google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham Binaartha Parama Sekuritas | AUTO, BNGA, BRIS, CPIN dan GGRM Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham Binaartha Parama Sekuritas | AUTO, BNGA, BRIS, CPIN dan GGRM


IHSG

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pada perdagangan hari ini diperkirakan melanjutkan tren bullish, setelah kemarin mampu mempertahankan posisi di teritori positif dan berakhir menguat 0,52 persen ke level 6.257.
Indikator MACD telah membentuk pola golden cross di area negatif, namun indikator Stochastic dan RSI tetap menunjukkan sinyal positif.
Masih terlihat pola long white closing marubozu candle yang mengindikasikan adanya potensi bullish continuation pada pergerakan IHSG , sehingga indeks berpeluang menuju area resistance.
Saat ini support pertama dan kedua berada di level 6.205 dan 6.178, sedangkan resistance pertama dan kedua di posisi 6.276 dan 6.334.

Saham Pilihan

PT Astra Otoparts Tbk (AUTO), 

Daily (Rp1.255) (RoE: 5,88%; PER: 8,82x; EPS: 142,29; PBV: 0,52x; Beta: 1,25). Terlihat tweezer top candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi terjadinya aksi profit taking. "Partial Sell" pada kisaran Rp1.250-1.290, dengan target harga di level Rp1.200. Resistance: Rp1.290 dan 1.335.

PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA), 

Daily (Rp990) (RoE: 9,46%; PER: 6,24x; EPS: 158,74; PBV: 0,59x; Beta: 2,17). Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA-10 dan 20 sehingga peluang terjadinya penguatan terbuka lebar. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp975-990, dengan target harga di level Rp1.010 dan 1.125. Support: Rp965.

PT BRI Syariah Tbk (BRIS), 

Daily (Rp390) (RoE: 1,40%; PER: 52,70x; EPS: 7,40; PBV: 0,76x; Beta: N/A). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat beberapa pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp388-392, dengan target harga secara bertahap di level Rp396 dan 408. Support: Rp380.

PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), 

Daily (Rp6.700) (RoE: 17,23%; PER: 31,21x; EPS: 210,64; PBV: 5,38x; Beta: 1,43). Terlihat pola hanging man candle yang mengindikasikan adanya potensi terjadinya aksi profit taking. "Partial Sell" pada kisaran Rp6.700-6.775, dengan target harga secara bertahap di level Rp6.125 dan 5.950. Resistance: Rp6.775 dan 7.225.

PT Gudang Garam Tbk (GGRM), 

Daily (Rp51.025) (RoE: 18,39%; PER: 11,30x; EPS: 4506,32; PBV: 2,10x; Beta: 0,83). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp50.400-51.100, dengan target harga secara bertahap di level Rp53.500, 59.050 dan 65.500. Support: Rp48.000.

PT Mayora Indah Tbk (MYOR), 

Daily (Rp2.210) (RoE: 16,51%; PER: 30,51x; EPS: 72,10; PBV: 5,03x; Beta: 0,25). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp2.180-2.210, dengan target harga secara bertahap di level Rp2.280, 2.350 dan 2.520. Support: Rp2.160 dan 2.100.

PT  Binaartha Parama Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...