Langsung ke konten utama

Saham ASII | PASAR MURAH ASTRA SENTUH 34 PROVINSI DI INDONESIA


IQPlus, (27/05) - Astra kembali mengadakan Pasar Murah Astra guna membantu meringankan beban masyarakat dalam membeli kebutuhan bahan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri 1440 H.

Pada hari Sabtu (25/5)  Pasar Murah Astra diadakan di Ponpes Minhajut Thullab Banyuwangi, Jawa Timur, di mana lokasi ini juga merupakan Bank Wakaf Mikro Astra yang bekerjasama dengan Grup Astra dan OJK. Ponpes Minhajut Thullab Banyuwangi menjadi salah satu titik dari 75 titik di seluruh Indonesia tempat diadakan Pasar Murah Astra. Penerima paket pasar murah adalah nasabah Bank Wakaf Mikro dan masyarakat yang membutuhkan di sekitar pesantren.

"Kegiatan Pasar Murah Astra ini rutin diadakan sejak tahun 2017 untuk meringankan beban masyarakat dalam membeli kebutuhan bahan pokok. Hal ini sejalan dengan cita-cita Astra untuk sejahtera bersama bangsa," ujar Chief of Corporate Affairs Astra Pongki Pamungkas.

Acara dihadiri Kasubdit Potensi Dunia Usaha, Direktorat Pemberdayaan Sosial, Perorangan, Keluarga dan Kelembagaan Masyarakat Kementerian Sosial RI  Latifah Ningrum, Ketua Kantor OJK Jember Azilsyah Nurdin, Pimpinan Pondok Pesantren Minhajut Thullab K.H Fahrudin Mannan serta Deputy Head of Environment & Social Responsibility Astra Diah Suran.

Selain kegiatan pasar murah, digelar juga kegiatan Halaqah Mingguan Akbar, Bank Wakaf Mikro, Khatamil Quran, santunan anak yatim dan fakir, dan buka puasa bersama.

Tahun ini Pasar Murah Astra tersebar di 65 titik se-Indonesia pada bulan Ramadan dan 10 titik pada akhir tahun. Tiap titik akan disediakan 500 paket, sehingga total paket untuk tahun ini sejumlah 37.500 paket.

Harga satu paket dijual seharga Rp50.000 dengan nilai barang Rp100.000 yang berisi sembako, sehingga total distribusi 37.500 paket sembako melebihi Rp4 miliar. (end)

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

DAFTAR PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BEI BERDASARKAN SEKTOR

Daftar perusahaan yang terdaftar di BEI | IHSG IDX
Daftar perusahaan yang terdaftar di BEI berdasarkan Sektor bisa dilihat di bawah ini. Sekedar untuk informasi, Ada 9 sektor yang mencantumi komponen - komponennya yaitu Pertanian, Pertambangan, Industri Dasar, Aneka Industri, Industri Barang Konsumsi, Properti, Infrastruktur, Keuangan dan Perdagangan dan sektor khusus seperti KOMPAS 100, JII, LQ45, BISNIS 27, PEFINDO 25 dan SRI - KEHATI. Semua emiten yang tercatat di BEI juga tercatat tergantung dengan tipe usahanya dan likuidasinya sendiri.

Daftar perusahaan pertanian yang terdaftar di BEI Daftar perusahaan pertanian yang terdaftar di BEI adalah sebagai berikut:
Tanaman Pangan BISI International Tbk

Perkebunan Astra Agro Lestari TbkBW Plantation TbkGozco Plantations TbkJaya Agra Wattie TbkMulti Agro Gemilang Plantation TbkProvident Agro TbkPP London Sumatra TbkSalim Ivomas Pratama TbkSampoerna Agro TbkSMART TbkTunas Baru Lampung TbkBakrie Sumatra Plantations Tbk

Peternakan Cipendawa Tbk…

Cara Membaca Grafik Saham di Bursa Efek

Pergerakan harga instrumen finansial baik saham maupun forex biasanya digambarkan dalam bentuk grafik. Grafik ini memudahkan trader untuk mengetahui pola-pola pergerakan harga yang terjadi sebelumnya. Ada beberapa jenis grafik yang biasa dipakai di pasar finansial yaitu: Line Chart/Grafik GarisBar Chart/Grafik BatangCandlestick Chart/Grafik Lilin Grafik Line Chart hanya memuat data harga dipenutupan perdagangan yang digambarkan dalam bentuk garis saja. Sementara Bar Chart dan Candlestick Chart hampir sama dikarenakan memuat data harga pembukaan, harga penutupan, harga tertinggi dan terendah. Hanya saja grafik candlestick lebih mudah dibaca dibandingkan grafik bar. Di samping itu keunggulan lain dari candlestick chart adalah mampu menampilkan psikologi pasar dengan tampilan yang lebih mudah dibaca. Berikut tampilan masing-masing chart menggunakan contoh Indeks S&P500: Line Chart Bar Chart Candlestick Chart Saya pribadi selalu menggunakan candlestick chart di platform trading yang sa…

Cara Menghitung Beta Saham CAPM

Apa itu CAPM CAPM (Capital Asset Pricing Model) adalah model yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian(required return) dari suatu aset. Model ini mendapatkan penghargaan nobel  pada tahun 1990 dan pada prakteknya juga sering digunakan untuk menentukan nilai cost of equity.

Dari sudut pandang investor, besarnya tingkat pengembalian seharusnya berbanding lurus dengan risiko yang diambil. Untuk memudahkan saya buat ilustrasi yang disederhanakan sebagai berikut:

Alex punya uang 100juta, berkeinginan untuk menginvestasikan uangnya pada bisnis warung retail. Pertanyaan yang seringkali dihadapi adalah: Jika Alex memutuskan untuk berinvestasi pada bisnis warung retail, berapa besar tingkat pengembalian yang harus dia dapatkan? Mengingat bahwa jika dia menginvestasikan uangnya, dia dihadapkan dengan risiko bisnis warung retail.

Pertimbangan untuk AlexDepositoInvestasi Toko/Warung RetailRisikoMinim, relatif nggak ada bagi AlexBisa bangkrut atau perkembangan bisnis tidak sesuai harap…