google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Saham ESSA, TKIM dan ANTM Langsung ke konten utama

Analisa Saham ESSA, TKIM dan ANTM

Saham ESSA


Setelah bertahan di suppot 240, saham ESSA mulai mencoba rebound dengan bergerak naik. Apabila mampu melewati 294, maka ESSA akan membentuk pola double bottom reversal pattern, dengan target teoritis menuju level 348 dan minor target di 320. Indikator teknikal MACD yang bergerak naik dan mulai cross up keatas centreline mengindikasikan bahwa saham ini mulai bergerak positif.

Rekomendasi: Spekulasi buy. Add position jika break out ke atas 294. Batasi resiko jika kembali turun dan gagal bertahan di 240.


Saham TKIM


TKIM saat ini berkonsolidasi minor pasca menembus resist line (garis putih) di kisaran 10500. Jika mampu bertahan di atas level ini dan melampaui level 10800, terbuka ruang bagi TKIM menguat menuju resisten major di 12500 hingga 13475. Kedepannya, kemapuan TKIM melampaui 2 target harga ini akan membuka ruang kenaikan dalam fase bullish kembali dengan potensi besar kembali ke level all time high di 18450 terlebih dahulu.

Rekomendasi: Speculative Buy jika break 10800. Stoploss level 9600 (high entry risk).


Saham ANTM


ANTM mencapai target pelemahan pola bearish head and shoulders seperti yang diulas dalam ANTM Berbalik Arah. Saat ini pelemahan ANTM tertahan di support 915. Jika ANTM mampu bertahan di atas level ini, ANTM berpeluang rebound. Namun jika ANTM tidak mampu bertahan di atas support 915,ANTM berisiko melanjutkan pelemahan menuju target penurunan lanjutan di 830-850.

Rekomendasi: Pantau terlebih dahulu, apakah mampu bertahan di atas support 915 atau tidak.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...