Langsung ke konten utama

Analisa Saham WSKT, GIAA, TKIM dan ADRO

MNC Daily Scope Wave
13 Agustus 2019

Kemarin (12/8), IHSG ditutup terkoreksi tipis 0,5% ke level 6,250. Saat ini kami memperkirakan IHSG memiliki dua skenario, dimana pada skenario utama (label biru), apabila IHSG terkoreksi secara agresif, maka yang terjadi IHSG berpotensi terkoreksi hingga area 5,900-5,950.
Pada skenario alternatif (label merah), koreksi IHSG hanya akan berada pada area 6,130-6,200 untuk membentuk wave alt (b).
Support: 6,210, 6,050
Resistance: 6,330, 6,450

WSKT - Buy on Weakness (1,775)
Kami memperkirakan saat ini WSKT berpotensi untuk melanjutkan koreksinya terlebih dahulu untuk membentuk wave [v] dari wave C dari wave (B) pada area 1,700. Setelah terkonfirmasi selesai, maka WSKT berpeluang untuk menguat kembali.
Buy on Weakness: 1,670-1,700
Target Price: 1,850, 1,965
Stoploss: below 1,650

GIAA - Buy on Weakness (484)
Posisi GIAA saat ini diperkirakan sedang berada pada awal dari wave 2 dari wave (C), dimana GIAA masih berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek dengan koreksi minimal berada pada area 444 dan idealnya 422. Namun, setelah wave 2 terkonfirmasi selesai, GIAA akan berpotensi menguat kembali.
Buy on Weakness: 422-444
Target Price: 530, 635
Stoploss: below 354

TKIM - Sell on Strength (9,750)
Kami perkirakan koreksi TKIM belum selesai dan saat ini TKIM sedang berada pada awal dari wave [v] dari wave C dari wave (B). Koreksi TKIM diperkirakan minimal berada pada level 9,500 dan idealnya 8,600.
Sell on Strength: 9,750-10,300

ADRO - Sell on Strength (1,070)
Kami memperkirakan ADRO sedang berada pada awal wave (v) dari wave [c] dari wave Y, dimana ADRO masih berpotensi untuk melanjutkan koreksinya kembali. Diperkirakan koreksi ADRO terdekat berada pada level 1,020 dan idealnya berada pada level 920.
Sell on Strength: 1,070-1,130

Disclaimer On


Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

DAFTAR PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BEI BERDASARKAN SEKTOR

Daftar perusahaan yang terdaftar di BEI | IHSG IDX
Daftar perusahaan yang terdaftar di BEI berdasarkan Sektor bisa dilihat di bawah ini. Sekedar untuk informasi, Ada 9 sektor yang mencantumi komponen - komponennya yaitu Pertanian, Pertambangan, Industri Dasar, Aneka Industri, Industri Barang Konsumsi, Properti, Infrastruktur, Keuangan dan Perdagangan dan sektor khusus seperti KOMPAS 100, JII, LQ45, BISNIS 27, PEFINDO 25 dan SRI - KEHATI. Semua emiten yang tercatat di BEI juga tercatat tergantung dengan tipe usahanya dan likuidasinya sendiri.

Daftar perusahaan pertanian yang terdaftar di BEI Daftar perusahaan pertanian yang terdaftar di BEI adalah sebagai berikut:
Tanaman Pangan BISI International Tbk

Perkebunan Astra Agro Lestari TbkBW Plantation TbkGozco Plantations TbkJaya Agra Wattie TbkMulti Agro Gemilang Plantation TbkProvident Agro TbkPP London Sumatra TbkSalim Ivomas Pratama TbkSampoerna Agro TbkSMART TbkTunas Baru Lampung TbkBakrie Sumatra Plantations Tbk

Peternakan Cipendawa Tbk…

Cara Membaca Grafik Saham di Bursa Efek

Pergerakan harga instrumen finansial baik saham maupun forex biasanya digambarkan dalam bentuk grafik. Grafik ini memudahkan trader untuk mengetahui pola-pola pergerakan harga yang terjadi sebelumnya. Ada beberapa jenis grafik yang biasa dipakai di pasar finansial yaitu: Line Chart/Grafik GarisBar Chart/Grafik BatangCandlestick Chart/Grafik Lilin Grafik Line Chart hanya memuat data harga dipenutupan perdagangan yang digambarkan dalam bentuk garis saja. Sementara Bar Chart dan Candlestick Chart hampir sama dikarenakan memuat data harga pembukaan, harga penutupan, harga tertinggi dan terendah. Hanya saja grafik candlestick lebih mudah dibaca dibandingkan grafik bar. Di samping itu keunggulan lain dari candlestick chart adalah mampu menampilkan psikologi pasar dengan tampilan yang lebih mudah dibaca. Berikut tampilan masing-masing chart menggunakan contoh Indeks S&P500: Line Chart Bar Chart Candlestick Chart Saya pribadi selalu menggunakan candlestick chart di platform trading yang sa…

Cara Menghitung Beta Saham CAPM

Apa itu CAPM CAPM (Capital Asset Pricing Model) adalah model yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian(required return) dari suatu aset. Model ini mendapatkan penghargaan nobel  pada tahun 1990 dan pada prakteknya juga sering digunakan untuk menentukan nilai cost of equity.

Dari sudut pandang investor, besarnya tingkat pengembalian seharusnya berbanding lurus dengan risiko yang diambil. Untuk memudahkan saya buat ilustrasi yang disederhanakan sebagai berikut:

Alex punya uang 100juta, berkeinginan untuk menginvestasikan uangnya pada bisnis warung retail. Pertanyaan yang seringkali dihadapi adalah: Jika Alex memutuskan untuk berinvestasi pada bisnis warung retail, berapa besar tingkat pengembalian yang harus dia dapatkan? Mengingat bahwa jika dia menginvestasikan uangnya, dia dihadapkan dengan risiko bisnis warung retail.

Pertimbangan untuk AlexDepositoInvestasi Toko/Warung RetailRisikoMinim, relatif nggak ada bagi AlexBisa bangkrut atau perkembangan bisnis tidak sesuai harap…