Langsung ke konten utama

Saham WSKT | WASKITA RAIH KONTRAK BARU Rp15,12 TRILIUN PADA TRIWULAN III


IQPlus, (01/11) - PT Waskita Karya (Persero) Tbk meraih nilai kontrak baru pada triwulan ketiga tahun 2019 sebesar Rp15,12 triliun.

Senior Vice President Corporate Secretary Waskita Karya, Shastia Hadiarti di Jakarta, Kamis menyampaikan bahwa proyek yang sedang dikerjakan oleh perseroan adalah renovasi Masjid Istiqlal di Jakarta dengan nilai kontrak Rp443 Miliar.

Kemudian, revitalisasi sarana olahraga Ragunan di Jakarta dengan nilai kontrak Rp419 miliar, Bandara Juanda di Surabaya senilai Rp685 miliar, Tol Prabumulih-Muara Enim seksi 2 di Palembang sebesar Rp4,57 triliun.

Selain itu Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu seksi A Yani dengan nilai kontrak sebesar Rp772,93 miliar dan double track Manggarai Jatinegara di Jakarta dengan nilai kontrak Rp223,69 miliar.

Sementara dari sisi penerimaan arus kas, perseroan selaku kontraktor proyek Tol Cinere-Serpong, Banten, telah menerima pembayaran termin sebesar Rp1,2 triliun dari PT Cinere Serpong Jaya.

Shastia Hadiarti mengemukakan bahwa penerimaan dana itu akan digunakan untuk meningkatkan kapasitas pendanaan Waskita.

"Pembayaran atas proyek ini termasuk dalam rencana penerimaan kas masuk dari proyek turn-key sebesar Rp24 triliun yang selesai di tahun 2019," paparnya.

Selain menerima pembayaran termin atas proyek itu, lanjut dia, perseroan juga telah menerima pembayaran proyek LRT Sumatera Selatan sebesar Rp519 miliar.

Selanjutnya, perseroan juga akan menerima pembayaran proyek turn-key Tol Kunciran-Parigi sebesar Rp700 miliar, dan Proyek Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang (Porsi VGF Tol Cisumdawu) sebesar Rp327 miliar pada tahun ini.

"Sampai dengan September 2019, Waskita telah menerima pembayaran termin proyek-proyek turn-key sebesar Rp3,5 triliun," paparnya.(end)

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

DAFTAR PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BEI BERDASARKAN SEKTOR

Daftar perusahaan yang terdaftar di BEI | IHSG IDX
Daftar perusahaan yang terdaftar di BEI berdasarkan Sektor bisa dilihat di bawah ini. Sekedar untuk informasi, Ada 9 sektor yang mencantumi komponen - komponennya yaitu Pertanian, Pertambangan, Industri Dasar, Aneka Industri, Industri Barang Konsumsi, Properti, Infrastruktur, Keuangan dan Perdagangan dan sektor khusus seperti KOMPAS 100, JII, LQ45, BISNIS 27, PEFINDO 25 dan SRI - KEHATI. Semua emiten yang tercatat di BEI juga tercatat tergantung dengan tipe usahanya dan likuidasinya sendiri.

Daftar perusahaan pertanian yang terdaftar di BEI Daftar perusahaan pertanian yang terdaftar di BEI adalah sebagai berikut:
Tanaman Pangan BISI International Tbk

Perkebunan Astra Agro Lestari TbkBW Plantation TbkGozco Plantations TbkJaya Agra Wattie TbkMulti Agro Gemilang Plantation TbkProvident Agro TbkPP London Sumatra TbkSalim Ivomas Pratama TbkSampoerna Agro TbkSMART TbkTunas Baru Lampung TbkBakrie Sumatra Plantations Tbk

Peternakan Cipendawa Tbk…

Cara Menghitung Beta Saham CAPM

Apa itu CAPM CAPM (Capital Asset Pricing Model) adalah model yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian(required return) dari suatu aset. Model ini mendapatkan penghargaan nobel  pada tahun 1990 dan pada prakteknya juga sering digunakan untuk menentukan nilai cost of equity.

Dari sudut pandang investor, besarnya tingkat pengembalian seharusnya berbanding lurus dengan risiko yang diambil. Untuk memudahkan saya buat ilustrasi yang disederhanakan sebagai berikut:

Alex punya uang 100juta, berkeinginan untuk menginvestasikan uangnya pada bisnis warung retail. Pertanyaan yang seringkali dihadapi adalah: Jika Alex memutuskan untuk berinvestasi pada bisnis warung retail, berapa besar tingkat pengembalian yang harus dia dapatkan? Mengingat bahwa jika dia menginvestasikan uangnya, dia dihadapkan dengan risiko bisnis warung retail.

Pertimbangan untuk AlexDepositoInvestasi Toko/Warung RetailRisikoMinim, relatif nggak ada bagi AlexBisa bangkrut atau perkembangan bisnis tidak sesuai harap…

Cara Membaca Grafik Saham di Bursa Efek

Pergerakan harga instrumen finansial baik saham maupun forex biasanya digambarkan dalam bentuk grafik. Grafik ini memudahkan trader untuk mengetahui pola-pola pergerakan harga yang terjadi sebelumnya. Ada beberapa jenis grafik yang biasa dipakai di pasar finansial yaitu: Line Chart/Grafik GarisBar Chart/Grafik BatangCandlestick Chart/Grafik Lilin Grafik Line Chart hanya memuat data harga dipenutupan perdagangan yang digambarkan dalam bentuk garis saja. Sementara Bar Chart dan Candlestick Chart hampir sama dikarenakan memuat data harga pembukaan, harga penutupan, harga tertinggi dan terendah. Hanya saja grafik candlestick lebih mudah dibaca dibandingkan grafik bar. Di samping itu keunggulan lain dari candlestick chart adalah mampu menampilkan psikologi pasar dengan tampilan yang lebih mudah dibaca. Berikut tampilan masing-masing chart menggunakan contoh Indeks S&P500: Line Chart Bar Chart Candlestick Chart Saya pribadi selalu menggunakan candlestick chart di platform trading yang sa…