google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Berita Saham BBNI | TNI GANDENG BNI SALURKAN GAJI PRAJURIT SECARA NON TUNAI Langsung ke konten utama

Berita Saham BBNI | TNI GANDENG BNI SALURKAN GAJI PRAJURIT SECARA NON TUNAI


IQPlus, (05/03) - TNI menggandeng PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) mengembangkan sistem penyaluran Gaji dan Pembayaran Tunjangan Kinerja (Tunkin) secara non tunai atau cashless. Langkah tersebut dilaksanakan dalam rangka turut mendukung program Pemerintah dalam menciptakan Cashless Society yaitu Gerakan Nasional Non Tunai di masyarakat.

Kesepakatan antara TNI dan BNI dalam menyalurkan Gaji dan Tunkin ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) oleh Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto,dengan Direktur Utama BNI Achmad Baiquni, di Markas Besar TNI Cilangkap, Jakarta Senin (4 Maret 2019).

"Kami ingin mendidik prajurit untuk lebih bisa mengoptimalkan dukungan kesejahteraan dari pemerintah ini agar digunakan pada kegiatan yang lebih produktif, tidak semata untuk konsumtif," kata Panglima TNI.

Sementara itu Dirut BNI Achmad Baiquni menjelaskan bahwa BNI akan membantu pengelolaan keuangan para prajurit sekaligus mengedukasi pengelolaan keuangan mereka untuk jangka panjang. Salah satunya adalah dalam bentuk tabungan.

BNI, lanjut Baiquni, juga memberikan peluang lebih besar kepada prajurit yang ingin berinvestasi dengan memanfaatkan Tunkin. Pembayaran tunjangan kinerja tersebut dapat dijadikan sebagai salah satu syarat atau jaminan pada saat ingin memperoleh kredit investasi misalnya kredit kepemilikan rumah atau keperluan lainnya.

"Sebagai lembaga keuangan yang telah berpengalaman selama lebih dari tujuh dekade di bidang finansial, BNI memiliki berbagai produk dan layanan yang dapat mempermudah pengelolaan keuanganTNI sekaligus memfasilitasi kebutuhan jasa perbankan seluruh anggota TNI dan PNS di lingkunganTNI," imbuhnya.

Selain itu, anggota TNI yang mengikuti latihan gabungan militer seperti Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) juga mendapatkan fasilitas asuransi jiwa dari BNI Life yang dirancang khusus untuk anggota TNI.

Anggota TNI juga dapat memanfaatkan fasilitas"e-banking" mulai dari SMS banking, internet banking, ATM, mobile banking, serta phone banking untuk melakukan transaksi dengan mudah seperti transaksi pembelian pulsa, listrik, tiket dan transaksi lainnya.

BNI juga memberikan solusi dalam pengelolaan anggaran belanja barang dan belanja modal TNI yaitu melalui solusi pembiayaan Supply Chain Financing (SCF) dan Garansi Bank bagi para mitra vendor TNI dengan berbagai penawaran istimewa.

"Semua solusi tersebut kami berikan guna mendukung terciptanya pengelolaan keuangan di lingkungan TNI yang lebih transparan, efektif, efisien dan modern," ujar Baiquni. (end)


Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Apa itu Saham ? Pengertian, Contoh, Jenis, Keuntungan, Resiko

Apa itu Saham? Saham adalah jenis surat berharga yang menandakan kepemilikan secara proporsional dalam sebuah perusahaan penerbitnya. Saham kadang disebut ekuitas. Saham memberikan hak kepada pemegang saham atas proporsi aset dan pendapatan perusahaan.  Saham pada umumnya  dijual dan dibeli di bursa saham . Akan tetapi saham juga dijual secara pribadi. Transaksi saham harus sesuai dengan peraturan pemerintah yang dimaksudkan untuk melindungi investor dari praktik penipuan.  Secara historis, investasi saham telah mengungguli sebagian besar investasi lainnya dalam jangka panjang. Investasi saham dapat dilakukan melalui broker saham online atau sekuritas saham yang terdaftar di lembaga yang mengaturnya di sebuah negara.  Sebuah perusahaan terbuka menerbitkan / menjual saham dalam rangka mengumpulkan dana untuk menjalankan bisnisnya. Pemegang saham, ibaratnya telah membeli secuil perusahaan dan memiliki hak atas sebagian aset dan pendapatannya. Dengan...

PT Steel Pipe Industry Tbk (ISSP) Dapatkan Rating Negatif

MOODYS UBAH PROSPEK SPINDO DARI STABIL MENJADI NEGATIF. IQPlus, (23/08) - Moodys Investor Service merubah prospek PT Steel Pipe Industry Tbk (ISSP) menjadi negatif dari stabil dimana pada saat yang sama menegaskan peringkat B2 corporate family rating perseroan. "Perubahan prospek menjadi negatif mencerminkan espektasi Moodys dimana gross margin Spindo masih mendapatkan tekanan karena volatilitas harga baja dalam 12-18 bulan ke depan yang menghasilkan peningkatan leverage dan cakupan bunga yang lemah," ujar Brian Grieser, vice president Moodys. Karena baja menyumbang hingga 95% dari harga pokok penjualan, Spindo terkena fluktuasi harga baja global dan domestik. Meski perusahaan menggunakan model biaya plus harga, Spindo tidak sepenuhnya meneruskan peningkatan harga baja kepada pelanggannya secara tepat waktu. Akibatnya margin kotor Spinti turun menjadi 15% dalam 12 bulan di Juni 2018 dari 18% di 2017 dan 25% di 2016. "Selain itu tingkat utang Spindo meningkat ka...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...