google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Saham BBNI, WOOD, UNVR dan SMRA Langsung ke konten utama

Analisa Saham BBNI, WOOD, UNVR dan SMRA

Analisa Saham BBNI, WOOD, UNVR dan SMRA


MNC Daily Scope Wave
31 Juli 2019

IHSG kemarin (30/7) menguat sebesar 1,2% ke 6,376, kami perkirakan penguatan tersebut merupakan wave (b) dengan target penguatan berada pada level 6,390-6,450. Setelahnya, IHSG berpotensi untuk terkoreksi kembali ke arah 6,200.
Support: 6,340, 6,300
Resistance: 6,390, 6,420

BBNI - Buy on Weakness (8,350)
Posisi BBNI saat ini kami perkirakan sudah berada pada akhir wave [c] dari wave B, dimana koreksi BBNI sudah relatif terbatas. Selanjutnya, BBNI berpotensi menguat kembali untuk membentuk wave (B).
Buy on Weakness: 8,025-8,225
Target Price: 8,625, 9,000, 9,650
Stoploss: below 7,950

UNVR - Buy on Weakness (42,500)
Kami memperkirakan UNVR sudah berada pada akhir wave [ii] dari wave 3, dimana koreksi UNVR sudah relatif terbatas. UNVR berpotensi menguat kembali untuk membentuk wave [iii], dengan target berada pada area 46,125.
Buy on Weakness: 42,500-43,075
Target Price: 44,500, 46,125
Stoploss: below 41,500

WOOD - Buy on Weakness (845)
Saat ini posisi WOOD sedang berada pada awal dari wave iii dari wave (iii). Kami memperkirakan WOOD berpotensi menguat dengan target terdekat pada level 920.
Buy on Weakness: 825-845
Target Price: 920, 945, 980
Stoploss: below 810

SMRA - Sell on Strength (1,330)
Penguatan SMRA sebesar 5,6% kemarin (30/7) kami perkirakan merupakan akhir dari wave [b], dimana penguatan SMRA sudah relatif terbatas. SMRA berpotensi terkoreksi untuk membentuk wave [c] menuju level 1,050.
Sell on Strength: 1,330-1,360

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...

INI PENJELASAN PAN BROTHERS TERKAIT AKSI UNJUK RASA KARYAWAN PABRIK DI BOYOLALI

Ribuan karyawan PT Pan Brothers Tbk (PBRX) melakukan unjuk rasa di depan pabriknya pada Rabu (5/5/2021). Pasalnya, unjuk rasa yang akhirnya mendorong karyawan melakukan mogok kerja tersebut, dipicu adanya informasi jika gaji mereka bulan ini akan dicicil dua kali. Selain itu pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini juga akan dicicil delapan kali. Terkait hal tersebut, Corporate Secretary Pan Brothers Iswar Deni menjelaskan bahwa, adanya kesalah pahaman dari penerimaan info yang disampaikan ke karyawan dan karyawati dan mengakibatkan simpang siurnya berita yang muncul di media "Pagi tanggal 5 Mei 2021 kami mengumumkan secara lisan kepada seluruh karyawan dan karyawati kami, bahwa saat ini kondisi Arus Kas / Cash Flow perusahaan agak ketat, sehubungan dengan pemotongan modal kerja (bilateral) dari pihak perbankan sehingga tersisa sepuluh persen dari kondisi sebelumnya dan ini mengganggu arus kas,"kata Deni, dalam keterangan tertulisnya, di Kamis, (6/5). Oleh karena itu, de...