google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Saham ADRO | Ini Dia Jadwal Pembagian Dividen PT Adaro Energy Tbk Langsung ke konten utama

Saham ADRO | Ini Dia Jadwal Pembagian Dividen PT Adaro Energy Tbk


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Adaro Energy Tbk (ADRO) akan membagikan dividen interim tunai tahun buku 2019. Emiten tambang batubara ini akan  menebar total dividen interim US$ 150,01 juta.

"Rapat direksi dan dewan komisaris Adaro Energy pada 19 Desember telah memutuskan dan menyetui untuk membagikan dividen interim tahun buku 2019 yang berasal dari laba bersih Adaro periode sembilan bulan yang berakhir 30 September 2019," ungkap Adaro dalam pengumuman pembagian dividen, Jumat (20/12).

Dividen tersebut akan dibagikan kepada pemegang 31,98 miliar saham ADRO atau setara US$ 0,00469 per saham.

Berikut jadwal pembagian dividen interim ADRO tahun buku 2019:

Cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi: 2 Januari 2020
Ex dividen di pasar regular dan pasar negosiasi: 3 Januari 2020
Cum dividen di pasar tunai: 6 Januari 2020
Tanggal pencatatan (recording date): 6 Januari 2020
Ex dividen di pasar tunai: 7 Januari 2020
Pembayaran dividen interim: 15 Januari 2020
Dividen interim yang dibagi ini sebesar 36,95% dari laba bersih ADRO pada periode sembilan bulan pertama tahun ini yang sebesar US$ 405,99 juta.

Laba bersih ADRO hingga September 2019 melesat 29,83% secara tahunan ketimbang sebelumnya US$ 312,71 juta. Lonjakan laba ini terjadi di tengah penurunan pendapatan. Adaro Energy mengantongi pendapatan usaha US$ 2,65 miliar hingga September 2019, turun tipis 0,48% secara tahunan.

Kenaikan laba terutama berasal dari bagian atas keuntungan bersih ventura bersama sebesar US$ 66,86 juta. Pada sembilan bulan pertama tahun lalu, ADRO justru mencatat rugi bersih ventura bersama US$ 65,77 juta.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...

INI PENJELASAN PAN BROTHERS TERKAIT AKSI UNJUK RASA KARYAWAN PABRIK DI BOYOLALI

Ribuan karyawan PT Pan Brothers Tbk (PBRX) melakukan unjuk rasa di depan pabriknya pada Rabu (5/5/2021). Pasalnya, unjuk rasa yang akhirnya mendorong karyawan melakukan mogok kerja tersebut, dipicu adanya informasi jika gaji mereka bulan ini akan dicicil dua kali. Selain itu pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini juga akan dicicil delapan kali. Terkait hal tersebut, Corporate Secretary Pan Brothers Iswar Deni menjelaskan bahwa, adanya kesalah pahaman dari penerimaan info yang disampaikan ke karyawan dan karyawati dan mengakibatkan simpang siurnya berita yang muncul di media "Pagi tanggal 5 Mei 2021 kami mengumumkan secara lisan kepada seluruh karyawan dan karyawati kami, bahwa saat ini kondisi Arus Kas / Cash Flow perusahaan agak ketat, sehubungan dengan pemotongan modal kerja (bilateral) dari pihak perbankan sehingga tersisa sepuluh persen dari kondisi sebelumnya dan ini mengganggu arus kas,"kata Deni, dalam keterangan tertulisnya, di Kamis, (6/5). Oleh karena itu, de...