google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Saham KREN | KREN MASUK RANAH LIFE SCIENCE DAN BIOTECHNOLOGY Langsung ke konten utama

Saham KREN | KREN MASUK RANAH LIFE SCIENCE DAN BIOTECHNOLOGY


IQPlus, (11/12) - PT Kresna Graha Investama Tbk (KREN), melalui entitas anaknya, Kresna Biotech Ventures, memperkaya ekosistem digital dan teknologinya dengan memasuki ranah life science dan biotechnology. Saat ini KREN sedang melakukan proses finalisasi rencana investasi di beberapa perusahaan revolusioner, di antaranya RWDC Industries dan Samumed, LLC.

Berbasis di Singapura dan Amerika Serikat, RWDC Industries adalah perusahaan biotech yang memanfaatkan alam untuk menghasilkan bahan-bahan yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari. RWDC mempunyai misi untuk menggantikan plastik sekali pakai berbahan dasar minyak dengan plastik yang dapat terurai (biodegradable) dan terbuat dari bahan-bahan yang aman dan berkelanjutan. (www.rwdc-industries.com).

Samumed, LLC, perusahaan biotech dari San Diego, adalah salah satu perusahaan penelitian dan pengembangan medis terkemuka untuk regenerasi tingkat jaringan tubuh (tissue-level regeneration). Dengan asal mula platformnya dalam modulasi jalur Wnt berbasis molekul kecil, Samumed mengembangkan terapi untuk mengatasi berbagai penyakit degeneratif, ilmu pengobatan regeneratif dan onkologi (www.samumed.com).

"KREN, sebagai salah satu perusahaan terdepan di Indonesia di sektor digital dan teknologi, ingin menghadirkan teknologi tercanggih untuk masyarakat Indonesia. Hal ini tidak hanya akan meningkatkan perusahaan kami sebagai peluang investasi yang luar biasa menarik, tetapi juga sebagai komitmen perusahaan kami untuk membawa nilai-nilai positif ke masyarakat dan lingkungan sekitar."tutur Michael Steven, Founder dan CEO KREN. (end/as)

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...

BBNI | BNI PALEMBANG KEJAR TARGET PERTUMBUHAN NASABAH 12 PERSEN

IQPlus, (09/09) - Bank BNI Wilayah Palembang yang membawahi lima provinsi di Sumatera bagian selatan mengejar pertumbuhan nasabah hingga 12 persen pada 2019 untuk menggenjot kenaikan pendapatan dari dana pihak ketiga (DPK). Pemimpin BNI Wilayah Palembang Dodi Widjajanto di Palembang, Senin, mengatakan saat ini jumlah nasabah sudah mencapai 2 juta, namun masih memiliki potensi untuk bertambah selaras dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap industri perbankan. Dengan luasnya sebaran wilayah kerja yakni di Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Jambi dan Bangka Belitung kami optimis target ini dapat tercapai,. kata Dodi. Dodi mengatakan dari jutaan nasabah itu, 10 persennya merupakan nasabah dari segmen usia milenial. Oleh karena itu, perusahaan berupaya meningkatkan jumlah nasabah dari kalangan tersebut. Salah satunya, kata dia, pihaknya gencar melakukan edukasi keuangan kepada generasi milenial atau mereka yang berusia produktif. Misalnya kami telah meluncurkan produk...

INVESTASI SAHAM MENURUT PARA AHLI

Investasi saham adalah aktifitas menarik baik untuk mempersiapkan masa depan maupun juga untuk sebagai aktifitas harian. Para ahli telah menerangkan makna investasi secara umum dan investasi saham secara khusus.  Pengertian Investasi Menurut Para Ahli Haming dan Basalamah Menurut Haming dan Basalamah, Investasi adalah pengeluaran saat sekarang untuk membeli aktiva real seperti tanah, rumah, mobil, dan lain-lain atau juga aktiva keuangan memiliki tujuan untuk mendapatkan penghasilan yang lebih besar lagi di masa yang mendatang, selanjutnya dikatakan investasi adalah aktivitas yang berkaitan dengan usaha penarikan sumber-sumber atau dana yang digunakan untuk mengadakan barang modal pada saat sekarang dan dengan barang modal tersebut akan dihasilkan aliran produk baru di masa yang akan datang. Mulyadi Menurut Mulyadi, Investasi adalah pengaitan sumber-sumber dalam jangka panjang untuk mendapatkan hasil laba di masa yang akan datang. Sadono Sukirno Menurut ...