google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Pasar Global | 6 Maret 2019 Langsung ke konten utama

Analisa Pasar Global | 6 Maret 2019

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market
(Mar 6, 2019)
Investment Information Team
(angga.choirunnisa@miraeasset.co.id)

U.S

Saham AS berakhir tanpa ada perubahan dalam sesi perdagangan yang volatil

Saham-saham AS berjuang pada hari Selasa, menghabiskan sesi perdagangan keluar-masuk zona merah dan hijau sebelum akhirnya ditutup tanpa perubahan.

Dow Jones -0,05% ditutup pada 25.807. S&P 500 turun 0,11% menjadi 2.789. Nasdaq -0,02% ditutup pada 7,576.

Investor masih mengkhawatirkan hasil pembicaraan perdagangan yang sedang berlangsung antara AS dan China.

Pada saham individu, saham Target Corp.TGT naik 4,6% setelah raksasa ritel ity melaporkan penjualan toko kuartal keempat yang lebih baik dari perkiraan, sementara saham pembuat mobil listrik Tesla TSLA, turun 3,1% setelah Analis Barclays Brian Johnson memangkas target harganya menjadi $192 dari $210.

Eropa

Bank menekan bursa Eropa; investor memantau China dan Wall Street

Bursa Eropa sebagian besar bertahan di sekitar garis datar pada hari Selasa, tetapi bank-bank berada di bawah tekanan di tengah laporan tentang skandal pencucian uang baru, sementara investor mengawasi ekonomi China dan Wall Street pada sesi yang sulit untuk ekuitas AS.

Stoxx Europe 600 menambahkan 0,15% menjadi 374,44

Cina menurunkan target pertumbuhannya di antara kisaran 6% hingga 6,5% pada hari Senin. Bersamaan dengan pengumuman ini, Perdana Menteri Li Keqiang mengatakan bahwa China bertujuan untuk menargetkan hampir 2 triliun yuan ($ 298 miliar) dari pemotongan pajak dan tindakan ekonomi lainnya.

Sementara itu, di Eropa, data PMI Februari menunjukkan sektor jasa Italia secara tak terduga kembali ke pertumbuhan bulan lalu, tetapi rilis PDB mengonfirmasi negara itu masuk ke dalam resesi teknis pada akhir tahun lalu. Keduanya akan berada dalam campuran menjelang pertemuan Bank Sentral Eropa Kamis. Di UK, layanan PMI rilis di atas perkiraan, menunjukkan peningkatan aktivitas sederhana.


Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...

Investasi untuk Lansia yang Ingin Punya Tabungan Warisan untuk Anak dan Cucu

Semakin mendekati usia senja pasti banyak dari Anda yang sudah mulai memikirkan bagaimana cara menabung untuk bekal masa depan anak dan cucu di masa depan alias warisan atau bisa juga untuk kepentingan lainnya di beberapa tahun kedepan. Seperti yang sudah diketahui, pada usia senja tidak banyak kegiatan yang bisa dilakukan termasuk kegiatan untuk menghasilkan uang atau mencicil aset. Faktornya bisa karena tubuh yang sudah tidak sanggup beraktivitas seperti dulu dan terbatasnya pilihan yang bisa dikerjakan secara aman dan nyaman untuk para lansia. Tapi tenang saja, yang lain bisa terbatas tapi tidak untuk investasi. Dengan berinvestasi Anda tidak perlu lagi bingung bagaimana meng alokasikan sebagian dana pensiun atau penghasilan saat ini ke hal yang bisa disimpan, dikelola bahkan dikembangkan lagi untuk dijadikan bekal masa depan anak dan cucu atau untuk cita-cita lainnya. Berikut jenis-jenis investasi yang cocok untuk para orang tua yang sudah memasuki usia lansia (lanjut usia): 1. Dep...