google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Saham AALI, PPRO, ASII dan SMGR Langsung ke konten utama

Analisa Saham AALI, PPRO, ASII dan SMGR

Analisa Saham AALI, PPRO, ASII dan SMGR


MNC Daily Scope Wave
20 Juni 2019

IHSG kemarin (19/6), ditutup menguat cukup agresif sebesar 1,3% ke level 6,339. Kami perkirakan IHSG masih akan melanjutkan penguatannya hari ini dengan range area 6,350-6,450. Namun harap diperhatikan adanya gap yang terbentuk pada level 6,257-6,289.
Support: 6,250, 6,160
Resistance: 6,350, 6,400

AALI - Buy on Weakness (10,250)
Saat ini AALI kami perkirakan sedang berada pada awal wave (iii), dimana AALI masih berpotensi untuk melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: 10,200-10,250
Target Price: 10,400, 10,800, 11,200
Stoploss: below 10,100

PPRO - Buy on Weakness (124)
Posisi PPRO saat ini sedang berada pada awal wave [iii], asalkan tidak terkoreksi kembali di bawah 116 maka PPRO akan melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: 120-123
Target Price: 130, 135, 145
Stoploss: below 115

ASII - Buy on Weakness (7,650)
ASII pada perdagangan kemarin (19/6) ditutup menguat 2% di level 7,650 dengan membuat gap saat pembukaan. Kami perkirakan ASII masih berpotensi untuk melanjutkan penguatannya untuk membentuk wave v.
Buy on Weakness: 7,500-7,600
Target Price: 7,700, 7,900, 8,025
Stoploss: below 7,300

SMGR - Sell on Strength (11,600)
Penguatan yang terjadi pada SMGR kami perkirakan merupakan bagian dari wave [ii], dimana SMGR diperkirakan masih akan melanjutkan penguatannya. Setelahnya SMGR berpotensi terkoreksi kembali untuk membentuk wave [iii].
Sell on Strength: 11,600-11,975

Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...