Langsung ke konten utama

Analisa Saham ANTM, PTPP dan BMTR

Saham ANTM
ANTM saat ini berada dalam fase konsolidasi dalam tren naik. Hal ini ditandai dengan posisi harga yang berada di atas rangkaian moving average-nya. Jika saham ini bisa melampaui level previous high di 1175, terbuka ruang kenaikan menunju 1510 dengan minor target 1295. MACD yang masih menurun mengindikasikan saham ini masih akan melanjutkan konsolidasi untuk beberapa waktu kedepan.
Rekomendasi: Speculative Buy jika break 1080. Strong buy jika break 1175. Stoploss level 1040.
https://galerisaham.com/antm-dalam-konsolidasi-sehat-speculative-buy-jika-breakout/

Saham PTPP
PTPP untuk kesekian kalinya tertekan menembus area – area support dan kali ini menguji support kuat di 1710. Terbuka peluang rebound, namun hanya merupakan technical rebound tanpa tren yang kuat. Jika saham ini gagal bertahan di atas support 1710 (support 1725 sudah ditembus), terbuka ruang pergerakan bearish dimana target penurunan ada di level 1190 dengan minor target 1500. MACD yang menurun menunjukkan saham ini berada dalam fase pergerakan negatif.
Rekomendasi: Sell / sell on rebound.
https://galerisaham.com/ptpp-di-titik-kritikal-sell-on-rebound/

Saham BMTR
Saham BMTR berhasil rebound dengan bergerak naik sesuai prediksi kami, setelah berhasil break out dari downtrend resistance line-nya di level 342. Target di 360 dan 380 telah berhasil dicapai. Apabila BMTR dapat melewati 380, maka terbuka peluang bagi saham ini untuk bergerak naik menuju target selanjutnya dikisaran 408 hingga 428. Indikator teknikal MACD yang bergerak naik dan berpeluang cross up keatas centreline mengindikasikan bahwa saham ini sedang bergerak positif.
Rekomendasi: Hold. Trailing stop jika kembali turun dan gagal bertahan di 346.
http://step-trader.com/2019/09/23/bmtr-rebound-as-expected-what-next/

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

DAFTAR PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BEI BERDASARKAN SEKTOR

Daftar perusahaan yang terdaftar di BEI | IHSG IDX
Daftar perusahaan yang terdaftar di BEI berdasarkan Sektor bisa dilihat di bawah ini. Sekedar untuk informasi, Ada 9 sektor yang mencantumi komponen - komponennya yaitu Pertanian, Pertambangan, Industri Dasar, Aneka Industri, Industri Barang Konsumsi, Properti, Infrastruktur, Keuangan dan Perdagangan dan sektor khusus seperti KOMPAS 100, JII, LQ45, BISNIS 27, PEFINDO 25 dan SRI - KEHATI. Semua emiten yang tercatat di BEI juga tercatat tergantung dengan tipe usahanya dan likuidasinya sendiri.

Daftar perusahaan pertanian yang terdaftar di BEI Daftar perusahaan pertanian yang terdaftar di BEI adalah sebagai berikut:
Tanaman Pangan BISI International Tbk

Perkebunan Astra Agro Lestari TbkBW Plantation TbkGozco Plantations TbkJaya Agra Wattie TbkMulti Agro Gemilang Plantation TbkProvident Agro TbkPP London Sumatra TbkSalim Ivomas Pratama TbkSampoerna Agro TbkSMART TbkTunas Baru Lampung TbkBakrie Sumatra Plantations Tbk

Peternakan Cipendawa Tbk…

Cara Membaca Grafik Saham di Bursa Efek

Pergerakan harga instrumen finansial baik saham maupun forex biasanya digambarkan dalam bentuk grafik. Grafik ini memudahkan trader untuk mengetahui pola-pola pergerakan harga yang terjadi sebelumnya. Ada beberapa jenis grafik yang biasa dipakai di pasar finansial yaitu: Line Chart/Grafik GarisBar Chart/Grafik BatangCandlestick Chart/Grafik Lilin Grafik Line Chart hanya memuat data harga dipenutupan perdagangan yang digambarkan dalam bentuk garis saja. Sementara Bar Chart dan Candlestick Chart hampir sama dikarenakan memuat data harga pembukaan, harga penutupan, harga tertinggi dan terendah. Hanya saja grafik candlestick lebih mudah dibaca dibandingkan grafik bar. Di samping itu keunggulan lain dari candlestick chart adalah mampu menampilkan psikologi pasar dengan tampilan yang lebih mudah dibaca. Berikut tampilan masing-masing chart menggunakan contoh Indeks S&P500: Line Chart Bar Chart Candlestick Chart Saya pribadi selalu menggunakan candlestick chart di platform trading yang sa…

Cara Menghitung Beta Saham CAPM

Apa itu CAPM CAPM (Capital Asset Pricing Model) adalah model yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian(required return) dari suatu aset. Model ini mendapatkan penghargaan nobel  pada tahun 1990 dan pada prakteknya juga sering digunakan untuk menentukan nilai cost of equity.

Dari sudut pandang investor, besarnya tingkat pengembalian seharusnya berbanding lurus dengan risiko yang diambil. Untuk memudahkan saya buat ilustrasi yang disederhanakan sebagai berikut:

Alex punya uang 100juta, berkeinginan untuk menginvestasikan uangnya pada bisnis warung retail. Pertanyaan yang seringkali dihadapi adalah: Jika Alex memutuskan untuk berinvestasi pada bisnis warung retail, berapa besar tingkat pengembalian yang harus dia dapatkan? Mengingat bahwa jika dia menginvestasikan uangnya, dia dihadapkan dengan risiko bisnis warung retail.

Pertimbangan untuk AlexDepositoInvestasi Toko/Warung RetailRisikoMinim, relatif nggak ada bagi AlexBisa bangkrut atau perkembangan bisnis tidak sesuai harap…