Weakness (955)
Pada perdagangan pekan lalu MEDC ditutup pada level 955 turun sebesar 4.5%, kami memperkirakan bahwa MEDC sudah berada pada akhir wave (iv) dari wave [iii]. Selanjutnya MEDC akan berpotensi menguat untuk membentuk wave (v) dari wave [iii] dengan target penguatan ke arah 1,120.
Buy on Weakness: 925-940
Target Price: 1,080, 1,120, 1,180
Stoploss: below 890

UNTR - Buy on Weakness (25,725)
UNTR yang melemah sebesar 2.92% pada penutupan perdagangan pekan lalu diperkirakan sudah berada pada akhir wave ii dari wave wave (iii). UNTR berpeluang menguat untuk membentuk wave iii dari wave (iii) dengan target 27,600.
Buy on Weakness: 25,625-25,700
Target Price: 26,500, 26,800, 27,600
Stoploss: below 25,525

TLKM - Buy on Weakness (3,850)
Turunnya TLKM saat penutupan perdagangan pekan lalu diperkirakan sedang menyelesaikan wave (ii) dari wave [iii]. Target penguatan TLKM berada pada level 4,100 untuk menyelesaikan wave (iii) dari wave [iii].
Buy on Weakness: 3,800-3,820
Target Price: 3,920, 4,000, 4,100
Stoploss: 3,730

ELSA - Sell on Strength (394)
Melemahnya ELSA pada perdagangan akhir pekan lalu (8/2) sebesar 3.4% ke level 394 menandakan ELSA sudah berada pada akhir wave [iii] dan berpotensi melemah untuk membentuk wave [iv] ke level 380 (minimal) dan 370 (ideal). Target ELSA pada level 410 seperti pada rekomendasi kami tanggal 6 Februari 2019 sudah kena.
Sell on Strength: 394-402

Disclaimer On


Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...