google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Saham BRIS | PT IKI FOKUS RAMPUNGKAN KAPAL TERAS PESANAN BRI Langsung ke konten utama

Saham BRIS | PT IKI FOKUS RAMPUNGKAN KAPAL TERAS PESANAN BRI

Logo BRI SYariah

IQPlus, (16/04) - PT Industri Kapal Indonesia (IKI) Makassar kini fokus merampungkan kapal teras pesanan PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang diharapkan bisa beroperasi mulai Agustus 2019

Direktur Utama PT IKI Edy Widarto di Makassar, Selasa, mengatakan kapal teras BRI ini akan dilengkapi berbagai fasilitas layaknya bank seperti mesin ATM, brankas dan teller juga disiapkan guna melayani masyarakat khususnya di kawasan timur Indonesia (KTI).

"Pengerjaanya sudah kita mulai dan kami targetkan bisa rampung pada Agustus nanti," katanya.

Kapal yang tengah dalam pengerjaan ini sendiri melengkapi dua kapal teras BRI yang lebih dulu beroperasi di Kepulauan Seribu dan Labuan Bajo. Termasuk rencana penambahan satu kapal di Kepulauan Riau.

Ia menjelaskan kapal teras BRI yang merupakan bank terapung atau berjalan ini sengaja dihadirkan untuk menjangkau dan melayani masyarakat yang belum memiliki akses ke perbankan atau di lokasinya belum terdapat bank.

Untuk ukurannya sendiri, kata dia, yakni 27 meter yang dianggap mampu melalui jalur-jalur sulit di kawasan timur Indonesia. Kecepatan yang mencapai 15 knot juga dianggap cukup untuk dapat mengakses wilayah-wilayah di Tanah Air khususnya di Kepulauan Halmahera.

"Jadi seperti bank terapung yang bisa diakses masyarakat yang membutuhkan layanan perbankan. Kita sudah komitmen untuk saling bersinergi," ujarnya.(end)

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...