google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham Binaartha Parama Sekuritas | RALS, INDF, BRIS, BNGA, ASRI, APLN Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham Binaartha Parama Sekuritas | RALS, INDF, BRIS, BNGA, ASRI, APLN


IHSG

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pada perdagangan hari ini diperkirakan melanjutkan proses penguatan, setelah kemarin mampu bertahan di teritori positif dengan kenaikan sebesar 0,25 persen ke level 6.281.
Sejauh ini indikator MACD , Stochastic maupun indikator RSI tetap menunjukkan sinyal positif.
Terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG , sehingga indeks berpeluang menuju area resistance.
Saat ini support pertama dan kedua berada di level 6.224 dan 6.207, sedangkan resistance pertama dan kedua di posisi 6.342 dan 6.369.

Saham Pilihan 

PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN)

Daily (Rp222) (RoE: 2,33%; PER: 15,02x; EPS: 14,78; PBV: 0,35x; Beta: 1,17). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp220-224, dengan target harga secara bertahap di level Rp232, 250, 272, 324 dan 378. Support: Rp220, 206 dan 190.

PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI)

Daily (Rp284) (RoE: 3,09%; PER: 18,39x; EPS: 15,44; PBV: 0,57x; Beta: 1,58). Pergerakan harga saham telah menguji garis MA-20 sehingga peluang terjadinya penguatan terbuka lebar. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp278-284, dengan target harga secara bertahap di level Rp288, 296, 332, 370 dan 404. Support: Rp278 dan 260.

PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA)

Daily (Rp1.000) (RoE: 9,46%; PER: 6,30x; EPS: 158,74; PBV: 0,60x; Beta: 2,17). Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA-10 dan 20 sehingga peluang terjadinya penguatan terbuka lebar. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp980-1.000, dengan target harga secara bertahap di level Rp1.020, 1.040, 1.130, 1.220 dan 1.310. Support: Rp950.

PT BRI Syariah Tbk (BRIS)

Daily (Rp394) (RoE: 1,40%; PER: 53,24x; EPS: 7,40; PBV: 0,75x; Beta: N/A). Terlihat pola bullish inside bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp390-396, dengan target harga secara bertahap di level Rp402, 412 dan 470. Support: Rp380.

PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF)

Daily (Rp7.500) (RoE: 9,69%; PER: 12,97x; EPS: 578,48; PBV: 1,25x; Beta: 1,16). Pergerakan harga saham telah menguji garis MA-10 sehingga peluang terjadinya penguatan terbuka lebar. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp7.450-7.500, dengan target harga di level Rp7.700. Support: Rp7.350.

PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS)

Daily (Rp1.185) (RoE: 26,87%; PER: 7,13x; EPS: 166,14; PBV: 1,92x; Beta: 0,99). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat bullish harami doji star candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp1.170-1.190, dengan target harga secara bertahap di level Rp1.200, 1.270, 1.340 dan 1.415. Support: Rp1.160 dan 1.125.

PT Binaartha Parama Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...

INI PENJELASAN PAN BROTHERS TERKAIT AKSI UNJUK RASA KARYAWAN PABRIK DI BOYOLALI

Ribuan karyawan PT Pan Brothers Tbk (PBRX) melakukan unjuk rasa di depan pabriknya pada Rabu (5/5/2021). Pasalnya, unjuk rasa yang akhirnya mendorong karyawan melakukan mogok kerja tersebut, dipicu adanya informasi jika gaji mereka bulan ini akan dicicil dua kali. Selain itu pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini juga akan dicicil delapan kali. Terkait hal tersebut, Corporate Secretary Pan Brothers Iswar Deni menjelaskan bahwa, adanya kesalah pahaman dari penerimaan info yang disampaikan ke karyawan dan karyawati dan mengakibatkan simpang siurnya berita yang muncul di media "Pagi tanggal 5 Mei 2021 kami mengumumkan secara lisan kepada seluruh karyawan dan karyawati kami, bahwa saat ini kondisi Arus Kas / Cash Flow perusahaan agak ketat, sehubungan dengan pemotongan modal kerja (bilateral) dari pihak perbankan sehingga tersisa sepuluh persen dari kondisi sebelumnya dan ini mengganggu arus kas,"kata Deni, dalam keterangan tertulisnya, di Kamis, (6/5). Oleh karena itu, de...