google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo FITT | HOTEL FITRA INTERNASIONAL RAIH PENDAPATAN Rp4,05 MILIAR Langsung ke konten utama

FITT | HOTEL FITRA INTERNASIONAL RAIH PENDAPATAN Rp4,05 MILIAR


IQPlus, (13/08) - PT Hotel Fitra Internasional Tbk (FITT) meraih pendapatan sebesar Rp4,05 miliar hingga periode 30 Juni 2019 naik dibandingkan pendapatan Rp3,59 miliar di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan menyebutkan seperti dikutip Selasa, beban pokok pendapatan naik menjadi Rp2,47 miliar dari Rp2,35 miliar dan laba kotor meningkat menjadi Rp1,59 miliar dari laba kotor tahun sebelumnya yang Rp1,23 miliar.

Total beban usaha mencapai Rp3,64 miliar naik dari total beban usaha Rp3,33 miliar tahun sebelumnya dan rugi usaha menjadi Rp2,06 miliar turun tipis dari rugi usaha tahun sebelumnya yang Rp2,10 miliar.

Turunnya beban lain-lain menjadi Rp1,39 miliar dari Rp1,62 miliar membuat rugi sebelum pajak menjadi Rp3,45 miliar turun dari rugi sebelum pajak tahun sebelumnya yang Rp3,62 miliar.

Tidak tercatatnya dampak penyesuaian proforma atas rugi tahun berjalan pada periode ini dari Rp2,04 miliar membuat rugi tahun berjalan diderita Rp3,45 miliar naik dari rugi tahun berjalan tahun sebelumnya Rp1,69 miliar.

Total aset perseroan mencapai Rp64,45 miliar hingga periode 30 Juni 2019 naik dari total aset Rp47,07 miliar yang tercatat hingga periode 31 Desember 2018. (end)


Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...

INI PENJELASAN PAN BROTHERS TERKAIT AKSI UNJUK RASA KARYAWAN PABRIK DI BOYOLALI

Ribuan karyawan PT Pan Brothers Tbk (PBRX) melakukan unjuk rasa di depan pabriknya pada Rabu (5/5/2021). Pasalnya, unjuk rasa yang akhirnya mendorong karyawan melakukan mogok kerja tersebut, dipicu adanya informasi jika gaji mereka bulan ini akan dicicil dua kali. Selain itu pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini juga akan dicicil delapan kali. Terkait hal tersebut, Corporate Secretary Pan Brothers Iswar Deni menjelaskan bahwa, adanya kesalah pahaman dari penerimaan info yang disampaikan ke karyawan dan karyawati dan mengakibatkan simpang siurnya berita yang muncul di media "Pagi tanggal 5 Mei 2021 kami mengumumkan secara lisan kepada seluruh karyawan dan karyawati kami, bahwa saat ini kondisi Arus Kas / Cash Flow perusahaan agak ketat, sehubungan dengan pemotongan modal kerja (bilateral) dari pihak perbankan sehingga tersisa sepuluh persen dari kondisi sebelumnya dan ini mengganggu arus kas,"kata Deni, dalam keterangan tertulisnya, di Kamis, (6/5). Oleh karena itu, de...