google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Saham ANTM dan PTBA Langsung ke konten utama

Analisa Saham ANTM dan PTBA

Ciptadana Sekuritas on Antam (ANTM)

Excellent FY18 operational results
Aneka Tambang (ANTM) membukukan laba bersih 4Q18 pada Rp243 miliar (-15,1% QoQ) yang mengangkat laba FY18 menjadi Rp874 miliar (+ 540,6% YoY). Pendapatan FY18 berada di atas ekspektasi kami dan konsensus masing-masing sebesar 8,2% dan 11,1%, didorong oleh kombinasi pendapatan yang lebih tinggi, peningkatan tarif pajak, dan peningkatan margin di seluruh lini. Pendapatan TA 18 tumbuh 99,5% menjadi Rp25 triliun karena kinerja penjualan yang sangat baik di semua segmen bisnisnya. Sebagai pendapatan yang melampaui COGS, GPM naik tipis 80bps menjadi 13,8%, meskipun biaya bahan bakar lebih tinggi dan peningkatan volume produksi.
Dengan pembangunan pabrik Halronera Halmahera Timur yang dijadwalkan selesai sekitar 1H19 dan ANTM meningkatkan kapasitas pabrik nikel Pomalaa, ini akan meningkatkan kemampuan produksi penuh Ferronikel di FY19 menjadi 40.500 tni dari 27.000 tni di FY18. Sebagai hasilnya, ANTM secara bertahap mengurangi ekspor bijih nikelnya dan perdagangan pihak ketiga dalam negeri dengan sepenuhnya memperbaiki bahan bakunya sendiri menjadi barang jadi. Selanjutnya dengan groundbreaking kilang alumina smelter grade Mempawah akan dilakukan pada 1H19 ini semakin memperkuat komitmen ANTM untuk hanya menjual barang jadi. Menurut manajemen, perusahaan menargetkan untuk menghentikan ekspor bijih nikel dan perdagangan pihak ketiga pada tahun 2022.
Valuasi: BUY dengan TP IDR1,350

BCA Sekuritas  on Bukit Asam (PTBA)

Old King Coal – He Keeps on Rolling
PTBA tetap positif bahwa mereka akan mencapai 3-4% pertumbuhan produksi pada tahun 2019, karena mereka meningkatkan produksi, terutama dari batubara CV tinggi (dari 600 ribu ton pada 2018 menjadi 3 juta pada 2019), dalam tahun ini, meningkatkan rasio SR menjadi 4,8 x dari 4,1x pada tahun 2018. Ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk memutakhirkan jalur kereta api yang ada dari Tanjung Enim ke pelabuhan batubara Kertapati dalam tahun tersebut, untuk memperluas kapasitas tahunan menjadi 5 juta ton transportasi batubara pada tahun 2019 vs 3,7 juta pada tahun 2018 Namun, dalam hal volume penjualan, perusahaan menargetkan penjualan 28,4 juta pada tahun 2019 (+ 14,9% YoY), karena berencana untuk mengoptimalkan ekspor. Ekspektasi manajemen sedikit lebih tinggi dari perkiraan kami 27,3mt (+ 10,5% YoY), tetapi ekspektasi ASP manajemen USD105 / t (4Q18) kemungkinan akan menghadapi risiko penurunan, mengingat rata-rata YTD USD97 / t.
Sejalan dengan target produksi yang lebih tinggi, kami berharap rasio SR meningkat dari 4,1x pada 2018 menjadi 4,8x, karena perusahaan berencana untuk meningkatkan batubara CV tinggi lebih dari lima kali lipat menjadi 3 juta ton pada 2019F dari 600 ribu ton pada tahun sebelumnya . Sebagai hasilnya, kami memperkirakan biaya tunai 2019F akan meningkat sebesar 9,4% menjadi USD36 / mt, membuka jalan bagi kontraksi margin kotor 200bps menjadi 38,4% dari 40,4% pada 2018. Dengan demikian, meskipun ada percepatan volume penjualan pada 2019F, pertumbuhan laba operasional estimasi akan berada pada tingkat satu digit 5,6% YoY.
Valuasi: HOLD dengan TP IDR4,250


Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...

Investasi untuk Lansia yang Ingin Punya Tabungan Warisan untuk Anak dan Cucu

Semakin mendekati usia senja pasti banyak dari Anda yang sudah mulai memikirkan bagaimana cara menabung untuk bekal masa depan anak dan cucu di masa depan alias warisan atau bisa juga untuk kepentingan lainnya di beberapa tahun kedepan. Seperti yang sudah diketahui, pada usia senja tidak banyak kegiatan yang bisa dilakukan termasuk kegiatan untuk menghasilkan uang atau mencicil aset. Faktornya bisa karena tubuh yang sudah tidak sanggup beraktivitas seperti dulu dan terbatasnya pilihan yang bisa dikerjakan secara aman dan nyaman untuk para lansia. Tapi tenang saja, yang lain bisa terbatas tapi tidak untuk investasi. Dengan berinvestasi Anda tidak perlu lagi bingung bagaimana meng alokasikan sebagian dana pensiun atau penghasilan saat ini ke hal yang bisa disimpan, dikelola bahkan dikembangkan lagi untuk dijadikan bekal masa depan anak dan cucu atau untuk cita-cita lainnya. Berikut jenis-jenis investasi yang cocok untuk para orang tua yang sudah memasuki usia lansia (lanjut usia): 1. Dep...